Itulah. Orang sering lupa gunanya belajar. 
Sekolahan / lembaga pendidikan yang harusnya jadi 
instrumen belajar massal diperlakukan sebagai 
shopping-malls of the mind. Dengan alasan demokratis 
orang dibolehkan bercita-cita jadi apa dan 
silakan pilih fak-fak (jangan ketawa beh) yang 
diperlukan untuk cita-cita tsb. Orang nggak peduli 
lagi yang namanya proses. Kacaunya lagi, lupa bahwa 
belajar itu aslinya ya untuk melakoni hidup, bukan 
untuk sekedar duduk-duduk di suatu jabatan / profesi. 

Nggak kebayang kalau hidup ini tanpa musik. Tapi 
memang ada banyak cara untuk mengenal hidup. Di film 
Good Will Hunting pelajaran hidup digelar lewat 
matematika. Siapa yang paling jago matematika di sana? 
Murid SMA? Bukan. Tapi pesuruh sekolah yang masih 
sepantaran murid-murid kaya itu. 

Pelajaran hidup malah juga bisa didapat dari orang buta. 
Pada nggak percaya? Nonton aja Scent of a Woman :) 

Tapi, musik memang paling sip. Terdiri dari bunyi-bunyi 
yang terangkai jadi kesatuan harmoni. Ujung-pangkalnya 
nyatu. Bulat. 

Udah pastilah nggak bisa dibandingin sama si uplik yang 
rame dalam rangkaian-rangkaian amat panjang tapi samasekali 
tak berbunyi, hehe... 


--- "liver_duke" <endyonisius@...> wrote:

> salah satu film yg wajib dicari, dan ditonton tentu.
> terdapat adegan yg meminjam nada miliknya acker bilk,
> untuk satu siswa yg kelak menyenangi klarinet serta lulus
> dan menjadi gubernur saat kembali ke pesta reuni. pesta
> sebenarnya yg ditujukan spesial buat mantan gurunya tsb.
> bukan guru matematik, guru eksak, guru politik, ato guru
> yg menjanjikan profesi berikut cara sukses dapetin duit.
> 
> tapi guru yg mengajarkan makna hidup serta melakoninya.
> guru musik .. termasuk anaknya yg tuna rungu
> 
> http://www.youtube.com/watch?v=eL9k2pTFYrE








------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke