http://www.tempointeraktif.com/hg/politik/2011/03/24/brk,20110324-322529,id.html


Laporan investigasi Al Jazeera yang dirilis Selasa, 22 Maret 2011 lalu itu 
memuat wawancara dengan pimpinan Gerakan Reformasi Islam, GARIS, Chep Hernawan. 
Chep mengaku didukung jenderal bintang tiga dalam gerakan anti-Ahmadiyah. 
Laporan ini juga memuat pernyataan Sekretaris Forum Umat Islam, Al Khaththath, 
yang membenarkan adanya Jenderal yang mendukung gerakan anti-Ahmadiyah oleh 
sejumlah organisasi Islam. "Saya tidak mengatakan, kecuali saya ketemu dan saya 
tahu ada jenderal yang ingin menggulingkan (Yudhoyono)," kata Al Khaththath 
seperti dikutip Al Jazeera.



Forum Umat Islam merupakan organisasi Islam yang menempatkan sejumlah nama 
dalam jajaran Dewan Revolusi Islam. Soal dewan ini juga dimunculkan dalam 
laporan Al Jazeera. Nama-nama tersebut ditempatkan dalam posisi Dewan Fuqoha, 
kepala negara dan wakil kepala negara, menteri, serta DPRS/MPRS. Rabu 23 Maret 
2011 kemarin, Tempo mewawancarai Al Khaththath di kantor Tim Pengacara Muslim 
di Jalan Fatmawati, Jakarta. Berikut petikannya: 


Bisa jelaskan soal Dewan Revolusi Islam itu?

(Dewan) itu kalau (pemerintahan) kosong, kita, umat Islam siap kapan saja 
memimpin. Bukan hanya (ormas) Nasional Demokrat. Kan waktu Itu Nasdem juga 
mengeluarkan daftar, ada Sri Sultan, Surya Paloh, kami juga siap. 



Nama-nama itu saya yang menyusun. Saya yang mengeluarkan pada bulan Maret tahun 
lalu. Waktu itu kan lagi rame-rame (kasus) Century, tiba-tiba kita dengar bahwa 
Nasdem menyatakan siap mengambil alih kekuasaan kalau terjadi kevakuman. Ya, 
kita kasih tahu, bahwa umat Islam juga siap mengambil alih kekuasaan kalau 
terjadi kevakuman.



Penyusunan Dewan Revolusi Islam itu dibahas dalam rapat FUI?

Saya susun sendiri saja. Kan saya Sekjen FUI berhak menyusun-nyusun seperti 
itu. 



Anda sebelumnya meminta persetujuan kepada orang-orang yang namanya disebut di 
jajaran dewan itu?

Saya kirim ke SMS. Kalau nggak salah, ada itu di bawahnya, "Sip nggak ini". 
Kalau ada yang nggak tahu, mungkin nggak sampe SMS-nya. Kan saya banyak 
meng-SMS, mungkin lupa. 



Kalau penyusunan Dewan revolusi Islam ini disebut makar?

Memang ada urusan makar itu? Kalau terjadi kevakuman politik, masa makar? Kalau 
kabinet habis karena misalnya tsunami di Jakarta, Presiden, menteri, habis 
semuanya, terus kemudian kita berinisiatif melanjutkan pemerintahan, apa itu 
disebut makar?



Laporan Al Jazeera menyebut bahwa sejumlah purnawirawan jenderal berada dibalik 
gerakan anti-Ahmadiyah untuk menggulingkan SBY?

Al-Jazeera ilusi saja tuh. 



Siapa saja para jenderal itu?

Nggak tahu saya, kan saya nggak nyebut. Dulu saya pernah sampaikan di TV One, 
SBY jangan menambah musuh karena yang memusuhi SBY sudah banyak, termasuk 
jenderal-jenderal, saya nggak sebutin jenderalnya siapa. Hak saya untuk tidak 
menyebut. 



Kenapa ini baru dimunculkan sekarang?

Nah, itu yang harus anda cari. Saya sendiri nggak ngerti kok, tiba-tiba ada 
yang ngeluarin. 



Apakah tujuan anda menyusun Dewan Revolusi Islam itu untuk konsumsi sendiri?

(Saya) perang SMS dengan orang-orang Nasdem. Maksudnya, kita ingin tunjukkan 
bahwa bukan cuma orang Nasional Demokrat yang siap, umat Islam juga siap. 
Begitu saja. 



Dalam dewan juga disebut nama Jenderal Tyasno Sudarto?

Dia yang saya anggap layak. Kalau saya sebutin yang pangkatnya kopral kan nggak 
layak dong.



Apakah susunan kabinet ini terstruktur dengan baik?

Lah, saya kan sekjen FUI, punya pengetahuan yang cukup. Sekarang pun kalau 
diserahkan ke saya, akan saya susun kabinetnya. Kenapa memang?



Kalau diminta, susunannya bakal sama?

Bisa sama bisa beda. Kalau misalnya ada yang bilang oh, saya nggak sanggup, 
kita ganti dengan yang lain. Orang Indonesia banyak. Maksudnya jangan kultuskan 
bahwa yang berhak itu orang-orang yang ada sekarang di kabinet. Semua rakyat 
Indonesia kan berhak. Itu kan hal yang biasa-biasa saja. 



Apakah penyusunan Dewan Revolusi Islam ini berimplikasi serius?

Oh, nggak tahu saya. Kalau saya serius mengumumkannya sekarang, pastilah media 
anda sudah dapat undangan. Saya bikin konferensi pers, ini, saya umumkan dewan 
revolusi. 



AMIRULLAH

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke