Muslim bahkan boleh shalat ditanah lapang. Jadi ga ada alasan yg mesjidnya JAI berpersepsi bukan tempat shalat non JAI kecuali ada remindernya demikian. Masalahnya bukan ini, mau ga umatnya JAI beriman shalat ke yang non JAI, dus membuka dadanya lebar-lebar.. Kalau yang non JAI jelas ga boleh bermakmum ke imamnya yg JAI. Kasus kek gini mirip LDII. Silahkan baca (atau bantah) bukunya Hartono Ahmad Jaiz mengenai aliran-aliran menyimpang.
Nilik akun nT urang Parahiyangan. Garut ga jauh amat, silahkan kontak "108" cari Ahmad Hariyadi. --- In [email protected], "ma_suryawan" <ma_suryawan@...> wrote: > > Ajeg, > > --- In [email protected], "ajeg" ajegilelu@ wrote: > > > > > > Fiq, pengikut Ahmadiyah di Indonesia itu nggak mau masuk > > masjid lain dan menolak non Ahmadiyah shalat di masjid mereka. > > Itu sudah bentuk kekerasan tersendiri. > > Anda ngibul. > > Saya suka shalat di mesjid milik non-Ahmadiyah, dan siapapun boleh shalat di mesjid milik Ahmadiyah. Tidak ada orang Muslim Ahmadi yang akan menolak. > > > Ahmadiyah nggak perlu dibubarin. Cukup buka diri saja untuk > > nggak merasa beda (lebih tinggi?) dari manusia lain. > > Lho, yang ngerasa beda itu siapa? > > Keimanan itu boleh berbeda. Keyakinan itu sah untuk berbeda. Pemahaman itu layak untuk berbeda. > > Paham? > > Salam, > MAS > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
