Percaya Allah-pun Tidak Membuat Allah Itu Jadi Ada !!!
Tidak tampak bukan berarti "tidak ada", dan yang nampak bukan berarti "ada".
Ada atau tidak ada, hanya bisa dibuktikan melalui suatu proses kerja
pancaindera yang berlaku bagi semua machluk.
Lihatlah "kuda zebra" dikebon binatang, semua orang bisa lihat dan bilang
"ada", meskipun orang buta bisa merabanya tanpa bisa melihatnya. Apapun
kepercayaan anda, Islam, Hindu, Kristen, Katolik, Buddha dan konghucu...
semuanya sama2 bilang ada. Anda percaya atau tidak percaya tetap "kuda zebra"
yang dikebon binatang atau yang di-hutan2 tidak hilang menjadi tidak ada.
Artinya ada atau tidak ada tidak bisa dipengaruhi atau diubah oleh kepercayaan
anda.
Lain lagi masalah "Allah", hanya yang percaya saja bilang "ada", dan mereka
yang tidak percaya bilang "tidak ada". Karena kepercayaan itu cuma angan2,
maka apa yang dikatakannya ada juga cuma sebatas angan2nya saja.
Ternyata "dewa Zeus" dipercaya "ada" oleh orang2 Yunani dulu, tapi muslimin
dulu juga sampai sekarang bilang tidak ada "dewa Zeus" yang ada hanya Allah.
Sebaliknya mereka yang percaya adanya dewa zeus bilang tidak ada Allah.
Kenyataannya, baik itu "Allah" maupun itu "Dewa Zeus", ternyata sama2 tidak
ada, sama2 kepercayaan bukan kenyataan.
> "Jonder Talona" <jonder78@...> wrote:
> Kapan saya menyinggung bahwa Allah
> tidak Tampak....
Allah itu tidak ada dan tidak pernah tampak, kadang2 bisa seperti tampak dimata
mereka yang percaya tetapi biarpun tampak tetap tidak ada. Sama seperti
Supermen meskipun tampak dalam bioskop ternyata tidak pernah ada. Tapi Allah
itu tidak ada, bukan bayangan di bioskop, dan juga bukan penampakan melainkan
cuma khayalan mereka yang dibrainwash dengan AlQuran. Buktinya, kalo mereka
tidak mengenal alQuran, maka tidak pernah merasa dan percaya adanya Allah.
Bandingkan dengan binatang "babi", anda percaya atau tidak percaya Quran tetap
binatang ini ada. Anda tidak percaya adanya "babi", tetap tidak membuat babi
itu jadi tidak ada.
Sebaliknya, kalo anda percaya Quran, maka Allah yang tidak ada se-olah2 jadi
ada, tetapi mereka yang tidak percaya Quran tidak merasa ada Allah karena
memang Allah itu tidak ada.
Anda tidak percaya adanya "babi", tetap babi ada tidak bisa dikatakan tidak ada.
Anda percaya adanya "Allah", tetap Allah tidak ada tidak bisa menjadi ada,
meskipun se-olah2 ada karena ditipu perasaan anda.
Disinilah bedanya ada dan tidak ada, dan bedanya percaya dan tidak percaya.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/