This is my opinion: ente enggak bisa ngebangunin org yg pura2 tidur. 2011/5/6 suryana <[email protected]>: > FYI terutama utk jq abu ireng dan grepe > ----- Original Message ----- > From: "Martin" <[email protected]> > > >> Dear all, >> Dibawah ini postingan Liquid no.69480 tentang logical fallacies yang saya >> pikir perlu untuk di reposting. >> >> Supaya diskusi semakin bermutu, taktik2 kotor sebagai mana diuraikan >> dibawah harusnya dihindari. Memang kadang kita tak sadar menggunakannya >> (mungkin sudah jadi kebiasaan), atau kadang sengaja kita pakai (karena >> sudah kepepet), atau tanpa sengaja (karena terlalu asyiknya berdebat) tapi >> apapun alasannya semakin sering kita gunakan 'logical fallacy' semakin >> menunjukan rendahnya kwalitas 'kejujuran intelektual' seeorang. Padahal >> kejujuran adalah hal yang paling penting dalam berdiskusi. >> >> salam, >> martin >> ----------- >> >> >> Metode Pemutarbalikan Logika dalam Diskusi >> oleh : Daniel >> >> Berdasarkan pengamatan dan pengalaman saya dalam berdiskusi dengan >> berbagai >> macam orang, maka saya >> dapat mengetahui adanya taktik-taktik kotor dengan metode pemutarbalikan >> logika yang sangat >> mendasar. >> Sasaran mereka adalah jelas, yaitu orang-orang yang gullible ( mudah >> dipengaruhi ). >> Ciri khasnya adalah mempunyai daya kritis lemah dan/atau mudah >> ditakut-takuti. >> >> Metode Pembodohan Logika dalam Diskusi >> >> 1. Ad Hominem : >> Menyerang orangnya bukan menjawab isinya. >> Ketika seorang arguer tidak dapat mempertahankan posisinya dengan evidence >> / >> fakta / reason, maka >> mereka mulai mengkritik sisi kepribadian lawannya. >> >> 2. Appeal to Ignorance ( Argumentum ex silentio ) : >> Menganggap suatu ketidaktahuan sebagai fakta atas sesuatu. >> Misalnya : Kita tidak memiliki bukti bahwa tidak ada kecurangan, maka >> dianggap ada kecurangan. >> Padahal, ketiada-tahuan akan sesuatu hal tidak menyatakan bahwa sesuatu >> itu >> ada ataupun tidak ada. >> >> 3. Appeal to Belief : >> Bila anda tidak memiliki kepercayaan, maka anda tidak akan mengerti. >> Bila seorang pendebat berdasarkan pada kepercayaan sebagai dasar dari >> argumennya, maka tiada lagi >> yang dapat dibicarakan dalam diskusi. >> Itu namanya bukan diskusi, tapi pemaksaan kepercayaan. >> >> 4. Argument from Authority ( Argumentum ad verecundiam ) : >> Menggunakan kata-kata "para ahli" atau membawa-bawa otoritas sebagai dasar >> dari argumen instead of >> menggunakan logic dan fakta untuk men-support argumen itu. >> Misalnya : >> Profesor Anu mengatakan bahwa creation-science adalah betul. >> Sesuatu tidak lantas menjadi benar hanya karena suatu otoritas mengatakan >> sesuatu hal. >> Bila pendebat memberikan testimoni dari seorang ahli, lihat apakah >> dilengkapi dengan alasan yang >> logis dan masuk akal, serta hati-hati terhadap keotentikan sumber dan >> evidence di belakangnya. >> >> 5. Argument from Adverse Consequences : >> Hanya karena suatu peristiwa terjadi, tidak menyatakan sesuatu mengenai >> eksitensi maupun >> non-eksistensi dari sesuatu. >> Atau pun tidak menyatakan suatu keharusan untuk mempercayai sesuatu. >> >> 6. Menakut-nakuti ( Argumentum ad Baculum ) : >> Argumen yang didasarkan pada tekanan atau rasa takut >> Misalnya : >> Saya telah diberi kuasa oleh Negara, bila Anda tidak percaya kepada saya, >> maka Anda akan masuk >> Daftar Orang Tercela. >> >> 7. Argumentum ad Ignorantiam : >> Argumen yang mempelesetkan ketidaktahuan seseorang. >> Misalnya : >> Pernyataan bahwa saya pasti betul karena tidak ada yang pernah membuktikan >> salah. >> >> 8. Argumentum ad populum : >> Argumen yang digunakan untuk mendapatkan popularitas dengan menggunakan >> issue-issue yang >> sentimental daripada menggunakan fakta atau alasan. >> >> 9. Bandwagon Fallacy : >> Menyimpulkan suatu idea adalah benar hanya karena banyak orang >> mempercayainya demikian. >> Hanya karena sekian banyak orang mempercayai sesuatu tidaklah membuktikan >> atau menyatakan fakta >> mengenai sesuatu. >> >> 10. Circular Reasoning : >> Benda X itu ada karena Buku Y mengatakan demikian. >> Buku Y itu katanya diinspirasikan oleh Benda X. >> >> 11. Confusion of Correlation and Causation : >> Misalnya : >> Anak yang menonton acara kekerasan di TV cenderung untuk menjadi ganas >> ketika ia dewasa. >> Tetapi pertanyaannya, apakah program di TV itu yang menyebabkan kekerasan, >> ataukah anak-anak yang >> berbakat ganas cenderung menonton acara kekerasan di TV ??? >> >> 12. Half Truths : >> Suatu pernyataan yang biasanya ditujukan untuk menipu seseorang dengan >> menyembunyikan sebagian >> fakta / kebenaran. >> >> 13. Communal Reinforcement : >> Suatu proses dimana suatu klaim menjadi suatu kepercayaan kuat melalui >> suatu >> pernyataan yang >> diulang-ulang oleh suatu anggota komunitas. >> Proses ini independent terhadap kebenaran klaim tersebut dan tidak >> didukung >> oleh data empiris yang >> signifikan untuk menggaransi bahwa kepercayaan itu didukung oleh alasan >> yang >> reasonable. >> >> 14. Non-Sequitur : >> Nggak nyambung. >> Suatu kesimpulan yang diambil tidak didasarkan pada suatu premis ataupun >> evidence / fakta. >> >> 15. Post Hoc, Ergo Propter Hoc : >> Itu terjadi sebelumnya, maka itu disebabkan olehnya. >> Semacam non-sequitur, tetapi berdasarkan waktu. >> Misalnya : >> Seseorang menjadi sakit setelah pergi ke Mall, maka Mall adalah sumber >> penyakit. >> Padahal sakitnya tidak disebabkan oleh sesuatu yang ada hubungannya dengan >> kepergiannya ke Mall. >> >> 16. Red Herring : >> Sering terjadi . sang pendebat buru-buru mengalihkan perhatian / subyek >> pembicaraan. >> >> 17. Statistic of Small Number : >> Satu kasus digunakan untuk menjudge keseluruhan. >> Hanya karena suatu kejadian, tidak dapat mewakili kemungkinan >> keseluruhannya. >> >> 18. Straw Man : >> Manusia jerami >> Membuat suatu skenario yang salah image yang menyesatkan, kemudian >> menyerangnya. >> >> 19. Dua Salah Menjadi Benar >> Misalnya : >> Siapakah kamu yang mengatakan saya demikian apabila kamu juga begitu. >> Saya mencoba men-justify apa yang saya lakukan dengan melemparkan >> kesalahan >> yang sama pada Anda >> sebagai teman diskusi saya. >> >> 20. Observational Selection >> Menggembar-gemborkan kejadian yang menguntungkan dan menutupi kejadian >> yang >> merugikan. >> > > > > ------------------------------------ > > Post message: [email protected] > Subscribe : [email protected] > Unsubscribe : [email protected] > List owner : [email protected] > Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links > > > >
------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
