Refleksi : Apakah tidak lebih baik para santri  ini menjadi magang di Arab 
Saudia daripada di Jepang? Kalau magang di Arab Saudia bisa menjadi benar-benar 
orang suci, sedangkan Jepang adalah negeri kafir. Banyak godaan yang mudah 
menyabkan para santri dimurtadkan dan lebih berbahaya dan lebih cepat menjadi 
murtad  dari pada melalui Indomie yang dibagi-bagikan kepada korban bencana 
alam.  Selain itu Jepang sebagai negeri kafir, mayoritas penduduknya makan 
daging babi. Di Jepang ada  juga Seythan al Iblis berbahaya, yaitu radio aktif 
Fukushima.

http://www.antaranews.com/berita/258952/menakertrans-kirim-100-santri-magang-di-jepang

Menakertrans Kirim 100 Santri Magang di Jepang 
Selasa, 17 Mei 2011 21:35 WIB | 1066 Views

 
Muhaimin Iskandar. (ANTARA)

Surabaya (ANTARA News) - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Muhaimin 
Iskandar menjanjikan akan mengirimkan 100 santri Jatim untuk magang kerja di 
Jepang.

"Untuk Jatim, kami sudah menyeleksi 300 santri dan hanya 68 santri yang lolos 
seleksi, tapi direncanakan untuk dikirim 100 santri untuk magang di Jepang," 
katanya di Surabaya, Selasa malam.

Ia mengemukakan hal itu saat membuka pelatihan kewirausahaan berbasis pesantren 
bagi 225 santri di Gedung PWNU Jatim yang dihadiri Ketua Umum PBNU KH Said Aqil 
Siradj.

Dalam acara yang juga dihadiri Kepala Disnakertrans Jatim Harry Soegiri itu, 
Menakertrans menjelaskan kerja sama pelatihan wirausaha bagi santri dan 
pengiriman santri untuk magang ke Jepang merupakan bagian dari kerja sama 
Kemenakertrans dengan PBNU.

"Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama Kemenakertrans dengan 
PBNU. Kami sudah melaksanakan di Jabar dan Jateng, maka sekarang di Jatim," 
katanya, didampingi Wakil Rais Syuriah PWNU KH Agoes Ali Masyhuri dan Ketua 
PWNU KH Mutawakkil Alallah.

Menurut Muhaimin yang juga Ketua Umum DPP PKB itu, pelatihan wirausaha bagi 
santri yang berbasis ICT itu merupakan upaya Kemenakertrans untuk melakukan 
"link" antara pesantren dengan dunia kerja.

"Saya pernah bertanya ke (Pesantren) Lirboyo, ternyata mereka memiliki 10 
ribu-an santri dan hanya 1.000-an yang menjadi kiai, sehingga 9.000-an santri 
akan menjadi tenaga kerja di masyarakat," katanya.

Namun, 116 juta tenaga kerja yang ada saat ini tercatat 47,5 persen di 
antaranya masih berpendidikan setara sekolah dasar (SD), sehingga mereka belum 
mampu mengangkat perekonomian keluarga dan masyarakat secara umum.

"Karena itu, kami mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja 
serta pengiriman tenaga kerja untuk magang di negara lain. Kami juga memiliki 
program trasnmigrasi pesantren dan pengiriman dai pesantren ke kawasan 
transmigrasi," katanya.

Oleh karena itu, katanya, pihaknya membutuhkan dukungan masyarakat, termasuk 
NU. "Saat bertemu dengan PBNU, Presiden sudah memerintahkan para menteri untuk 
bekerja sama dengan PBNU guna mempercepat pembangunan," katanya.

Dalam kesempatan itu, Muhaimin Iskandar juga menyerahkan bantuan dari 
Kemenakertrans dan Jamsostek serta "corporate service responsibility" (tanggung 
jawab sosial) dari Bank Mandiri dan PT Kalbe Farma.

Sebelumnya, Muhaimin menghadiri walimatul khitan dari putra pengurus DPP PKB HM 
Anwar Rachman SH MH yakni Azmy Hawari Sunny AR di Masjid Nasional Al Akbar 
Surabaya.(*)

(T.E011/M027) 
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2011

Berita Terkait
  a.. KBRI Singapura: Korban Tewas Bernama Ruliyawati
  b.. Setiap Bulan Kemensos Tangani 40 Kasus TKI
  c.. Calon TKI Harus Waspadai Perekrutan Ilegal
  d.. Lowongan Luar Negeri Kurang Diminati 
  e.. Satpol PP Bone Diminta Perbaiki Kualitas Kerja


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke