http://media-islam.or.id/2007/09/26/fatwa-liga-muslim-dunia-ahmadiyah-se\
sat/
<http://media-islam.or.id/2007/09/26/fatwa-liga-muslim-dunia-ahmadiyah-s\
esat/>
Fatwa Liga Muslim Dunia - Ahmadiyah Sesat
TERJEMAHAN BAHASA INDONESIA :

Liga Muslim Dunia melangsungkan konferensi tahunannya di Makkah
Al-Mukarramma Saudi Arabia dari tanggal 14 s.d. 18 Rabbiul Awwal 1394 H
(6 s.d. 10 April 1974) yang diikuti oleh 140 delegasi negara-negara
Muslim dan organisasi Muslim dari seluruh dunia.

Deklarasi Liga Muslim Dunia – Tahun 1974

(Rabita al-Alam al-Islami)

Qadianiyah atau Ahmadiyah : adalah sebuah gerakan bawah tanah yang
melawan Islam dan Muslim dunia, dengan penuh kepalsuan dan kebohongan
mengaku sebagai sebuah aliran Islam; yang berkedok sebagai Islam dan
untuk kepentingan keduniaan berusaha menarik perhatian dan merencanakan
untuk merusak fondamen Islam.

Penyimpangan-penyimpangan nyata dari prinsip-prinsip dasar Islam adalah
sebagai berikut :

1. Pendirinya mengaku dirinya sebagai nabi.

2. Mereka dengan sengaja menyimpangkan pengertian ayat-ayat Kitab Suci
Al-Qur'an.

3. Mereka menyatakan bahwa Jihad telah dihapus.

Qadianiyah semula dibantu perkembangannya oleh imperialisme Inggris.
Oleh sebab itu, Qadiani telah tumbuh dengan subur dibawah bendera
Inggris. Gerakan ini telah sepenuhnya berkhianat dan berbohong dalam
berhubungan dengan ummat Islam. Agaknya, mereka setia kepada
Imperialisme dan Zionisme. Mereka telah begitu dalam menjalin hubungan
dan bekerjasama dengan kekuatan-kekuatan anti-Islam dan menyebarkan
ajaran khususnya melalui metode-metode jahat berikut ini :

Membangun mesjid dengan bantuan dari kekuatan anti Islam di mana
pemikiran-pemikiran Qadiani yang menyesatkan ditanamkan kepada orang.

Membuka sekolah-sekolah, lembaga pendidikan dan panti asuhan dimana
didalamnya orang diajarkan dan dilatih untuk bagaimana agar mereka dapat
lebih menjadi anti-Islam dalam setiap kegiatan-kegiatan mereka.

Mereka juga menerbitkan versi Al-Qur'an yang merusak dalam berbagai
macam bahasa lokal dan internasional.

Untuk menanggulangi keadaan bahaya ini, Konferensi Liga Muslim Dunia
telah merekomendasikan dan mengambil langkah-langkah sebagai berikut :

Seluruh organisasi-organisasi Muslim di dunia harus tetap mewaspadai
setiap kegiatan-kegiatan orang-orang Ahmadiyah di masing-masing negara
dan membatasi sekolah-sekolah dan panti-panti asuhan mereka. Selain itu,
kepada seluruh organisasi-organisasi Muslim di dunia, harus dapat
menunjukkan kepada setiap Muslim di seluruh dunia tentang gambaran asli
orang Qadiani dan memberikan laporan/data tentang berbagai macam taktik
mereka sehingga kaum Muslim di seluruh dunia terlindung dari
rencana-rencana mereka.

Mereka harus dianggap sebagai golongan Non-Muslim dan keluar dari Islam
juga dilarang keras untuk memasuki Tanah Suci.

Tidak berurusan dengan orang-orang Ahmadiyah Qadiani, dan memutuskan
hubungan sosial, ekonomi, dan budaya.

Tidak melakukan pernikahan dengan mereka, serta mereka tidak diizinkan
untuk dikubur di pemakaman Muslim serta diperlakukan seperti layaknya
orang-orang non-Muslim yang lainnya.

Seluruh negara-negara Muslim di dunia harus mengadakan pelarangan keras
terhadap aktivitas para pengikut Mirza Ghulam Ahmad. Dan harus
menganggap mereka sebagai minoritas non Muslim dan melarang mereka untuk
jabatan yang sensitif dalam negara.

Menyiarkan semua penyelewengan Ahmadiyah yang mereka lakukan terhadap
Kitab Suci Al-Qur'an disertai inventarisasi terjemahan-terjemahan
Al-Qur'an yang dibuat oleh Ahmadiyah dan memperingatkan umat Islam
mengenai karya-karya tulis mereka.

Semua golongan yang menyeleweng dari Islam diperlakukan sama seperti
Ahmadiyah.
================

ENGLISH TRANSLATION :
World Muslim League held its annual conference at Makkah Al-Mukaramma
Saudi Arabia from 14th to 18th of Rabiul Awwal 1394 H (April 1974) in
which 140 delegations of Muslim countries and organizations from all
over the world participated

1974 Declaration by World Muslim League

(Rabita al-Alam al-Islami)

Qadianism or Ahmadiyyat: It is a subversive movement against Islam and
the Muslim world, which falsely and deceitfully claims to be an Islamic
sect; who under the guise of Islam and for the sake of mundane interests
contrives and plans to damage the very foundations of Islam. Its eminent
deviations from the basic Islamic principles are as follows:

1. Its founder claimed that he was a Prophet.

2. They deliberately distort the meanings of the verses of the Holy
Quran.

3. They declared that Jehad has been abolished.

Qadianism was originally fostered by the British imperialism. Hence it
has been flourishing under her flag. This movement has completely been
disloyal to and dishonest in affairs of the Muslim Ummah. Rather, it has
been loyal to Imperialism and Zionism. It has deep associations and
cooperation with the anti Islamic forces and teachings especially
through the following nefarious methods:

Construction of mosques with the assistance of the anti Islamic forces
wherin the misleading Qadiani thoughts are imparted to the people.

Opening of schools institutions and orphanages wherein the people are
taught and trained as to how they can be more anti Islamic in their
activities. They also published the corrupted versions of the Holy Quran
in different local and international languages.

In order to combat these dangers, the Conference recommends the
following measures:

All the Muslim organization in the world must keep a vigilant eye on all
the activities of Qadianis in

their respective countries; to confine them all strictly to their
schools, institutions and orphanages

only. Moreover he Muslims of the world be shown the true picture of
Qadianism and be briefed of their various tactics so that the Muslims of
the world be saved from their designs.

They must be declared non Muslims and ousted form the fold of Islam. And
be barred to enter the Holy lands.

There must be no dealings with the Qadianis. They must be boycotted
socially , economically and culturally Nor they be married with or to
Nor they be allowed to be buried in the Muslims graveyards. And they be
treated like other non Muslims.

All the Muslim countries must impose restrictions on the activities of
the claimant of Prophethood Mirza Ghulam Ahmed Qadiani's followers;
must declare them a non Muslim minority must not trust them with any
post of responsibility in any Muslim country.

The alterations effected by them in the Holy Quran must be made public
and the people be briefed of them and all these be prohibited for
further publication.

All such groups as are deviators from Islam must be treated at par with
the Qadianis

===============
Di Pakistan Ahmadiyah dinyatakan bukan Islam ga
masalah. Sejalan, sdh lama ga boleh menunaikan ibadah
haji. (nDeboost pernah postingkan kasus ini, kutipan "Hidayatullah").

--- In [email protected], "sunny" <ambon@...> wrote:
>
> Refl. Dimana bisa dibaca larangannya ataukah  larangan ini dari lidah
MUI yang disepuh dengan nama Arab Saudia dan Rabithah Alam al-Islami?
>
>
http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/nasional/11/02/20/165061\
-arab-saudi-larang-ahmadiyah-naik-haji
>
> Arab Saudi Larang Ahmadiyah Naik Haji
> Ahad, 20 Februari 2011, 15:07 WIB
>
>
> REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Arab Saudi kembali memperingatkan dan
melarang keras jamaah Ahmadiyah yang ingin berhaji ke tanah Suci Mekkah.
Dirjen Haji Departemen Agama yang telah lama duduk di Majelis Ulama
Indonesia (MUI) Pusat, KH Amidhan, mengatakan Rabithah Alam al-Islami
(Organisasi Islam Sedunia) telah memutuskan, bahwa aliran Ahmadiyah
adalah sesat dan menyesatkan.
>
> "Karena itulah, Ahmadiyah diharamkan untuk menunaikan ibadah haji ke
tanah suci Makkah," kata Amidhan, Selasa (8/9) di Jakarta.
>
> Amidhan menuturkan, jika jamaah Ahmadiyah Indonesia tetap dipaksakan
untuk diberangkatkan ke Makkah, Arab Saudi maka akan menjadi masalah
saat tiba di bandara King Abdul Aziz, Jeddah. "Jika terungkap, bahwa
salah satu calon jamaah haji adalah jamaah Ahmadiyah, maka dia akan
dipulangkan ke negaranya," ujarnya.
>
> Alasan mendasar Ahmadiyah dilarang berhaji karena beberapa faktor,
diantaranya ibadah Haji merupakan rukun Islam, karena Ahmadiyah bukan
Islam dan menjadi tidak perlu, ini landasan Saudi melarang Ahmadiyah,
bahkan di Belanda warga yang ingin berhaji harus ada sertifikat bukan
Ahmadiyah, tanpa itu tidak akan bisa berangkat haji.
>
> Namun apabila jamaah Ahmadiyah memang berkeras untuk menunaikan salah
satu rukun Islam itu, tutur Amidhan, harus benar-benar bertaubat,
meluruskan niat dan membaca dua kalimat syahadat. "Kalau dia taubat,
maka dia akan diizinkan ke Makkah untuk berhaji," ungkap Kiai Amidhan.
> Red: Djibril Muhammad
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke