Refleksi : Kepala Daerah adalah wakil presiden alias raja dipertuanagungkan, jadi kalau sang raja senang, kepala daerah pun makmur. Kalau kepala daerah korupsi harus ada keputusan raja untuk diadili, kalau raja senang dengan upeti dari daerah, maka kepala daerah sulit dijerat hukum, kalau pun dijerat itu hanya formalitas saja. Waktu tahanan pendek karena diberikan sebagai cuti jabatan.
http://www.sapos.co.id/index.php/berita/detail/Rubrik/15/18073 Jumat, 6 Mei 2011 Kepala Daerah Harus Perhatikan Rakyatnya Topik dalam Musrembang Nasional SAMARINDA. Peningkatan kesejahteraan rakyat menjadi salah satu topik yang dibahas dalam Musrenbang Nasional di Jakarta beberapa waktu lalu. Seluruh kepala daerah di 33 provinsi dipesankan oleh Presiden agar lebih memberikan perhatian kepada rakyat. "Untuk itulah, program tersebut perlu didukung dengan menciptakan lapangan pekerjaan dan perlu memberikan perhatian pada pembangunan yang berwawasan lingkungan," kata Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak ketika diwawancara beberapa waktu lalu. "Kita harus mencontoh negara-negara maju, seperti China. Disana pembangunan insfrastrukturnya bagus, didukung oleh SDM nya yang memadai. Pemerintah disana sangat memperhatikan rakyatnya," lanjut Gubernur. Terkait peningkatan ekonomi, dari 33 provinsi di Indonesia, Kaltim menduduki posisi ketiga untuk Penanaman Modal Daerah (PMD) dan peringkat lima untuk Penanaman Modal Asing (PMA). Menurut Gubernur, peningkatan prestasi tersebut bisa terus ditingkatkan, dengan pembangunan infrastruktur yang saat ini terus direncanakan, seperti pembangunan free way, jalan trans Kalimantan, pembangunan bandara, dan pembangunan pelabuhan laut. "Saya harapkan daya saing Kaltim akan terus meningkat, seiring rampungnya pembangunan infrastruktur yang akan terus dilakukan. Kalau pembangunan infrastruktur selesai, Kaltim akan maju pesat tetapi harus bersinergi dan seiring sejalan dengan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas," kata Gubernur lagi. Terkait tuntutan rakyat Kaltim terhadap dana perimbangan. Gubernur menganggap itu adalah hal yang wajar dan patut didukung, karena selama ini Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) yang dihasilkan Kaltim mencapai Rp320 trilliun pada 2010, tetapi dana pembangunan yang diberikan ke daerah ini tidak menunjukan rasa keadilan. "Terima kasih kepada rakyat Kaltim yang memiliki kesadaran tinggi menuntut hak politik, tapi tidak anarkis atau memisahkan diri dari NKRI, kita hanya butuh perhatian dan keadilan lebih baik," lanjutnya. (rm-4) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
