Agama Itu Cuma Angan2, Bukan Cita2, Juga Bukan Kenyataan !!!
Cita2 memang merupakan juga angan2 yang bisa berubah menjadi kenyataan tapi
juga bisa gagal menjadi kenyataan. Tapi satu hal yang patut dipahami bahwa
"cita2" itu merupakan perjuangan untuk mengubah angan2 menjadi kenyataan
meskipun gagal menjadi kenyataan.
Agama memang juga angan2 yang tidak pernah bisa berubah menjadi kenyataan,
karena tujuan angan2nya bukanlah perjuangan untuk menjadi kenyataan melainkan
angan2 yang menciptakan angan2 lainnya setelah mati.
Padahal orang mati tidak bisa ber-angan2 dan tidak mungkin punya angan2.
> Witingurip <witingurip@...> wrote:
> Antara Fakta dan Cita-Cita
> sistem kepercayaan/agama mengutuk
> perbuatan manusia yang jelas-jelas
> merupakan fakta ini, dan menganjurkan
> semacam teori dan praktik terapi atau
> penyembuhan yang dimaksudkan untuk
> mengobati sifat-sifat manusia yang
> merusak dan menghancurkan bumi itu.
Seharusnya judulnya lebih cocok "Antara Fakta dan Angan2", karena dalam isi
tulisan dinyatakan "Cita2" bukanlah menjadi fakta.
Secara literal, "cita2" hanyalah keinginan yang belum terpenuhi, yang tidak
terpenuhi, atau merupakan tujuan perjuangan yang belum diketahui hasilnya.
Jadi apapun yang anda maksudkan dengan "cita2" dalam tulisan ini, hanya satu
arti yang pasti yaitu bukan fakta atau kata yang paling tepat adalah "angan2".
Semua yang belum terjadi tidak pernah disebut "kenyataan". Yang belum terjadi
bukan berarti harus terjadi. Dan yang sudah terjadi bukan berarti "selesai",
tapi bisa berulang, dan bisa berkembang dimana keduanya (berulang atau
berkemang) sama2 artinya masih belum terjadi.
Jadi dari kenyataan bisa berlanjut menjadi angan2, atau dari angan2 bisa
menjadi kenyataan.
Kenyataan2 yang berlanjut menjadi angan2 disebut "prediksi", dan angan2 yang
bisa menjadi kenyataan disebut "idea" atau "conception".
Agama bukan prediksi karena bukanlah kenyataan2 yang berlanjut melain statis
tetap merupakan angan2 yang tidak pernah menjadi kenyataan.
Jadi agama bukan "prediksi" dan juga bukan "idea", dan juga bukan "conception".
Jadi agama hanyalah angan2 yang tetap angan2 yang bisa dimanfaatkan untuk
hiburan, tapi dalam Islam dimanfaatkan untuk "terorisme".
Beragama adalah mengejar "cita2" yaitu ada tujuan yang cuma menjadi angan2
diwaktu hidupnya, tapi DIPASTIKAN, setelah mati tidak seorangpun masih bisa
punya angan2.
Jadi AGAMA ATAU BERAGAMA BUKAN MENGANJURKAN dan juga BUKAN ANJURAN TAPI
MEMAKSAKAN PERINTAH.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/