Jadi Terorist-pun Merupakan Lapangan Kerja !!!
                                
Lulusan Insinyur Teknik dan Kedokteran terbuka banyak lapangan kerjanya jadi 
tidak ada pengangguran dilapangan yang satu ini.  Tetapi lulusan IAIN, dan 
sekolah2 Agama Islam lainnya boleh dikatakan semuanya 100% pengangguran kecuali 
mereka yang jadi politisi dan pejabat koalisi yang nafkahnya berfokus dari uang 
korupsi.

Lulusan2 sekolah2 agama Islam dan juga IAIN tidak punya skill sama sekali untuk 
modal bekerja, namun tekanan ekonomi memaksa mereka belajar otodidak 
kepandaian2 lain yang bisa mendapatkan nafkah seperti memalsu uang, menjebol 
bank, dan tentunya membuat bomb dari teknik pembuatan petasan teko yang sangat 
populer disaat lebaran.

Tapi jadi terorist atau menyelenggarakan organisasi2 terorist pun kalo tidak 
menghasilkan uang atau nafkah tentunya tidak perlu dilakukan, namun kebetulan 
RI ini tergabung dengan kubu "War on Terror" sehingga berhak mendapatkan dana 
tsb kalo negara kita ada terorisme.  Naaah...  untuk membuat dari enggak ada 
menjadi ada bukan hal yang sulit, tidak perlu dana, bibit2 yang berbakat banyak 
tersedia, mati sebagai mujahidin tidak perlu keluar biaya, mereka bukan saja 
mati bunuh diri tetapi juga membiayai sendiri ongkos2 kuburnya, dan polisi, 
militer, dan penguasa negara yang mendapatkan bayarannya.

> <ambon@...> wrote:
> Refleksi : Mengapa  mau jauh-jauh
> bersembunyi di Aceh, apakah tidak
> lebih mudah di  Sukabumi  atau
> daerah-daerah sekitarnya untuk
> bisa bersembunyi?  Goblok atau agent
> provokasi dari pihak berkuasa.

Betul, ini memang sudah direkayasa oleh pemerintah untuk sengaja menjadikan 
Aceh sebagai basis terorist.  Pemerintah punya alasan kuat untuk hal ini.  
Karena sudah berulang kali SBY meminta UN agar memasukan GPM dalam blacklist 
terorisme agar tidak diprotes lagi apabila diserbu oleh TNI.

Itulah sebabnya, RI pura2 melakukan perdamaian dulu dengan Aceh sehingga kerja 
para intel menjadi mudah untuk menyusup kesana dan kemari.  Yang penting 
ledakkan dulu bomb di-mana2 dan pelatihan terorist di Aceh kemudian dibangun 
dibeberapa tempat yang bisa ditinjau nantinya oleh orang2 UN.  Dari Acehlah 
nantinya bajak laut dan teroris akan mengganggu ketenangan hidup Singapore dan 
Malaysia sehingga polisi dan militer RI menjadi harapan penting bagi ketenangan 
di Asia Tenggara, dan tentunya order pengamanan ini harus disertai dana yang 
akan dipertanggung jawabkan oleh TNI dan Polri.

Barulah nantinya GAM di Aceh ini akan dibabat ke-akar2nya dan digantikan oleh 
kelompok terorist yang bisa dikendalikan RI dalam membobolkan kocek Amerika 
untuk membiayai penumpasan terorisme yang akan makin marak nantinya.

Jadi penumpasan terorisme yang didanai Amerika sebenarnya juga membiayai 
perluasan terorisme itu sendiri.  Dan itu nantinya akan menjadi pemasukan rutin 
bagi pribadi2 penguasa.  Hal ini bisa dimengerti, sama seperti perompak Somali 
juga penguasa RI susah cari pemasukan tambahan karena ekonominya stagnan.  
Dengan terorisme penguasa juga membuka lapangan kerja bagi para lulusan 
sekolah2 tinggi agama Islam yang hampir 100% cuma pengangguran, sedangkan yang 
bekerja pun 100% dipekerjakan pemerintah tidak ada swasta apalagi investor 
asing yang bersedia menampung mereka kecuali organisasi2 terorisme yang sengaja 
didiamkan karena tidak adanya bukti.

Yang terbukti melakukan terorisme langsung dibekuk, matipun bukan masalah 
sebagai bomb2 bunuh diri, karena terlalu banyak yang daftar sehingga setiap 
saat bisa direkrut yang baru lagi.

Ny. Muslim binti Muskitawati.







------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke