t: apakah ruh itu? j: ruh merupakan terminologi agama, atau kepercayaan agama yang tidak ilmiah/tidak berbasis ilmu pengetahuan, observasi ataupun penyelidikan. Ruh hanyalah kepercayaan belaka tanpa bukti ilmiah.
Filsuf di era enlightenment eropa yang beraliran kartesian semacam Descartes, mengkonsepkan adanya dualisme mind and body, atau didalam tubuh manusia ada 'hantu' yang menggerakannya. Di dalam perspektive materialisme, ruh/mind/'hantu'-nya descartes tak lain dan tak bukan adalah hasil-hasil dari proses-proses kognisi manusia, ataua artinya yang kita sebut sebagai 'mind' adalah proses-proses kognitive manusia yang terus berdialektika/berproses/update sampai akhir hayat/wassalam/mati, namun yang perlu dijelaskan secara tuntas adalah masalah kesalahan Descartes (yang sebenarnya juga merupakan filsuf rasionalis) yang menyebutkan soul/mind dan body adalah entitas yang terpisah. Dalam perspektive materialisme, jelas sekali bahwa mind tak lain dan tak bukan merupakan kognisi obyek-obyek benda material alam, dan mind seperti software, ia terinstal dan mampu mempunyai algoritma kerja/kognisi, akibat adanya hardware fisikal manusia yg berupa karbon. Memory/ingatan manusia dan metode kerja algoritma/pikiran manusia, bekerja berbasis hardware fisikal manusia yg berupa karbon, artinya thesis Descartes tidaklah benar bahwasanya mind dan body adalah dua entitas yang terpisah, namun mind and body adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, atau monism. Namun dalam hal ini memang mind/software mampu merubah/mempengaruhi reaksi kimiawi neuron, atau mind mampu merubah komposisi kimiawi otak, seperti halnya software operating system mampu memerintahkan DVD-ROM untuk membuka, atau memerintahkan printer untuk cetak kertas. Jadi, sekali lagi, kompleksitas kesadaran dan pemikiran/mind manusia merupakan hubungan timbal balik antara - hardware fisikal karbon/reaksi kimiawi neuron - mind/software/kognisi proses - material-material fisikal di sekitar kita t: kemanakah kita setelah mati? j: Pertanyaan kemanakah kita setelah mati khas merupakan pertanyaan para pecandu takhyul yang mengkonsepsikan tentang ruh. Mereka menganggap ruh itu ada, dan juga merupakan entitas yang terpisah dari tubuh fisik. Materialisme dengan terang benderang menjelaskan bahwa pikiran tak mungkin ada tanpa adanya fisikal organik yang bernama otak, dalam artian apabila fisikal organik otak telah berhenti berfungsi, maka pikiran/software tentu juga akan berhenti bekerja, atau dalam analogi yg lain, apabila hardware komputer rusak, maka tidak memungkinkan softwarenya untuk bekerja. Dalam penjelasan ini,maka pertanyaan 'kemanakah kita setelah mati?', maka kita kaum materialis akan mudah menjawabnya, bahwa apabila kita mati, maka pikiran kita ikut mati, dan tidak ada sama sekali 'ruh' yg akan wisata ke surga atau neraka atau alam ghaib, yang ada adalah material fisikal karbon tubuh kita akan masih tetap hidup dan berinteraksi dengan tanah dan berubah wujud apabila dikubur, atau mungkin dimakan cacing, atau mungkin menjadi saripati tanaman, atau apabila dibakar maka menjadi material bentuk yang lain, yang jelas didalam hukum material maka yang terjadi adalah perubahan wujud saja, namun sifat hakekatnya (energi) adalah kekal. ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
