Kecenderungan untuk TV 3D masa depan tampaknya akan lebih banyak lari kearah teknologi LED LCD dikarenakan pemakaian dayanya yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan plasma. Sekarang harga TV 3D ukuran 40 inci semakin mendekati AS$ 1000 dengan yang ukuran 55 inci harganya masih sedikit diatas A$ 2000. Jika membeli sekarang akan rugi karena teknologinya masih berevolusi, sementara program TV untuk 3D masih amat terbatas.
Saya anggota organisasi salah satu Warez yang jumlahnya lebih dari dua juta orang dan tersebar di seluruh dunia. Motonya adalah "Come as guests, stay as family." Sekarang sudah semakin banyak film-film Blu-Ray yang di-upload oleh para anggota yang ukuran file-nya hampir mencapai 5 GB. Sekarang saya memerlukan waktu dalam hitungan menit untuk mengunduh film ini, tapi sudah ada percobaan di lab di mana ini sudah bisa dimungkinkan dalam waktu beberapa detik saja. Jadi di masa depan kecenderungan adalah VOD (Video On Demand) hingga orang tidak perlu susah-susah ke luar rumah untuk mendapatkan film. Saya belum punya TV tipis ukuran besar. Yang saya pakai adalah sebuah monitor PC ukuran 23,6 inci yang full HD. Layar monitor ini punya demikian banyak parameter yang harus disetel satu demi satu dan orang harus bisa memilah parameter-parameter mana saja yang perlu disetel karena setelan dari pabriknya tidak sesuai. Untuk itu kita perlu pembanding di mana saya menggunakan TV Metz tabung buatan Jerman sebagai referensi. Hasilnya sangat bagus. Untuk film unduhan seperti berikut, saya rasa warnanya luar biasa indah. http://www.imdb.com/title/tt0210727/ --- In [email protected], "suryana" <gsuryana@...> wrote: > > Di negara yang sudah mapan di bidang internet memang > mengasyikan, apalagi dengan kecepatan diatas pulhan Mb, untuk aku 1 Mb saja > sudah puas, ditambah lagi sekarang sudah mulai keluar TV 3 dimensi, whoalah > nantinya home theatre beneran jadi sebuah keharusan bagi semua orang, mau > kicit rumahnya maupun besar, karena untuk film nya pun akan dibeli dengan > harga murah, dimana sekali membuat copy DVD type Blue Ray tidak tanggung > tanggung jutaan keping sehingga bajakan pun hanya akan mendapatkan profit > tipis, palingan pangsa pasar bajakan negara miskin dan warga miskin yang > memiliki dvd kwalitas oke yang pasti harganya pun jatuh jadi murah........ > So Nantikan jaman Walkman nya Sony ajah deh. > > Sekarang aku hanya bisa meng guguk nangis sambil getokin kepala jq dan abu > ireng karena film kwalitas box office belum bisa diputar di Indonesia karena > masalah pajak. Yang konon belum di bayar sejak 1995 oleh importir nya =( ada > 3 importir kelas berat yang khusus mengimport film papan atas ), lainnya mah > film cecere doangan. > Yg pasti Harpot n Caribean deh ilang, padahal aku nungguin yg 3 D nya dah > lama. > > Payah juga tukang pajak Indonesia demen ngungkit masa lalu, mirip mimpi nya > jq sama abu ireng yang tahunya lobang pantat doangan. > > Jadi ingat dulu ditahun 70 an aku taruhan bahwa nanti kursus mengetik tidak > akan laku, karena kemajuan komputer ( padahal ntu waktu masih IBM dengan > komputer segede rumah kicit ), juga aku bilang nanti ngetik juga bisa > dibantu dengan suara, jadi tangan gak usah ngetik, saudara ku ngakak dan > ngatain aku gila, aku kasih alasannya dia tetep keukeuh mirip jq yang suka > ngotot masa lalu, dan sekarang semua terbukti, sama hal nya ketika lcd TV > keluar aku, aku bilang ke teman jangan beli dulu, dalam hitungan 2 tahun > pasti keluar yang LED, dan jangan beli yang Plasma.......yeah minimal aku > masih bisa membayangkan apa yang akan terjadi dimasa yad dengan percepatan > teknologi disegala bidang. > > Dibalik itu semua bagi yang demen barang antik jangan kecewa, karena disatu > saat akan banyak dicari produk yang saat ini dianggap jelek nantinya jadi > mahal mirip amply Sansui 555 huehuehuehuehue minimal yang bakalan hilang > dari pasaran mah abu ireng sama jq ilang tak berbekas, lha rayap juga gak > mau makan ntu mayat. > > sur. > ps. > Holywood sendiri masih tetep keukeuh memberikan lisensi import ke ke 3 > importir yang bermasalah. > ----- Original Message ----- > From: "Teddy S." <teddyr@...> > > > Sudah beberapa tahun ini saya tidak pernah nonton di bioskop karena ada > > alternatif lain yang lebih murah. Yang dibutuhkan adalah sambungan > > Internet pita lebar macam cable modem dengan standar DOCSIS 3. > > > > Dengan sarana ini ditambah adanya software khusus download, maka kita bisa > > mengunduh beberapa puluh film secara paralel sekaligus. Kecepatan download > > cable modem dengan standar DOCSIS 3 idealnya bisa mencapai 100 Mbps lebih, > > tapi di rumah kolega saya hanya bisa mencapai kecepatan 80 Mbps. Ini suatu > > kecepatan yang menyaingi kecepatan download pada kabel serat optik yang > > umumnya menggunakan teknologi GPON dan sekarang ini kecepatannya sudah > > meningkat menjadi 10 kali lipat dengan adanya teknologi 10G-PON. > > > > Australia sudah mulai menggelar jaringan kabel serat optik yang akan > > mencapai 93% populasi penduduk. Dengan teknologi 10G-PON sekarang ini maka > > tiap orang sudah bisa mengunduh dengan kecepatan 300 Mbps, apalagi kalau > > di masa depan. > > > > Bekas kolega muda orang Rusia asal Siberia tidak merasa aneh dengan > > kecepatan download 100 Mbps karea dia bilang dulu di universitasnya di > > Siberia dia bisa mendapatkan kecepatan itu. Tak heran banyak film-film > > asal DVD yang beredar dari Rusia karena mereka memiliki infrastruktur yang > > bagus. Yang gigit jari tentunya industri film AS karena mayoritas film > > adalah dari AS. Sekarang saya hanya mengenal Copylefts. > > > > Saya baru saya memasang hard drive ukuran 1 TB yang kedua karena yang > > pertama sudah penuh hanya dalam waktu beberapa bulan saja. > > > > > > > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
