Memang agar Genduk mulutnya secara spontan ngucap Tuhan perlu nunggu agar 
Genduk naik pesawat,lalu tiba2 salah satu mesinnya mati,la ketika maksir 
pesawat miring itulah dari mulut Genduk pasti terlompat kata God.Pernah 
delegasi RI bersama delegasi RRC tiba2 pada tingkat 14 terjadi power 
failure,lift langsung berhenti.Lalu delegasi RI njawil rekannya yg dari 
RRC,kamu tadi ngucap opo? karena begitu cepat dan masih panik dia jawab tadi 
akau ngucap Tuhan.
Memang Genduk perlu ngalami kondisi kritis dulu.
Piye Fiq ini Fitnah juga?

Shalom,
Tawangalun.

--- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@...> wrote:
>
> Percaya Allah-pun Tidak Membuat Allah Itu Jadi Ada !!!
>                                           
> Tidak tampak bukan berarti "tidak ada", dan yang nampak bukan berarti "ada".
> 
> Ada atau tidak ada, hanya bisa dibuktikan melalui suatu proses kerja 
> pancaindera yang berlaku bagi semua machluk.
> 
> Lihatlah "kuda zebra" dikebon binatang, semua orang bisa lihat dan bilang 
> "ada", meskipun orang buta bisa merabanya tanpa bisa melihatnya.  Apapun 
> kepercayaan anda, Islam, Hindu, Kristen, Katolik, Buddha dan konghucu... 
> semuanya sama2 bilang ada.  Anda percaya atau tidak percaya tetap "kuda 
> zebra" yang dikebon binatang atau yang di-hutan2 tidak hilang menjadi tidak 
> ada.
> 
> Artinya ada atau tidak ada tidak bisa dipengaruhi atau diubah oleh 
> kepercayaan anda.
> 
> Lain lagi masalah "Allah", hanya yang percaya saja bilang "ada", dan mereka 
> yang tidak percaya bilang "tidak ada".  Karena kepercayaan itu cuma angan2, 
> maka apa yang dikatakannya ada juga cuma sebatas angan2nya saja.
> 
> Ternyata "dewa Zeus" dipercaya "ada" oleh orang2 Yunani dulu, tapi muslimin 
> dulu juga sampai sekarang bilang tidak ada "dewa Zeus" yang ada hanya Allah.  
> Sebaliknya mereka yang percaya adanya dewa zeus bilang tidak ada Allah.
> 
> Kenyataannya, baik itu "Allah" maupun itu "Dewa Zeus", ternyata sama2 tidak 
> ada, sama2 kepercayaan bukan kenyataan.
> 
> > "Jonder Talona" <jonder78@> wrote:
> > Kapan saya menyinggung bahwa Allah
> > tidak Tampak....
> 
> Allah itu tidak ada dan tidak pernah tampak, kadang2 bisa seperti tampak 
> dimata mereka yang percaya tetapi biarpun tampak tetap tidak ada.  Sama 
> seperti Supermen meskipun tampak dalam bioskop ternyata tidak pernah ada.  
> Tapi Allah itu tidak ada, bukan bayangan di bioskop, dan juga bukan 
> penampakan melainkan cuma khayalan mereka yang dibrainwash dengan AlQuran.  
> Buktinya, kalo mereka tidak mengenal alQuran, maka tidak pernah merasa dan 
> percaya adanya Allah.
> 
> Bandingkan dengan binatang "babi", anda percaya atau tidak percaya Quran 
> tetap binatang ini ada.  Anda tidak percaya adanya "babi", tetap tidak 
> membuat babi itu jadi tidak ada.
> 
> Sebaliknya, kalo anda percaya Quran, maka Allah yang tidak ada se-olah2 jadi 
> ada, tetapi mereka yang tidak percaya Quran tidak merasa ada Allah karena 
> memang Allah itu tidak ada.
> 
> Anda tidak percaya adanya "babi", tetap babi ada tidak bisa dikatakan tidak 
> ada.
> 
> Anda percaya adanya "Allah", tetap Allah tidak ada tidak bisa menjadi ada, 
> meskipun se-olah2 ada karena ditipu perasaan anda.
> 
> Disinilah bedanya ada dan tidak ada, dan bedanya percaya dan tidak percaya.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke