FYI terutama utk jq abu ireng dan grepe
----- Original Message ----- 
From: "Martin" <[email protected]>


> Dear all,
> Dibawah ini postingan Liquid no.69480 tentang logical fallacies yang saya 
> pikir perlu untuk di reposting.
>
> Supaya diskusi semakin bermutu, taktik2 kotor sebagai mana diuraikan 
> dibawah harusnya dihindari. Memang kadang kita tak sadar menggunakannya 
> (mungkin sudah jadi kebiasaan), atau kadang sengaja kita pakai (karena 
> sudah kepepet), atau tanpa sengaja (karena terlalu asyiknya berdebat) tapi 
> apapun alasannya semakin sering kita gunakan 'logical fallacy' semakin 
> menunjukan rendahnya kwalitas 'kejujuran intelektual' seeorang. Padahal 
> kejujuran adalah hal yang paling penting dalam berdiskusi.
>
> salam,
> martin
> -----------
>
>
> Metode Pemutarbalikan Logika dalam Diskusi
> oleh : Daniel
>
> Berdasarkan pengamatan dan pengalaman saya dalam berdiskusi dengan 
> berbagai
> macam orang, maka saya
> dapat mengetahui adanya taktik-taktik kotor dengan metode pemutarbalikan
> logika yang sangat
> mendasar.
> Sasaran mereka adalah jelas, yaitu orang-orang yang gullible ( mudah
> dipengaruhi ).
> Ciri khasnya adalah mempunyai daya kritis lemah dan/atau mudah
> ditakut-takuti.
>
> Metode Pembodohan Logika dalam Diskusi
>
> 1. Ad Hominem :
> Menyerang orangnya bukan menjawab isinya.
> Ketika seorang arguer tidak dapat mempertahankan posisinya dengan evidence 
> /
> fakta / reason, maka
> mereka mulai mengkritik sisi kepribadian lawannya.
>
> 2. Appeal to Ignorance ( Argumentum ex silentio ) :
> Menganggap suatu ketidaktahuan sebagai fakta atas sesuatu.
> Misalnya : Kita tidak memiliki bukti bahwa tidak ada kecurangan, maka
> dianggap ada kecurangan.
> Padahal, ketiada-tahuan akan sesuatu hal tidak menyatakan bahwa sesuatu 
> itu
> ada ataupun tidak ada.
>
> 3. Appeal to Belief :
> Bila anda tidak memiliki kepercayaan, maka anda tidak akan mengerti.
> Bila seorang pendebat berdasarkan pada kepercayaan sebagai dasar dari
> argumennya, maka tiada lagi
> yang dapat dibicarakan dalam diskusi.
> Itu namanya bukan diskusi, tapi pemaksaan kepercayaan.
>
> 4. Argument from Authority ( Argumentum ad verecundiam ) :
> Menggunakan kata-kata "para ahli" atau membawa-bawa otoritas sebagai dasar
> dari argumen instead of
> menggunakan logic dan fakta untuk men-support argumen itu.
> Misalnya :
> Profesor Anu mengatakan bahwa creation-science adalah betul.
> Sesuatu tidak lantas menjadi benar hanya karena suatu otoritas mengatakan
> sesuatu hal.
> Bila pendebat memberikan testimoni dari seorang ahli, lihat apakah
> dilengkapi dengan alasan yang
> logis dan masuk akal, serta hati-hati terhadap keotentikan sumber dan
> evidence di belakangnya.
>
> 5. Argument from Adverse Consequences :
> Hanya karena suatu peristiwa terjadi, tidak menyatakan sesuatu mengenai
> eksitensi maupun
> non-eksistensi dari sesuatu.
> Atau pun tidak menyatakan suatu keharusan untuk mempercayai sesuatu.
>
> 6. Menakut-nakuti ( Argumentum ad Baculum ) :
> Argumen yang didasarkan pada tekanan atau rasa takut
> Misalnya :
> Saya telah diberi kuasa oleh Negara, bila Anda tidak percaya kepada saya,
> maka Anda akan masuk
> Daftar Orang Tercela.
>
> 7. Argumentum ad Ignorantiam :
> Argumen yang mempelesetkan ketidaktahuan seseorang.
> Misalnya :
> Pernyataan bahwa saya pasti betul karena tidak ada yang pernah membuktikan
> salah.
>
> 8. Argumentum ad populum :
> Argumen yang digunakan untuk mendapatkan popularitas dengan menggunakan
> issue-issue yang
> sentimental daripada menggunakan fakta atau alasan.
>
> 9. Bandwagon Fallacy :
> Menyimpulkan suatu idea adalah benar hanya karena banyak orang
> mempercayainya demikian.
> Hanya karena sekian banyak orang mempercayai sesuatu tidaklah membuktikan
> atau menyatakan fakta
> mengenai sesuatu.
>
> 10. Circular Reasoning :
> Benda X itu ada karena Buku Y mengatakan demikian.
> Buku Y itu katanya diinspirasikan oleh Benda X.
>
> 11. Confusion of Correlation and Causation :
> Misalnya :
> Anak yang menonton acara kekerasan di TV cenderung untuk menjadi ganas
> ketika ia dewasa.
> Tetapi pertanyaannya, apakah program di TV itu yang menyebabkan kekerasan,
> ataukah anak-anak yang
> berbakat ganas cenderung menonton acara kekerasan di TV ???
>
> 12. Half Truths :
> Suatu pernyataan yang biasanya ditujukan untuk menipu seseorang dengan
> menyembunyikan sebagian
> fakta / kebenaran.
>
> 13. Communal Reinforcement :
> Suatu proses dimana suatu klaim menjadi suatu kepercayaan kuat melalui 
> suatu
> pernyataan yang
> diulang-ulang oleh suatu anggota komunitas.
> Proses ini independent terhadap kebenaran klaim tersebut dan tidak 
> didukung
> oleh data empiris yang
> signifikan untuk menggaransi bahwa kepercayaan itu didukung oleh alasan 
> yang
> reasonable.
>
> 14. Non-Sequitur :
> Nggak nyambung.
> Suatu kesimpulan yang diambil tidak didasarkan pada suatu premis ataupun
> evidence / fakta.
>
> 15. Post Hoc, Ergo Propter Hoc :
> Itu terjadi sebelumnya, maka itu disebabkan olehnya.
> Semacam non-sequitur, tetapi berdasarkan waktu.
> Misalnya :
> Seseorang menjadi sakit setelah pergi ke Mall, maka Mall adalah sumber
> penyakit.
> Padahal sakitnya tidak disebabkan oleh sesuatu yang ada hubungannya dengan
> kepergiannya ke Mall.
>
> 16. Red Herring :
> Sering terjadi . sang pendebat buru-buru mengalihkan perhatian / subyek
> pembicaraan.
>
> 17. Statistic of Small Number :
> Satu kasus digunakan untuk menjudge keseluruhan.
> Hanya karena suatu kejadian, tidak dapat mewakili kemungkinan
> keseluruhannya.
>
> 18. Straw Man :
> Manusia jerami
> Membuat suatu skenario yang salah image yang menyesatkan, kemudian
> menyerangnya.
>
> 19. Dua Salah Menjadi Benar
> Misalnya :
> Siapakah kamu yang mengatakan saya demikian apabila kamu juga begitu.
> Saya mencoba men-justify apa yang saya lakukan dengan melemparkan 
> kesalahan
> yang sama pada Anda
> sebagai teman diskusi saya.
>
> 20. Observational Selection
> Menggembar-gemborkan kejadian yang menguntungkan dan menutupi kejadian 
> yang
> merugikan.
> 



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke