http://www.tempointeraktif.com/hg/politik/2011/03/24/brk,20110324-322480,id.html

0 

Baasyir: Tak Perlu Kudeta SBY, Ganti Sistem Saja 
Kamis, 24 Maret 2011 | 10:25 WIB
  
Abu Bakar Baasyir. TEMPO/Yosep Arkian


TEMPO Interaktif, Jakarta - Abu Bakar Baasyir ternyata punya pendapat sendiri 
soal Islam garis keras dan penggulingan Pemerintah Presiden Susilo Bambang 
Yudhoyono. Selain tak setuju penyebutan  Islam garis keras, Baasyir juga tak 
mau melakukan makar.
"Saya tak keberatan dengan SBY. Tapi saya keberatan dengan sistemnya. Kalau 
Yudhoyono  mau kembali ke Islam, silakan mengatur negaranya. Tidak perlu 
diganti," kata Baasyir sebelum menjalani sidang teroris di Pengadilan Negeri 
Jakarta Selatan, Kamis 24 Maret 2011. 

Seperti diberitakan, televisi berita yang berbasis di Qatar Al Jazeera, edisi 
Selasa 22 Maret 2011 menurunkan laporan investigasi berjudul "Plot to Topple 
Indonesian President Uncovered" atau Plot untuk Menggulingkan Presiden 
Indonesia Terbongkar'. 

Laporan ekslusif ini menceritakan temuan Al Jazeera tentang sejumlah jenderal 
purnawirawan yang secara rahasia telah mendukung kelompok-kelompok Islam garis 
keras untuk menumbangkan kekuasaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. 

Termasuk di dalamnya, menyokong seorang ketua front Islam setempat untuk 
mengorganisir penyerangan di Cikeusik, Pandeglang, Banten. Diduga kuat, kata Al 
Jazeera, penyerangan ini dilakukan secara sistematis.



"Jenderal-jenderal ini menggunakan grup Islam garis keras untuk menggulingkan 
Presiden Yudhoyono, karena mereka menganggap SBY terlalu lemah dan terlalu 
reformis," demikian dilaporkan koresponden Al Jazeera, Step Vassen, dalam 
rekaman yang ditayangkan Selasa malam, 22 Maret 2011.

Video Al Jazeera juga menayangkan daftar "Dewan Revolusi Islam" yang beredar di 
Internet. Tertera di situ, dewan ini dipimpin oleh Abu Bakar Ba'asyir sedangkan 
Tyasno Sudarto menjabat sebagai Menteri Koordinator Politik dan Keamanan.



Baasyir mengaku tak tahu siapa yang dimaksud Dewan Revolusi Islam. Ia mengaku 
baru tahu soal isu itu setelah dikonfirmasi dan membaca pemberitaan di berbagai 
media.

Menurut Ba'asyir, yang terpenting bukanlah mengganti Presiden atau pemimpin 
lainnya. Namun mengganti sistem  yang ada di negara ini menjadi hukum Islam.  
"Tapi jangan sampai kudeta itu dalam rangka merebut kekuasaan. Tidak ada 
gunanya. Yang penting ganti sistem. Siapa yang memimpin silakan," ujar Ba'asyir.

Ba'asyir menegaskan sekali lagi, persoalan saat ini bukan terletak pada sosok 
SBY, melainkan masalah sistem."Kalau SBY masih bukan pakai sistem Islam ya sama 
saja. Jadi yang penting ganti sistem bukan ganti rezim. Terserah sampai kapan 
SBY ngatur negara. Saya ga keberatan asal pakai hukum Islam." ujarnya. 

Menurut Ba'asyir, orang Islam batal syahadat dan haram hukumnya tinggal di 
negara yang tidak menganut sistem pemerintahan Islam. Karena itu, seharusnya 
umat Islam bangkit dan membela Islam, entah nantinya kalah atau menang.



"Persoalannya sudah menyangkut keyakinan, bukan politik. Paham, nggak? Ini 
memang yang sejak dulu yang ditakuti thoghut (hal yang menyekutukan Allah) 
itu," kata pengasuh Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo.

ISMA SAVITRI 

Berita terkait
  a.. Baasyir Tak Tahu Namanya Masuk Dewan Revolusi 
  b.. Ba'asyir Klaim Punya Dokumen Saksi Mau Diperiksa Tatap Muka   
  c.. Pensiunan Jenderal Dikabarkan Dukung Penggulingan Yudhoyono 
  d.. MUI Bantah Ikut Rencanakan Penggulingan SBY   
  e.. Gerakan Reformasi Islam Klaim Siapkan Demo Besar Gulingkan SBY   


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke