Refleksi : Pengiriman tenaga kerja ke luarnegeri sudah kurang lebih 40 tahun, Kalau TKI tidak tahu cara mengadu adalah keslahan orgaanisasi buruh karena tidak memperhatikan kepentaingan buruh dan begitupun para pengirim dan pemerintah. Sepatutnya setiap buruh harus tahu akan haknya, dengan begitu tidak jadikan budak oleh pemerintah NKRI dan pengirim buruh. Buruh harus bisa bersatu dalam berorganisasi, jangan percaya bahwa ke tanah suci lalu semua beres, disana pun banyak lintah darat yang bengis. Buruh harus berwawasan luas dengan berafiliasi pada gerakan progresif agar tidak mudah ditipu, sekalipun rezim berkuasa NKRI menjalankan politik pembodohan masyarakat.
Banyak wanita (TKW) yang kembali dari luarnegeri membawa kecil, kalau seandainya anak yang dibawa ialah anak diluar nikah, maka sepatut ibu/anak dibayar "alimentasi"oleh sang ayah hingga anak tersebut berumur 18 tahun. Di banyak negara sudah ada peraturan ini, jadi sang ayah sulit lari dari kewajiban membayar tunjangan tsb. Bila peraturan ini belum ada di NKRI maka harus diperjuangkan agar ada dan dipatuhi dalam aplikasinya. http://news.okezone.com/read/2011/02/18/337/426087/tki-overstayers-tak-tahu-cara-mengadu Lari dari Majikan TKI Overstayers Tak Tahu Cara Mengadu Jum'at, 18 Februari 2011 - 11:18 wib Hasan Kurniawan - Okezone TKI (Okezone) JAKARTA - Sebanyak 335 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) overstayers di Jeddah, Arab Saudi, tiba dengan selamat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. Mereka diterbangkan dari Arab Saudi dengan Garuda Airlines GA 981. Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh Jumhur Hidayat turut menyambut kedatangan TKI yang umumnya dikirim secara ilegal itu. Menurut dia, para TKI ini memang berniat bekerja di Arab, tapi akhirnya lari dari majikan karena banyak mendapat perlakukan tidak menyenangkan. "Mereka dapat kekerasan dari majikan, tidak mendapat gaji sampai pelecehan seks. Mereka lari dari majikan dan bergabung dengan temannya," jelas dia di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (18/2/2011). Tidak mengadukan tindakan majikan itu disayangkan Jumhur. Pasalnya, jika TKI ini melapor ke KBRI setempat maka akan difasilitasi untuk menyelesaikan masalahnya. "Tapi TKI ini tak mengetahui mekanisme untuk menyampaikan keluhan, sehingga memilih bergabung dengan lainnya," ungkap dia. Sementara itu dari pantauan, TKI bermasalah ini mulai meninggalkan ruangan pertemuan menuju bus yang akan mengangkutnya. Sebanyak 8 bus khusus TKI disiapkan untuk mengantar para TKI ini ke luar bandara menuju daerah asal masing-masing.(ram) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
