* Paus: Semesta Ciptaan Tuhan, Bukan Kecelakaan

*VIVAnews*- Dalil ilmuwan kondang,*Stephen Hawking* 
<http://dunia.vivanews.com/news/read/175774-hawking--tuhan-tidak-menciptakan-semesta>yang
 
menyebut Tuhan tak ada hubungannya dengan penciptaan alam semesta 
disanggah pemimpin umat Katolik, Paus Benediktus.

Paus menyerukan agar umat Kristen dunia menolak ide bahwa alam semesta 
tercipta karena faktor kecelakaan. Kata dia, justru Tuhanlah yang berada 
di balik teori ilmiah kompleks soal penciptaan semesta, termasuk Big Bang.

"Alam semesta bukan sebuah hasil dari kebetulan semata, beberapa orang 
ingin kita percaya hal itu," kata Benediktus, seperti dimuat situs/Irish 
Times/, Jumat, 7 Januari 2011.

"Berkontemplasi tentang penciptaan alam semesta, kita diajak untuk 
membaca banyak pertanda: kebijaksanaan Sang Pencipta dan bahwa Tuhan tak 
pernah berhenti berkreasi, tanpa batas," kata Paus di depan 10 ribu 
orang di Basilika St. Peter.

Meski pernah menyuarakan pendapat tentang evolusi, Paus jarang 
menyinggung topik soal konsep penciptaan semesta, misalnya Big 
Bang--yang diyakini sebagian ilmuwan sebagai penyebab terbentuknya alam 
sekitar 13,7 miliar tahun lalu.

Teori Big Bang telah mendorong para ilmuwan dari European Laboratory for 
Particle Physics (CERN), pusat penelitian nuklir di Jenewa, menubrukkan 
proton dengan kecepatan penuh, untuk mensimulasikan kondisi terciptanya 
alam semesta atau Big Bang mini.

Kaum ateis berpendapat ilmu pengetahuan bisa membuktikan bahwa Tuhan 
tidaklah ada. Namun, Paus mengatakan berbagai teori ilmiah itu punya 
batasan sebab "ia hanya sampai pada suatu titik, tidak berhasil menguak 
arti dari sebuah realitas."

Paus berpendapat, ilmu pengetahuan tentang asal usul dan perkembangan 
alam semesta, juga manusia, tak bertentangan dengan keyakinan atau iman. 
Sains justru meninggalkan banyak pertanyaan tak terjawab.

"Dalam keindahan dunia, dalam misterinya, dalam kebesaran dan 
rasionalitasnya.... biarkan diri kita dibimbing menuju Allah, pencipta 
langit dan bumi," kata Paus.

Benediktus dan pendahulunya Paus Yohanes Paulus telah berupaya 
melepaskan citra gereja sebagai entitas yang anti-ilmu 
pengetahuan--label yang terlanjur melekat sejak gereja mengecam Galileo 
yang mengajarkan Bumi berputar mengelilingi Matahari. (kd)

. VIVAnews

http://teknologi.vivanews.com/news/read/197976-semesta-diciptakan-tuhan--bukan-kecelakan
 



On 10/05/2011 11:26 AM, ttbnice wrote:
>
> PErcuma anda ngomong muter2 soal mana yg benar. Nih ada beritanya Paus 
> yg merehabilitasi nama Galileo.
> http://www.cas.muohio.edu/~marcumsd/p111/lectures/grehab.htm 
> <http://www.cas.muohio.edu/%7Emarcumsd/p111/lectures/grehab.htm>
> Atau mungkin hanya PAus dan ilmuwan saja yg mengakui kebenaran 
> Galileo? Sementara kresten yg lain masih ga mudeng?
>
> *From:* sethiadi <mailto:[email protected]>
> *Sent:* Saturday, May 07, 2011 4:20 PM
> *To:* [email protected] 
> <mailto:[email protected]>
> *Subject:* RE: [Indonesia-Rising] Re: Teori kreasi versus teori evolusi.
>
> Ttbnice:
>
> Ternyata yang benar bumi mengelilingi matahari, dan alkitab bisa 
> salah karena manusia yg bikin.
>
> Stanley:
>
> Saya sudah buat 2 artikel mengenai "Teori Geosentris vs Teori 
> Heliosentris." Yang pertama menunjukkan bahwa tidak benar bahwa 
> matahari adalah pusat alam semesta. Matahari dapat dianggap pusat 
> perputaran bumi dan planet-planet lain mengelilingi matahari. Tetapi 
> menurut astronomi abad ke-20, matahari sendiri dapat dianggap bergerak 
> terhadap bintang-bintang lain. Jadi ditinjau dari alam semesta 
> keseluruhan, matahari sama sekali bukan pusat alam semesta.
>
> Apakah hanya saya yang tarik kesimpulan begitu? Tidak praktis semua 
> astronom zaman sekarang menarik kesimpulan begitu. Saya pernah forward 
> dua artikel orang lain yang menarik kesimpulan begitu. Apa perlu saya 
> forward ulang?
>
> Dalam artikel saya yang kedua, dengan memakai filsafat Berkeley, saya 
> tarik kesimpulan bahwa lebih logis Teori Geosentris daripada Teori 
> Heliosentris. Saya akan forward ulang kedua artikel saya. Seingat saya 
> saya pernah forward kemillis ini. tetapi biarlah saya ulangi sekali 
> lagi dalam posting terpisah.
>
> Salam. Stanley.
>
> *From:*[email protected] 
> [mailto:[email protected]] *On Behalf Of *ttbnice
> *Sent:* Thursday, May 05, 2011 9:56 AM
> *To:* [email protected]
> *Subject:* Re: [Indonesia-Rising] Re: Teori kreasi versus teori evolusi.
>
> Yudas menghianati Yesus agar Yesus dapat melakukan penyelamatan. Jika 
> Yudas tidak berkhianat, Yesus tidak akan disalib, dan misi 
> penyelamatan gagal.
>
> Ini kontradiksi dalam alkitab, yang bisa terjadi karena memang alkitab 
> adalah buatan manusia. Di dalam injil Yudas dikatakan Yudas dibisiki 
> YEsus untuk berkhianat kepada Yesus agar Yesus ditangkap dan 
> disalibkan. Tapi gereja keberatan untuk memasukkan injil Yudas ke 
> dalam alkitab.
>
> Injil Yudas dipercaya dimiliki kelompok Kresten Gnostik yg tumbuh 
> subur di Asia. Artinya lagi, ada berbagai kelompok KResten di masa 
> awal Kresten yg akhirnya harus berpolitik ria di Nicea untuk menjadi 
> satu Kresten.
>
> Kotradiktisi, keputusan gereja, politik, dll menunjukkan banyaknya 
> campurtangan manusia dalam pembentukan alkitab yg kita kenal sekarang.
>
> Poin saya adalah, jika menurut alkitab evolusi adalah salah, bagaimana 
> jika alkitabnya salah? Apakah evolusi bisa menjadi benar? Tolong pikir 
> dalam2.
>
> Ketika Galileo berkata matahari adalah pusat semesta, maka Galileo 
> dikatakan sesat oleh gereja. Ketika ilmu kimia adalah sesat karena 
> dianggap sihir. KEtika mesin cetak gutenberg dilarang karena takut 
> dijadikan pencetakan alkitab dalam jumlah banyak. Ini adalah contoh2 
> bagaimana iptek dan iman pernah bertabrakan.
>
> Dan kali ini iptek dan iman bertabrakan lagi di evolusi.
>
> Anehnya, kenapa iptek selalu yg menang. Dan anehnya lagi kenapa 
> kekrestenan tidak menjadi gugur karenanya?
>
> Ternyata yang benar bumi mengelilingi matahari, dan alkitab bisa 
> salah karena manusia yg bikin. As simple as that...
>
> ALkitab adalah buatan manusia dan bisa salah, justru menurut saya 
> disitulah kekuatannya.
>
> *From:*sethiadi <mailto:[email protected]>
>
> *Sent:*Wednesday, May 04, 2011 1:56 PM
>
> *To:*[email protected] 
> <mailto:[email protected]>
>
> *Subject:*RE: [Indonesia-Rising] Re: Teori kreasi versus teori evolusi.
>
> Saya rasa, saya sudah menjawab semua pertanyaan Anda diposting yang 
> lalu. Soal Yudas tdak pernah Anda kemukakan sebelumnya dan ini tidak 
> ada hubungan dengan topik yang sedang kita bahas ialah soal kreasi 
> versus evolusi. Menurut Anda bagaimana?
>
> Saya sudah tulis Alkitab, menurut saya dan kaum injili sedunia, 
> ditulis oleh manusia berdasarkan Wahyu Allah. Allah, saya percaya, 
> adalah mutlak benar dan tak terbatas.
>
> Tetapi manusia memang terbatas dan bisa salah. Yang meneruskan Alkitab 
> adalah juga manusia yang terbatas. Kini manusia, termasuk Anda dan 
> saya yang terbatas, mau mengerti Wahyu Allah. Jadi memang bisa ada 
> salah pengertian. Tetapi ingat asal mulanya adalah dari Allah, jadi 
> ini jauh lebih tinggi daripada teori dan filsafat manusia yang 
> manapun. Apalagi manusia ateis seperti Stephen Hawking dan banyak 
> evolutionists lain. Hawking sendiri mengakui sebuah teori ilmiah tidak 
> pernah dapat dibuktikan benar. Saya pernah forward tulisan Hawking 
> mengenai ini. Apa perlu saya ulangi?
>
> Salam. Stanley.
>
> *From:*[email protected] 
> [mailto:[email protected]] *On Behalf Of *ttbnice
> *Sent:* Wednesday, May 04, 2011 10:47 AM
> *To:* [email protected]
> *Subject:* Re: [Indonesia-Rising] Re: Teori kreasi versus teori evolusi.
>
> Sebenernya yang menjadi masalah diantara kita adalah alkitab.   Bukan 
> soal kepercayaan kepada Tuhannya.  Karena acuan anda selalu alkitab, 
> sementara saya lebih open mind. Anda belum menjawab saya soal Yudas 
> apakah dia penghianat atau bukan? Ini untuk menguji bagaimana tingkat 
> kebenaran alkitab anda...
>
> Saya pribadi tidak terlalu menyalahkan alkitab, hanya saja saya 
> menerima kalo alkitab bisa salah. Toh yg bikin kan manusia...
>
> *From:*sethiadi <mailto:[email protected]>
>
> *Sent:*Sunday, May 01, 2011 4:08 PM
>
> *To:*[email protected] 
> <mailto:[email protected]>
>
> *Subject:*RE: [Indonesia-Rising] Re: Teori kreasi versus teori evolusi.
>
> Kali ini saya jawab dibawah tulisan Anda saja yah! Soalnya banyak sekali.
>
> Salam. Stanley.
>
> *From:*[email protected] 
> <mailto:[email protected]> 
> [mailto:[email protected]] *On Behalf Of *ttbnice
> *Sent:* Sunday, May 01, 2011 8:24 AM
> *To:* [email protected] 
> <mailto:[email protected]>
> *Subject:* [Indonesia-Rising] Re: Teori kreasi versus teori evolusi.
>
> evolusi ateistik? Bagaimana dengan Allah menciptakan evolusi?
>
> Stanley:
>
> Allah memang menciptakan alam semesta seperti menurut evolusi. Tetapi 
> evolusi dalam waktu enam hari, enam hari yang ada petangnya dan ada 
> paginya. allah tidak butuh milyaran tahun untuk menciptakan alam 
> semesta termasuk manusia. Bumi yang "Belum berbentuk dan kosong pada 
> Kejadian 1:2 tela menjadi "sangat baik" dalam Kejadian 1:31.
>
> Para ateis sendiri mengakui bahwa teori evolusi mendukung ateisme. 
> Saya pernah forward pendapat Ricard Dawkins bukan? Alla tidak pernah 
> menciptakan evolusi yang perlahan-perlahan dalam waktu 15 milyar tahun 
> seperti dikhayalkan Stephen Hawking.
>
>
>
> Yang perlu anda ingat penciptaan tidak selalu menghasilkan obyek. Tapi 
> bisa juga sebuah proses atau sebuah disain. Bahkan pemahaman begini 
> bisa menyesatkan. Saya kasih contoh manusia. Apakah Tuhan menciptakan 
> setiap manusia?
>
> Stanley:
>
> Allah menciptakan hukum alam. Setelah 6 hari penciptaan, semua 
> berjalan menurut hukum alam yang diletakkan Allah, kecuali kalau Allah 
> bertindak. Jadi kelahiran manusia pada umumnya menurut hukum alam. 
> Tetapi Pencipta alam semesta bisa saja mengadakan pengecualian seperti 
> kelahiran Yesus Kristus.
>
>
>
> Padahal jelas sekali manusia muncul akibat pembuahan sel telur si 
> nyokap oleh sperma bokap. Lalu menjadi zygot dst. Sama sekali ga ada 
> urusan Tuhan disini. Kalau menurut anda ada penciptaan, di sebelah 
> mananya dan kapan??
>
>
>
> Stanley:
>
> Lihat diatas.
>
>
> Kelebihan lainnya, kalo si bayi cacat, maka Tuhan ga ikut disalahkan.
>
> Stanley:
>
> Semua yang terjadi dialam semesta terjadi atas izin Allah, termasuk 
> bayi yang cacat.
>
>
>
> Allah itu bagi saya tak terdefinisi. Apa perannya ya saya ga tau. 
> Sebagai orang teknik, tau dong arti tak terdefinisi.
>
> Stanley:
>
> Saya juga tidak tahu dari diri saya sendiri. Tetapi kita bisa tahu 
> kalau Allah yang beritahu manusia, Allah itu seperti apa. Dan melalui 
> Alkitab memang Allah beritahu manusia. Dalam Kejadian 1:1 Allah 
> berFirman : "Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi." Dari 
> sini saya tahu bahwa yang pertama dicipatkan Allah adalah langit dan 
> bumi, bukan big bang. Bumi sangat istimewa, Allah menciptakan bumi 
> untuk kehidupan. Bukan terjadi secara kebetulan setelah big bang. Itu 
> kata Stephen Hawking, bukan Allah.
>
>
>
> Apa yg terjadi dengan alam semesta ga pernah saya kait2kan dengan 
> Tuhan. Baca aja berbagai teori, kalo cocok, ya anggap aja bener 
> begitu, sampe ada bantahan yg lebih valid lagi.
>
> Stanley:
>
> Saya selalu kaitkan dengan Allah. Mengapa saya tulis ini? Karena saya 
> mau dan diizinkan Allah.
>
>
>
> Lagian Yesus sendiri ga pernah bahas soal penciptaan kok selama 
> hidupnya. Hukum yg terutama kresten adalah kasih, bukan penciptaan. 
> Dan ga pernah disebut kalo ga percaya penciptaan, bakal masuk neraka 
> hehehehe
>
> Stanley:
>
> Saya juga tidak pernah bilang kalau tidak percaya penciptaan bakal 
> masuk neraka. Yang saya persoalkan adalah bagaimana dan bilamana alam 
> semesta terjadi.
>
>
>
> --- In [email protected] 
> <mailto:Indonesia-Rising%40yahoogroups.com>, "sethiadi" 
> <ssethiadi@...> wrote:
> >
> > Saya baru saja kirim posting kemillis lain soal kekacauan di-Vatican 
> soal
> > asal mula alam semesta termasuk manusia. Itu karena mereka mau 
> kompromikan
> > Alkitab dengan teori evolusi. Menurut saya yang konsekwen hanya dua.
> >
> >
> >
> > 1. Teori evolusi ateistik
> >
> > 2. Teori kreasi teistik.
> >
> >
> >
> > Lainnya kacau. Anda percaya teori evolusi, tetapi Anda juga percaya ada
> > Allah. Coba terangkan proses dari tidak ada apa-apa sampai zaman 
> sekarang,
> > kalau anda bisa. Apa peran Allah dalam teori Anda?
> >
> >
> >
> > Mengenai Alkitab, saya tahu ada beberapa pandangan. Pandangan saya 
> adalah
> > Alkitab ditulis manusia dalam bahasa manusia, atas Wahyu dari Allah.
> >
> > Menurut Anda Alkitab itu apa?
> >
> >
> >
> >
> >
> > Salam. Stanley.
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > From: [email protected] 
> <mailto:Indonesia-Rising%40yahoogroups.com>
> > [mailto:[email protected] 
> <mailto:Indonesia-Rising%40yahoogroups.com>] On Behalf Of ttbnice
> > Sent: Friday, April 29, 2011 4:43 PM
> > To: [email protected] 
> <mailto:Indonesia-Rising%40yahoogroups.com>
> > Subject: [Indonesia-Rising] Re: Teori kreasi versus teori evolusi.
> >
> >
> >
> >
> >
> > Kan udah saya bilang ga ada kebenaran absolut, semuanya relatif. Menurut
> > saya benar artinya ya benar menurut saya.
> >
> > Saya ga perlu foto saat ibu saya brojolin saya untuk buktiin bahwa 
> siapa ibu
> > saya adalah sebuah kebenaran. Cukup2 kata2 ayah saya dijadikan kebenaran
> >
> > Demikian juga soal bigbang, ga perlu saya idup dijaman itu kalo 
> rasio saya
> > berhasil diyakinkan sama HAwking.
> >
> > Kalo salah? ya saya berubah pikiran. Demikian juga jika ternyata 
> ayah saya
> > berbohong soal ibu saya. Ya terima fakta baru.
> >
> > Masalahnya ide2 Morris belum meyakinkan saya...
> >
> > Manusia mendapat wahyu? Coba baca2 lagi deh konsili di Nicea. Bagaimana
> > sebuah keputusan berdasarkan politik. Bukan wahyu Allah.
> >
> > Coba jawab pertanyaan saya, apakah Yudas penghianat atau bukan?
> >
> > --- In [email protected] 
> <mailto:Indonesia-Rising%40yahoogroups.com>
> > <mailto:Indonesia-Rising%40yahoogroups.com> , "sethiadi" <ssethiadi@>
> > wrote:
> > >
> > > Ttbnice:
> > >
> > > Meski saya Kresten, kalo Hawking benar, ya akan saya bela daripada si
> > Moris.
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > Stanley:
> > >
> > > Bagaimana kalau Hawking salah? Apa Anda bela juga? Darimana Anda 
> tahu ia
> > > benar atau salah? Apakah Anda sudah ada waktu terjadi big bang? Apakah
> > Anda
> > > lihat sendiri? Tidak bukan? Umat manusia belum ada waktu itu 
> bukan? Kalau
> > > betul terjadi big bang, maka hanya Allah yang melihatnya, bahkan Allah
> > yang
> > > membuatnya. Tetapi Allah tidak bilang begitu.
> > >
> > >
> > >
> > > Memang Alkitab ditulis oleh manusia, tetapi manusia yang dapat 
> Wahyu dari
> > > Allah. Dan Allah berFirman melalui Alkitab :"Pada mulanya.......".
> > >
> > > Stephen Hawking adalah ateis. Ia mengarang teori yang mendukung 
> ateisme.
> > > Sedangkan Moris percaya guru yang paling hebat ialah Allah sendiri.
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > Salam. Stanley.
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > From: [email protected] 
> <mailto:Indonesia-Rising%40yahoogroups.com>
> > <mailto:Indonesia-Rising%40yahoogroups.com>
> > > [mailto:[email protected] 
> <mailto:Indonesia-Rising%40yahoogroups.com>
> > <mailto:Indonesia-Rising%40yahoogroups.com> ] On Behalf Of ttbnice
> > > Sent: Friday, April 29, 2011 11:15 AM
> > > To: [email protected] 
> <mailto:Indonesia-Rising%40yahoogroups.com>
> > <mailto:Indonesia-Rising%40yahoogroups.com>
> > > Subject: Re: [Indonesia-Rising] Teori kreasi versus teori evolusi.
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > Boleh 2 aja ada yg berteori big bang, big squeeze atau big mac. 
> Meskipun
> > > big bang saat ini banyak pendukungnya, bukan berarti big squeeze pasti
> > > salah. Yang penting tetap buka pikiran anda.
> > >
> > >
> > >
> > > Alam semesta berekspansi bisa saja suatu saat digugurkan atau 
> sebaliknya
> > > diperkuat. Bagi saya ga masalah. Asalkan diperkuat atau digugurkannya
> > bukan
> > > gara2 Tuhan. Meski saya Kresten, kalo Hawking benar, ya akan saya bela
> > > daripada si Moris.
> > >
> > >
> > >
> > > Sama seperti Yesus yg lebih membela Maria si pelacur daripada para 
> pendeta
> > > Yahudi. Kebebasan pikiran saya sama seperti YEsus yg melabrak kaidah2
> > dasar
> > > agama Yahudi yg dianutnya.
> > >
> > >
> > >
> > > Itu Krestennya saya.
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > From: sethiadi <mailto:ssethiadi@>
> > >
> > > Sent: Friday, April 29, 2011 3:08 AM
> > >
> > > To: [email protected] 
> <mailto:Indonesia-Rising%40yahoogroups.com>
> > <mailto:Indonesia-Rising%40yahoogroups.com>
> > >
> > > Subject: RE: [Indonesia-Rising] Teori kreasi versus teori evolusi.
> > >
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > Prinsip evolusi adalah uniformitas.
> > >
> > > Karena suatu proses pada saat ini begitu, maka dianggap ia selamanya
> > begitu.
> > > Karena Edwin Hubble pada tahun 1929 observir bahwa galaksi-galaksi 
> saling
> > > menjauh maka dianggap ia selamanya menjauh. George Gamow pada 
> tahun 1948
> > > tarik kesimpulan bahwa seratus tahun yang lalu ia menjauh, seribu 
> tahun,
> > > sejuta tahun, semilyar tahun, 3.2 milyar tahun ia berkumpul dalam 
> suatu
> > big
> > > squeeze. Sebetulnya istilah "big bang" bukan berasal dari Gamow. 
> Istilah
> > itu
> > > berasal dari Fred Hoyle seorang astronom pendukung "Steady State 
> theory"
> > > dari Aristoteles.
> > >
> > > Limits of natural laws.
> > >
> > > Dalam alam semesta ini untuk proses-proses yang dapat diamati ada 
> batas,
> > ada
> > > limits. Umpama seseorang sebut saja namanya George, sudah sepuluh 
> tahun
> > > lebih tidak pernah lari. Suatu hari ia dengar ceramah seorang akhli
> > > kesehatan bahwa lari itu sehat. Besoknya ia mulai lari. Mula-mula 
> hanya 10
> > > km/jam. Setelah seminggu ia bisa lari dengan kecepatan 12 km/jam, naik
> > 20%.
> > > Apakah setiap minggu ia bisa pecahkan rekordnya sebanyak 20%? 
> Tentu tidak
> > > bukan? Walaupun ia berlati setahun, ia tidak bisa lebih cepat dari 30
> > km.jam
> > > umpamanya. Limitnya adalah 30m/jam. Anda bisa ambil banyak contoh lain
> > dalam
> > > alam semesta ini.
> > >
> > > Para astronom dapat observasi pergerakan galaxy dari tahun 1929 
> ketahun
> > > 1948. Tetapi mereka tidak mungkin observasi sebelum 1929 karena mereka
> > belum
> > > tahu. Apakah prinsip expansi itu dapat danggap sama seratus tahun yang
> > lalu?
> > > apakah bisa seribu, sejuta, semillyar, 3,2 milyar tahun yang lalu?
> > Bagaimana
> > > kalau Allah belum ciptakan alam semesta 10.000 tahun yang lalu? 
> Bukankah
> > > perhitungan para astronom itu jadi salah?
> > >
> > > Stephen Hawking tidak percaya ada Allah. Jadi ia dengan bebas 
> khayalkan
> > > expansi itu. Ia berkata pada tahun 1988 bahwa "big bang" dimulai 
> 15 milyar
> > > tahun yang lalu. H.M. Morris percaya ada Allah pencipta. Ia berkata,
> > > berdasarkan Alkitab, alam smesta diciptakan Allah kurang dari 
> 10.000 tahun
> > > yang lalu.
> > >
> > > Anda sebagai orang Kristen harus pilih. Percaya si-ateis Stephen 
> Hawking
> > > atau si-Kristen H.M. Morris. Silahkan pilih.
> > >
> > > Salam. Stanley.
> > >
> > > From: [email protected] 
> <mailto:Indonesia-Rising%40yahoogroups.com>
> > <mailto:Indonesia-Rising%40yahoogroups.com>
> > > [mailto:[email protected] 
> <mailto:Indonesia-Rising%40yahoogroups.com>
> > <mailto:Indonesia-Rising%40yahoogroups.com> ] On Behalf Of ttbnice
> > > Sent: Thursday, April 28, 2011 12:51 PM
> > > To: [email protected] 
> <mailto:Indonesia-Rising%40yahoogroups.com>
> > <mailto:Indonesia-Rising%40yahoogroups.com>
> > > Subject: Re: [Indonesia-Rising] Teori kreasi versus teori evolusi.
> > >
> > >
> > >
> > > Masuk akalnya burung Finch berasal dari satu nenek moyang ternyata 
> bisa
> > > menjawab berbagai pertanyaan, seperti: kenapa ada kelompok2 binatang?
> > > (dimana satu kelompok memiliki fisik dan sifat yg hampir sama), 
> bagaimana
> > > binatang menyebar, kenapa bintang yg terisolasi memiliki keunikan, 
> kenapa
> > > burung yg tinggal di daerah tanpa predator menjadi ga bisa 
> terbang, dll.
> > >
> > > Big bang diperolah dari pemikiran yg sangat sederhana. Ketika semua
> > bintang
> > > bergerak saling menjauh, artinya "dulunya" bintang berasal dari satu
> > titik.
> > > Tinggal hitung berapa kecepatan ekspansinya, bisa di dapat kapan 
> titik nol
> > > nya. Titik nol inilah yg disebut big bang.
> > >
> > > Paling tidak, Darwin dan Hubble melakukan tindakan ilmiah yang paling
> > dasar,
> > > yaitu observasi. Dan paling tidak teori Darwin dan Hubble ternyata
> > didukung
> > > dengan berbagai bidang ilmu lain di kemudian hari.
> > >
> > > From: sethiadi <mailto:ssethiadi@>
> > >
> > > Sent: Thursday, April 28, 2011 3:49 AM
> > >
> > > To: [email protected] 
> <mailto:Indonesia-Rising%40yahoogroups.com>
> > <mailto:Indonesia-Rising%40yahoogroups.com>
> > >
> > > Cc: [email protected] <mailto:fordian%40yahoogroups.com> 
> <mailto:fordian%40yahoogroups.com> ;
> > [email protected] 
> <mailto:sola-scriptura%40yahoogroups.com> 
> <mailto:sola-scriptura%40yahoogroups.com> ;
> > > [email protected] 
> <mailto:debat-alkitab%40yahoogroups.com> 
> <mailto:debat-alkitab%40yahoogroups.com> ;
> > [email protected] 
> <mailto:spiritual-world%40googlegroups.com> 
> <mailto:spiritual-world%40googlegroups.com>
> > ;
> > > [email protected] <mailto:sttrii%40yahoogroups.com> 
> <mailto:sttrii%40yahoogroups.com>
> > >
> > > Subject: [Indonesia-Rising] Teori kreasi versus teori evolusi.
> > >
> > >
> > >
> > > Darwin dalam tournya ke Galapagos, melihat burung finch dengan 
> berbagai
> > > variasi. Ada yang parunya panjang, ada yang paruhnya pendek dll. 
> Ia tarik
> > > kesimpulan bahwa "masuk akal" bahwa semua burung finch itu berasal 
> dari
> > satu
> > > pasang burung finch. Belakangan ia tarik kesimpulan semua makhluk 
> hidup
> > > didunia ini berasal dari satu species. Evolusionis lain tarik 
> kesimpulan
> > > species berasal dari zat mati.
> > >
> > > Pada tahun 1929 seorang astronom Hubble, mengamati bahwa galaxy-galaxy
> > > salaing menjauh satu sama lain berdasarkan red shift phenomena. George
> > Gamow
> > > sekitar tahun 1948 menulis alam semesta ini berasal dari big bang
> > kira-kira
> > > 3.2 milyar tahun yang lalu. Pada tahun 1988 Stephen Hawking 
> menulis buku
> > > yang berjudul "A brief history of Time." Isinya mengatakan alam 
> semesta
> > ini
> > > berasal dari big bang 15 milyar tahun yang lalu.
> > >
> > > Dari variasi burung Finch yang dapat diamati oleh semua orang, para
> > > evolusionis tarik kesimpulan semua makhluk hidup berasal dari satu
> > species.
> > >
> > > Dari observasi Hubble mengenai red shift antar galaxy ditarik 
> kesimpulan
> > > seluruh jagad raya ini berasal dari big bang.
> > >
> > > Jadi teori evolusi sekarang menjadi alam semesta mulai dari big 
> bang. Zat
> > > mati berevolusi jadi satu species sederhana (protoplasma?) Kemudian
> > > berevolusi jadi alam semesta seperti sekarang ini.
> > >
> > > Itulah teori evolusi secara sangat singkat.
> > >
> > > Bandingkan dengan kisah penciptaan menurut Alktab. "Pada mulanya
> > > Allah.................."
> > >
> > > Yang mana menurut Anda lebih "Masuk akal"? Bukti empiris tidak ada.
> > >
> > > Salam. Stanley.
>



[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke