Apakah Islam Sebuah Agama?

http://indonesian.alisina.org/?p=397

Diposkan olehAli Sina pada 8 April  2011
Rebecca Bynum telah menerbitkan buku barunya yang berjudul Allah is Dead, yang 
memuat argumennya mengapa Islam bukanlah sebuah agama. Menurutnya, bila 
mengklasifikasikan Islam sebagai sebuah agama dan memberikannya 
status bebas pajak, maka sesungguhnya kita mendukung suatu sistem 
kepercayaan yang bertujuan untuk menghancurkan kita.
Bynum mengatakan, Islam sebenarnya lebih dekat pada ideologi-ideologi seperti 
determinisme material, nihilisme, bahkan Darwinisme Sosial daripada 
dengan Kekristenan atau Yudaisme. Faktanya, ada banyak kesamaan antara 
Islam dengan Naziisme dan Marxisme. Ketiga ideologi ini bersifat 
totaliter dan berpandangan bahwa tujuan menghalalkan cara.     
Namun 
demikian, yang mana yang dapat disebut sebagai agama dan yang mana yang 
bukan agama, adalah pertanyaan yang kompleks. Tidak ada dua agama yang 
serupa. Ada beberapa kesamaan antara Yudaisme dan Kekristenan karena 
keduanya mempunyai akar yang sama. Namun demikian, Hinduisme sama sekali 
berbeda. Hinduisme adalah sejumlah besar filsafat yang berasal dari 
berbagai saga. Ada benang merah yang menghubungkan kesemuanya itu dan 
itulah sebabnya mengapa kita mengklasifikasikannya dalam satu kelompok 
dan menyebutnya sebagai Hinduisme. Hinduisme pada dasarnya adalah 
kumpulan filsafat India. 
Budhisme 
juga adalah sebuah filsafat. Budhisme bahkan tidak mempunyai sifat 
teistik. Dalam Budhisme keyakinan kepada Tuhan bersifat opsional. Namun 
demikian, kita mengklasifikasikan Hinduisme dan Budhisme sebagai agama 
karena keduanya mempunyai pengajaran moral dan mistik, yang merupakan 
cakupan agama. Keduanya juga mempunyai ritual-ritual yang merupakan 
karakteristik sebuah agama. 
Kemudian 
ada pula Konfusianisme dan Daoisme. Sulit menyebut kedua keyakinan ini 
sebagai agama. Daoisme memiliki dimensi mistik yang terdapat dalam 
agama-agama lain. Konfusianisme sepenuhnya berurusan dengan dunia ini. 
Pengajaran-pengajaran Konfusius adalah mengenai (lihat: about) etika dan 
keteraturan sosial. Konfusianisme sama sekali tidak menyebut soal Tuhan atau 
pewahyuan.    
Ada juga 
agama-agama animisme seperti Shamanisme. Keyakinan dalam agama-agama ini 
berfokus pada roh-roh dan kuasa-kuasa magis. Agama-agama ini tidak 
berfokus pada moralitas dan etika, melainkan pada pemberdayaan pribadi. 
Islam 
dipengaruhi oleh kekristenan dan Yudaisme dan mempunyai banyak kesamaan 
fitur dengan kedua agama tersebut. Namun demikian, Islam mempunyai 
dimensi yang tidak dimiliki kedua agama tersebut, dan itu adalah dimensi 
politik. Sementara Yesus dengan jelas menyatakan bahwa kerajaan-Nya 
tidak berasal dari dunia ini, tujuan utama Muhammad adalah menaklukkan 
dan mendominasi dunia. Tujuan ini sangatlah penting sehingga moralitas 
dan etika dapat dikorbankan demi tercapainya tujuan tersebut. Orang 
Muslim diijinkan dan bahkan dianjurkan untuk melanggar aturan-aturan 
etika dan keadilan agar Islam menjadi dominan. 
Agama 
Bahai juga mencita-citakan sebuah pemerintahan dunia yang disupervisi 
oleh sebuah Dewan Keadilan Universal, yang terdiri dari sembilan orang 
pilihan yang dipandang tidak mempunyai cacat cela. Dalam sistem 
pemerintahan Orwellian ini, tidak ada tempat untuk oposisi. Pada saat 
yang sama moralitas dan etika di kalangan penganut Bahai sangatlah 
penting. Bahkan mereka diajari bahwa lebih baik dibunuh daripada 
membunuh.  
Seperti 
yang anda lihat, agama-agama mempunyai beragam wujud dan bentuk. Aliran 
sesat juga adalah agama. Kita menyebutnya sebagai aliran sesat karena 
jumlah anggotanya sedikit dan hanya mempunyai sedikit kuasa. Jika suatu 
aliran sesat kemudian menjadi kuat dan memiliki jutaan penganut maka ia 
akan menjadi agama. Pada awal kelahirannya kekristenan dipandang sebagai aliran 
sesat. 

Kita tidak dapat mendefinisikan apa itu agama dengan baik. Definisi tiap orang 
berbeda dan tidak akan pernah ada konsensus. Apakah agama harus bersifat 
teistik? Jika demikian, Budhisme tidak dapat didefinisikan sebagai 
agama. Apakah agama harus hanya memiliki Tuhan atau boleh memiliki 
banyak Tuhan? Apakah agama harus percaya kepada akhirat atau hidup 
sesudah mati?
 
Saya 
percaya kepada Bugs Bunny. Saya menyembah Bugs Bunny Yang Dimuliakan dan ia 
mendapat tempat spesial dalam hati saya. Saya menjalankan agama saya dengan 
membuat semangkuk popcorn dan menonton kartun-kartunnya setiap 
kali saya merasa sedih atau suntuk. Ia memberi saya kesenangan besar dan saya 
dapat melupakan semua masalah saya.  Coba jelaskan pada saya 
mengapa agama saya tidak dapat dikatakan sebagai agama. Saya mengakui 
bahwa tidak banyak orang yang mempraktekkannya di gereja saya. Ada 
anak-anak yang juga percaya kepada Bugs Bunny tetapi sayangnya dengan 
pertambahan usia mereka kehilangan kepolosan mereka, teralihkan dengan 
banyak hal lain dan murtad. Walau demikian saya sangat yakin iman saya 
riil. Mengapa saya tidak dapat mengajukan permohonan pengecualian pajak 
terhadap gereja yang anggotanya adalah saya, diri saya sendiri dan 
pribadi saya? Pentingkah jumlah anggotanya? Berapa banyak orang yang 
harus saya tobatkan agar gereja saya diakui sebagai agama yang sah? 
Agama saya mengajari saya bahwa binatang pun adalah manusia juga. Bugs 
Bunny Yang Dimuliakan (SAW)  adalah seekor kelinci. Saya dapat merekrut 
kucing kepunyaan saya dan semua kucing dan anjing di lingkungan saya. 
Siapa yang berani menentangnya? Apakah itu tidak masuk akal? Mungkin, 
tapi itulah keindahan iman. Semua iman tidak masuk akal. Itulah sebabnya 
mengapa mereka disebut iman. Pertanyaan ini akan membawa kita pada 
jalan yang licin. Lebih baik kita tidak terjebak dalam diskusi apakah 
Islam, atau agama apapun juga, adalah agama atau bukan. Jika para 
pengikunya mengatakan bahwa itu adalah agama, maka kita pun harus 
menerimanya demikian.

Yang 
menjadi masalah berkenaan dengan Islam bukanlah karena islam adalah 
sebuah agama. Orang boleh percaya pada apa saja yang ingin mereka 
percayai. Yang menjadi masalah sehubungan dengan Islam adalah dimensi 
politiknya. Islam ingin menguasai dunia melalui Jihad. Jihad mempunyai 
dua sayap – penipuan dan teror. Islam telah mendeklarasikan perang 
terhadap Umat Manusia. Kita harus memeranginya. Islam harus dihancurkan 
bukan karena Islam adalah sebuah agama tetapi karena Islam bertujuan 
untuk menundukkan kita dengan teror. 

Alih-alih 
berusaha mendeklasifikasi Islam sebagai sebuah agama, sesuatu yang tidak pernah 
dapat kita lakukan, kita dapat dengan mudah melarang prakteknya. Kita dapat 
melarang Syariah dan kita dapat melarang ceramah-ceramah 
Quran karena Quran mengobarkan kebencian dan kekerasan. 
Islam 
adalah sistem keyakinan bunglon. Ia bersifat politik tapi beroperasi 
sebagai agama. Ia adalah agama tetapi mempunyai tujuan politis. Islam 
merecoki kehidupan pribadi semua manusia, bukan hanya para pengikutnya. 
Bahkan anjing dan babi pun tidak luput dari sasaran kebenciannya.  
Kita tidak dapat menyerang Islam sebagai sebuah agama tapi kita dapat 
menyerangnya sebagai sebuah sistem politik yang bertentangan dengan konstitusi 
kita 
dan karena Islam memerangi sistem pemerintahan kita. 


Namun 
demikian, ada satu kesamaan yang dimiliki semua agama, yaitu Peraturan 
Emas. Nampaknya semua agama, seserong apapun, mempunyai keyakinan inti 
bahwa manusia harus memperlakukan sesamanya sebagaimana ia sendiri ingin 
diperlakukan. Aturan Emas ini tidak ada dalam Islam. Dalam hal ini 
Islam dapat disejajarkan dengan KKK (Klux Klux Klan), Naziisme dan 
kelompok-kelompok supremasi rasis lainnya. Kita dapat melarang Islam 
oleh karena hal ini. Jika KKK dapat dilarang, mengapa Islam tidak?
 Sumber: “Is Islam A Religion?”

 
Nash Alwie  · 2 weeks ago 
Dari telaah ringkas saya terhadap anda melalui tulisan dan pemahaman 
anda khususnya mengenai agama, anda memang tidak mengetahui apa itu 
agama sama sekali kecuali kulitnya saja, cuma anda banyak membaca, kedua memang 
anda sedang menyusun rencana tertentu dangan pura-pura bodoh dan memakai 
dialektika childist. Umat Islam telah menerima jutaan hujatan 
seperti anda, semenjak 10 abad yang lalu, dan ini hanya akan dianggap 
seperti sebutir pasir dipantai. Maaf, kedangkalan pemahaman anda tidak 
layak dikomentari lebih. Kiranya anda menerima petunjukNya. Amin. 

        * 6) MUHAMMAD, AISHA, ISLAM, AND PENGANTIN ANAK-ANAK...
        * 5) MUHAMMAD, AISHA, ISLAM, AND PENGANTIN ANAK-ANAK...
        * 4) BUKTI MUHAMMAD MELAKUKAN SEKS KELAMIN DENGAN AI...
        * 3) BUKTI BAHWA AISHA BERUMUR 9 TAHUN KETIKA DIA BE...
        * 2) BUKTI DIMANA ISLAM MENGIJINKAN ANAK-ANAK TERLIB...
        * 1) MUHAMMAD, AISHA, ISLAM, DAN PENGANTIN ANAK-ANAK...
        * Tanpa Data Orisinil
        * Sejumlah Ayat Hilang
        * Muhammad Pendosa?
        * Perkawinan, Perceraian, Percabulan, dan Poligami
        * Sembahyang Kearah Mekah
        * Dewa-dewa Orang Quraish
        * Simbol Bulan Sabit
        * Agama Bintang
        * Buta bahasa arab
        * Jumat, bukan Sabtu
        * Muhammad dan pedang
        * Muhammad dan Jahudi Medinah
        * Saatnya mengungkapkan Muhammad


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke