Pengalaman Belandanya bisa dibaca dimana Pak?

Kalau warga Belanda sering mengeluh, lah disini:

Orang Belanda, Berhentilah Mengeluh!
..........................................
http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/video/orang-belanda-berhentilah-menge\
luh
.........................................

--- In [email protected], "Jusfiq" <kesayangan.allah@...> wrote:
>
>
> Ini salah satu yang bisa dipelajari dari negeri Belanda: bagaimana
caranya mereka bisa menekan korupsi hingga jadi minim...
>
> Dan Dipo yang gila itu tentu tidak maklum...
>
> --
>
> Audit Forensik Skandal Century
>
> Jumat, 18 Februari 2011 00:01 WIB
>
> PEDANG hukum yang bertugas membedah dokumen politik kasus Bank Century
kian tumpul. Kepolisian tumpul, kejaksaan tumpul, dan KPK setali tiga
uang. Tiga lembaga penegak hukum itu lunglai tak berdaya menghadapi
kasus Century.
>
> Kasus Century tentu saja bukan perkara remeh temeh. Kasus itu
menyangkut uang negara yang sangat besar dan berhubungan dengan
nama-nama pembesar Republik ini. Jangan pula dilupakan, kasus itu telah
melewati pertarungan politik di DPR, menggunakan voting, dan telah
menjadi dokumen politik dengan kesimpulan untuk ditindaklanjuti sebagai
perkara hukum. Akan tetapi, kepolisian, kejaksaan, dan KPK selalu
inflasi argumentasi untuk berkilah dan defisit cara untuk menemukan
indikasi hukum yang bisa membawa skandal Century menjadi kasus pidana
korupsi.
>
> Ada gelagat mengubur hidup-hidup kasus Century. Ada upaya secara
sistematis membelokkan arah skandal Century sebagai persoalan kebijakan
yang tidak bisa dipidana. Padahal, Dewan Perwakilan Rakyat sudah
memvonis bersalah sejumlah pembesar, termasuk Wakil Presiden Boediono
dan mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Mereka dinyatakan
bersalah atas pengucuran dana negara sebesar Rp6,7 triliun ke bank sakit
bernama Bank Century.
>
> Tidak sedikit orang menyebut pengucuran dana itu sebagai megaskandal.
Namun, tidak ada seorang pun penegak hukum yang bisa membuktikannya
karena belum dilakukan audit forensik. Melalui audit forensik itu
diharapkan terkuak ke mana dana Rp6,7 triliun mengalir. Lewat audit itu
bisa terjawab, apakah benar ada aliran dana untuk partai politik dan
calon presiden tertentu. Syaratnya audit forensik itu tidak boleh
dilakukan auditor negara. Ia harus dilakukan lembaga independen yang
berpengalaman di level dunia.
>
> Auditor di level itulah yang pada 1999 sukses mengaudit skandal Bank
Bali sehingga kasus itu berujung di pengadilan. Adalah benar bahwa audit
forensik membutuhkan dana tidak sedikit, sekitar Rp93 miliar.
Pemberantasan korupsi memang memerlukan ongkos yang tidak sedikit dan
cara yang tidak biasa. Karena itu, negara jangan ragu-ragu mengucurkan
dana yang dibutuhkan untuk audit forensik. Dana yang dikucurkan itu
tidak seberapa nilainya bila dibandingkan dengan biaya politik yang
menyandera bangsa ini akibat skandal Century yang tak pernah bertepi.
>
> Lagi pula, tidak ada alasan bagi DPR untuk tidak menyetujui anggaran
audit forensik itu. Bukankah DPR yang memutuskan agar kasus Century
dibawa ke ranah hukum? Kecuali DPR lupa keputusannya sendiri, atau
pura-pura tidak ingat, karena sesungguhnya kasus Century diangkat pansus
DPR cuma sebagai sandiwara politik agar tampak gagah.
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke