Boleh belajar kemana saja berarti belajar pada orang jahat pun tida apa-apa..

Selain itu mungkin nabi tidak tahu bahwa di Cina itu orang makan daging babi 
dan lemak babi dipakai untuk masak makanan.

  ----- Original Message ----- 
  From: PAREWA 
  To: [email protected] 
  Sent: Wednesday, May 18, 2011 2:57 PM
  Subject: Re: [proletar] Menakertrans Kirim 100 Santri Magang di Jepang


    
  Kata "Cina" itu sama dgn gaya bahasa "sebagian untuk menujukan seluruh" 
(totem pro parte??). Jadi artinya "belajar ilmu kemana saja dimana ilmu 
berkembang". Tentu saja ilmu yg baik2, bukan ilmu yg menyebabkan kesengsaraan 
dan penderitaan di muka bumi. "Allah melaknat manusia yang membuat kerusakan di 
muka bumi" (Qs). 

  --- Pada Rab, 18/5/11, sunny <[email protected]> menulis:

  Dari: sunny <[email protected]>
  Judul: Re: [proletar] Menakertrans Kirim 100 Santri Magang di Jepang
  Kepada: [email protected]
  Tanggal: Rabu, 18 Mei, 2011, 7:50 PM

   

  Cina dan Jepang berbeda. Mungkin sekali nabi tidak tahu dimana letak Jepang 
dan pulau Jawa.

  ----- Original Message ----- 

  From: PAREWA 

  To: [email protected] 

  Sent: Wednesday, May 18, 2011 2:36 PM

  Subject: Bls: [proletar] Menakertrans Kirim 100 Santri Magang di Jepang

  Oooh bagus itu. 

  Hadist Nabi "Tuntutlah ilmu dari buayan hingga ke liang lahat" dan "tuntutlah 
ilmu hingga ke negeri cina". 

  Qs mengatakan "diciptakan manusia bersuku-suku/berbangsa2/etnis untuk saling 
kenal mengenal" (saling belajar satu sama lain). Dan Hadist Nabi "tidak lebih 
baik orang arab dibanding bukan arab. Yg membedakan manusia adalah imannya 
(bukan etnis/ras nya)"

  --- Pada Rab, 18/5/11, sunny <[email protected]> menulis:

  Dari: sunny <[email protected]>

  Judul: [proletar] Menakertrans Kirim 100 Santri Magang di Jepang

  Kepada: [email protected]

  Tanggal: Rabu, 18 Mei, 2011, 2:03 PM

  Refleksi : Apakah tidak lebih baik para santri ini menjadi magang di Arab 
Saudia daripada di Jepang? Kalau magang di Arab Saudia bisa menjadi benar-benar 
orang suci, sedangkan Jepang adalah negeri kafir. Banyak godaan yang mudah 
menyabkan para santri dimurtadkan dan lebih berbahaya dan lebih cepat menjadi 
murtad dari pada melalui Indomie yang dibagi-bagikan kepada korban bencana 
alam. Selain itu Jepang sebagai negeri kafir, mayoritas penduduknya makan 
daging babi. Di Jepang ada juga Seythan al Iblis berbahaya, yaitu radio aktif 
Fukushima.

  
http://www.antaranews.com/berita/258952/menakertrans-kirim-100-santri-magang-di-jepang

  Menakertrans Kirim 100 Santri Magang di Jepang 

  Selasa, 17 Mei 2011 21:35 WIB | 1066 Views

  Muhaimin Iskandar. (ANTARA)

  Surabaya (ANTARA News) - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Muhaimin 
Iskandar menjanjikan akan mengirimkan 100 santri Jatim untuk magang kerja di 
Jepang.

  "Untuk Jatim, kami sudah menyeleksi 300 santri dan hanya 68 santri yang lolos 
seleksi, tapi direncanakan untuk dikirim 100 santri untuk magang di Jepang," 
katanya di Surabaya, Selasa malam.

  Ia mengemukakan hal itu saat membuka pelatihan kewirausahaan berbasis 
pesantren bagi 225 santri di Gedung PWNU Jatim yang dihadiri Ketua Umum PBNU KH 
Said Aqil Siradj.

  Dalam acara yang juga dihadiri Kepala Disnakertrans Jatim Harry Soegiri itu, 
Menakertrans menjelaskan kerja sama pelatihan wirausaha bagi santri dan 
pengiriman santri untuk magang ke Jepang merupakan bagian dari kerja sama 
Kemenakertrans dengan PBNU.

  "Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama Kemenakertrans dengan 
PBNU. Kami sudah melaksanakan di Jabar dan Jateng, maka sekarang di Jatim," 
katanya, didampingi Wakil Rais Syuriah PWNU KH Agoes Ali Masyhuri dan Ketua 
PWNU KH Mutawakkil Alallah.

  Menurut Muhaimin yang juga Ketua Umum DPP PKB itu, pelatihan wirausaha bagi 
santri yang berbasis ICT itu merupakan upaya Kemenakertrans untuk melakukan 
"link" antara pesantren dengan dunia kerja.

  "Saya pernah bertanya ke (Pesantren) Lirboyo, ternyata mereka memiliki 10 
ribu-an santri dan hanya 1.000-an yang menjadi kiai, sehingga 9.000-an santri 
akan menjadi tenaga kerja di masyarakat," katanya.

  Namun, 116 juta tenaga kerja yang ada saat ini tercatat 47,5 persen di 
antaranya masih berpendidikan setara sekolah dasar (SD), sehingga mereka belum 
mampu mengangkat perekonomian keluarga dan masyarakat secara umum.

  "Karena itu, kami mengadakan pelatihan untuk meningkatkan kualitas tenaga 
kerja serta pengiriman tenaga kerja untuk magang di negara lain. Kami juga 
memiliki program trasnmigrasi pesantren dan pengiriman dai pesantren ke kawasan 
transmigrasi," katanya.

  Oleh karena itu, katanya, pihaknya membutuhkan dukungan masyarakat, termasuk 
NU. "Saat bertemu dengan PBNU, Presiden sudah memerintahkan para menteri untuk 
bekerja sama dengan PBNU guna mempercepat pembangunan," katanya.

  Dalam kesempatan itu, Muhaimin Iskandar juga menyerahkan bantuan dari 
Kemenakertrans dan Jamsostek serta "corporate service responsibility" (tanggung 
jawab sosial) dari Bank Mandiri dan PT Kalbe Farma.

  Sebelumnya, Muhaimin menghadiri walimatul khitan dari putra pengurus DPP PKB 
HM Anwar Rachman SH MH yakni Azmy Hawari Sunny AR di Masjid Nasional Al Akbar 
Surabaya.(*)

  (T.E011/M027) 

  Editor: Ruslan Burhani

  COPYRIGHT © 2011

  Berita Terkait

  a.. KBRI Singapura: Korban Tewas Bernama Ruliyawati

  b.. Setiap Bulan Kemensos Tangani 40 Kasus TKI

  c.. Calon TKI Harus Waspadai Perekrutan Ilegal

  d.. Lowongan Luar Negeri Kurang Diminati 

  e.. Satpol PP Bone Diminta Perbaiki Kualitas Kerja

  [Non-text portions of this message have been removed]

  [Non-text portions of this message have been removed]

  [Non-text portions of this message have been removed]

  [Non-text portions of this message have been removed]



  

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke