mas, ini ayat apa yang kau angkat itu ? --- In [email protected], "ndeboost" <rambitesemak@...> wrote: > > Tuhan ALLAH telah bersumpah demi kekudusan-Nya: sesungguhnya, akan > datang masanya bagimu, bahwa kamu diangkat dengan kait dan yang > tertinggal di antara kamu dengan kail ikan. > --- In [email protected], "sunny" <ambon@> wrote: > > > > Refl: Apakah Partai Demokrati pernah berjanji akan praktik bersih suci > murni?? > > > > Tidak ada partai politik NKRI yang mau berjanji atau bersumpah di > bawah kitab agama sucinya untuk berpraktek bersih, alasan utamanya ialah > janji demikian akan merugikan diri sendiri. > > > > > http://www.pedomannews.com/opini/berita-opini/politik/3174-praktik-kotor\ > -partai-demokrat > > > > Praktik Kotor Partai Demokrat > > Jumat, 13 Mei 2011 10:44 > > Oleh: Jusuf Suroso > > > > Raut wajah Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono saat membuka pertemuan > puncak bisnis ASEAN-UE, di Jakarta nampak tidak cerah seperti kelelahan. > Bukan karena sibuk "ngurusin" negara, lebih karena sepanjang tahun > 2009-2011 terus didera berbagai persoalan, mulai dari kriminalisasi > Pimpinan KPK, skandal Bank Century, isu-isu sekitar Setgab-Koalisi, hak > angket mafia pajak, raibnya 61 surat permohonan izin pemeriksaan pejabat > yang diduga korupsi dari Kejaksaan Agung dan terakhir dugaan > keterlibatan Bendahara Umum Partai Demokrat Nazaruddin, dalam skandal > suap dengan terdakwa Wafid Muharam, Sekjen Kementerian Pemuda dan Olah > Raga. > > > > > > SBY, tentu saja bermuram durja. Pasalnya berbagai kasus skandal diatas > menyeret kader dan petinggi Partai Demokrat. Adakah kaitanya dengan > penghimpunan dana partai ? Partai yang ia bina dan mengantarkannya dua > periode duduk di singgasana Istana Merdeka. Boleh jadi SBY tidak tahu > atau berpura-pura tidak tahu sumber dana Partai Demokrat yang tampil > luar biasa dalam pemilu 2009 lalu. Dari Sabang sampai Merauke dipenuhi > bendera partai dari ukuran, bahan dan kualitas cetakan sama. Belum > pernah terjadi sepanjang sejarah pemilu di negeri ini. Golkar pun yang > pernah berkuasa lebih dari 30 tahun dan memenangi 7 kali pemilu tidak > bisa tampil seperti itu. Dengan kata lain ada mobilisasi dana yang luar > biasa besarnya dalam partai ini. > > > > Pertanyaan sederhana, dari mana sumber dana itu ? Kalau jawabnya dari > iuran anggota. Siapa yang percaya. Sementara, kalau mau ikut kampanye > saja harus di ongkosi atau dibayarin. Katakanlah partai bisa menarik > iuran anggota, tetapi untuk mengongkosi Sekretariat Partai di daerah > masing-masing tak akan cukup. Mungkin sumbangan dari pengusaha. Namanya > pengusaha setiap kali mengeluarkan dana selalu dengan perhitungan untung > rugi atau kalau nyumbang dapat apa. Praktek inilah yang sedang terjadi > dan akan terus berlangsung selama partai ini berkuasa. > > > > Praktek-praktek seperti inilah yang kemudian melahirkan skandal tadi, > melahirkan pengusaha "lorong hitam" seperti dalam kasus pembangunan > wisma atlet SEA Game ke 26 di Palembang itu. Besar kemungkinan ngototnya > Ketua DPR Marzuki Ali (Partai Demokrat) untuk menggolkan proyek > pembangunan gedung baru DPR, patut diduga ada persekongkolan semacam > itu. Lagi-lagi melibatkan orang-orang, politisi dan pengusaha langganan > Partai Demokrat. Salah satu peserta tender pembangunan gedung DPR itu > PT.DGI adalah pemenang tender pembangunan wisma atlet SEA Game dan salah > satu direkturnya Mohammad el-Idris kini ditahan KPK (Komisi > Pemberantasan Korupsi) terlibat skandal suap bersama Wafit Muharam. > > > > Pengusaha Mindo Rosa Manulang yang tertangkap basah penyidik KPK > bersama Mohammad el-Idris dan Wafid Muharam, mengaku bahwa Nazaruddin, > Bendahara Umum Partai Demokrat adalah bosnya. Namun Nazaruddin > membantah, tidak punya staf yang namanya Rosa (Tempo edisi 2-8 Mei > 2011). Bisa benar dan tidak, yang dimaksud bos disini tidak selalu ada > hubungan kerja secara langsung. Panggilan bos, apakah itu dalam partai, > dunia usaha maupun organisasi mafia, adalah seseorang yang memiliki > otoritas tertentu. Posisi Nazaruddin sebagai Bendahara Umum dan Anggota > DPR cukup meyakinkan dan layak dipanggil bos.. > > > > Nampaknya "gigitan" Rosa Manulang cukup menyengat. Itu sebabnya para > pihak yang berkepentingan dalam kasus ini berusaha keras bagaimana > meredam "nyanyian" Rosa dihadapan penyidik KPK untuk melokalisir kasus > ini. Melalui tekanan bila perlu disertai ancaman, baik melalui pengacara > Rosa maupun keluarganya. Termasuk bagaimana menggarap KPK, agar arah > penyidikan skandal ini terbatas pada tiga orang yang tertangkap basah > itu saja. Pekerjaan rumah para aktivis anti korupsi untuk terus menerus > memelototi kinerja KPK. > > > > > > Apapun yang terjadi kasus ini membuat para petinggi Partai Demokrat > termasuk Presiden SBY, Menpora Andi Malarangeng, Marzuki Ali dan > kawan-kawan tidak bisa tidur nyenyak. Soal terbukti atau tidak, aroma > tak sedap yang terhembus dari Partai Demokrat cukup mengganggu. > Memastikan bahwa partai biru ini terlibat praktek kotor, menjadi > kumpulan para mafia proyek dan pemburu rente. Sejarah mencatat tingkah > laku dan sepak terjang kader Partai Demokrat bukan hanya tidak terpuji, > tetapi kotor dan menjijikan. Selalu hadir dibalik berbagai skandal > seperti tersebut diatas. Jikalau demikian makin sulit, manakala bangsa > ini bersama Partai Demokrat menemukan kembali Indonesia yang bersih dan > bebas dari korupsi. > > > > (Jusuf Suroso, Peneliti Politik di Lembaga Riset Soegeng Sarjadi > Syndicate) > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] >
------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
