Menurut pendapat saya tulisannya bagus sekali, berbakat!

Salam


  ----- Original Message ----- 
  From: wawan 
  To: [email protected] 
  Sent: Sunday, June 05, 2011 1:34 PM
  Subject: [proletar] Balinya Eropa...


    
  Balinya Eropa

  Posted by alexarussia on July 20, 2009

  Balinya Eropa
  *Feat Tijs Verwest.

  Saya tidak tahu kapan pastinya Ibiza (Eivissa) yang berada di teritory 
spanyol itu menjadi "Bali-nya" Eropa
  Tapi saya tidak ragu menyebut Ibiza adalah Balinya Eropa, karena di Ibiza ada 
hotel dan kawasan yang bernama Bali, tapi di Bali tidak ada hotel atau kawasan 
namanya Ibiza. Bali dikenal di mancanegara sejak dulu, tapi saya baru tahu 
Ibiza kira2 tahun 2003, dan kini saya tahu ini pulau di mediterania ramai 
dikunjungi turis ketika musim panas seperti bulan-bulan ini sampai september. 
Dibandingkan Bali jelas Ibiza punya kelemahan, Bali bisa dikunjungi 12 bulan 
dalam satu tahun, Ibiza jelas tidak menarik dikunjungi di musim dingin. Di 
Ibiza sudah biasa topless atau masuk diskotik tanpa baju, dan tidak heran 
diskotik Amnesia menjual sensasi menyemprotkan foam ke pengunjung ketika 
panas-panasnya hingar bingar music yang dimainkan para DJ semisal Armin van 
Buuren atau DJ Mar.

  Yang saya tahu, saya sudah tidak tertarik mengunjungi Bali, tapi saya sangat 
antusias melihat perkembangan Ibiza,apalagi mottonya Sand, Sea and Sex sangat 
harmonis. Memang pariwisata tidak bisa dijauhkan dari 3S tersebut seperti 
halnya di Phuket Thailand.Tapi dasar orang Indonesia itu sok alim, Sex 
dianggapnya tabu, sehingga tidak heran memunculkan pikiran bahwa bule kafir 
yang berada di bali layak untuk dibunuh atau dibomb.

  Anda tahu, di Bali ada Hard Rock cafe di pinggiran pantai kuta, dan juga 
beberapa klub baik di seminyak atau music room/musro, club, topless, dan pantai 
itu sudah menjadi satu paket daya tarik wisata. Kalau itu dianggap haram fatal 
jadinya, saya juga menduga Ibiza ini ramai sejak Bali diguncang bomb. Ibiza 
menawarkan hal yang komplit, pantainya yang indah, lautnya yang jernih, dan 
club-club dimainkan Dj kelas atas dunia macam Tijs Verwest dari Breda dan Armin 
dari Leiden. Sebelum banyaknya kasus overdosis Ibiza juga melegalkan penggunaan 
narkoba. Bali-pun juga menjadi traffic narkoba yang tinggi bagi turis, Anda 
ingat kasus foto model australia Michael Leslie yang ditangkap di Bali karena 
membawa 2 ecstacy lalu berpura-pura masuk Islam agar hukumannya diperingan? 
atau kasus hukuman mati bagi sindikat australia yang membawa berkilo-kilo ganja 
dan heroin?

  Di Bali narkoba relative mudah didapat, saya sendiri pernah mengunjungi teman 
saya yang bule dalam acara ulang tahun garden party yang menyediakan cocaine di 
Bali. Saya berani taruhan, lama-lama pamor Bali akan redup kalah oleh Ibiza 
atau Phuket, kalau masyarakat Indonesia masih berlagak sok alim dan skeptis 
terhadap pariwisata yang bermoto 3S, dan juga narkoba. Narkoba itu tidak 
merugikan orang lain, tidak ada orang lain yang dirugikan oleh Narkoba, masih 
mending Narkoba daripada rokok, Anda merokok bisa meniupkan asap ke orang lain 
yang tidak menginginkannya, tapi narkoba tidak ada asapnya buat ditiupkan ke 
orang lain, Narkoba resikonya ditanggung sendiri.

  Promo Ibiza luar biasa, Anda bisa lihat di Youtube, bahkan ada lagu khusus 
yang diciptakan Sander Kleinenberg judulnya This is Ibiza, This is not Jakarta, 
This is not Dubai, is not LA, This is not Vienna, This is not Tokyo,....This is 
Ibiza.This is Ibiza.This is Ibiza..

  Kalau kelemahan Ibiza adalah tidak bisa buka 12 bulan dalam 1 tahun, maka 
kelebihannya adalah yang pertama pastinya aman, karena berada di teritory 
spanyol, yang kedua airnya begitu jernih, Ibiza pulau kecil di tengah laut 
mediterania, dan juga pantainya begitu indah, kebebasan juga menyertainya, 
narkoba mudah didapat, topless tidak menjadi masalah bahkan club Space-Ibiza 
menyediakan party techno atau trance di pinggir pantai yang dibelinya.yang 
penuh diwarnai oleh wisatawan topless.

  Anda bisa lihat fakta sekarang setelah bomb di jakarta, MU batal datang ke 
Indonesia, sangat kontras dengan Ibiza, dimana sang pangeran Jerman Markus Von 
Anhalt sering berkunjung ke Ibiza menggunakan kapal pesiarnya, Markus von 
Anhalt ini masih bersaudara jauh dengan Paris Hilton sang pewaris jaringan 
hotel Hilton Internasional yang suka sekali menghambur-hamburkan uang. Paris 
Hilton, Markus dan teman-teman wanitanya kedapatan topless di Ibiza.

  Duo Belanda yang menjadi Maestro Techno dan Trance, Tijs Verwest dan Armin 
van Buuren juga menjadi resident DJ di tahun 2009 masing-masing berada di 
Privilege dan Amnesia club. Tak pelak, cukup sulit bagi Bali untuk kembali 
mendapatkan keunggulannya menarik turis wisatawan eropa karena pesaingnya Ibiza 
ini lebih lengkap menawarkan daya tarik utamanya yang bermoto 3S + kebebasan.

  Kalau icon maestro music techno atau trance, music yang digenerate oleh 
komputer adalah duo Belanda, maka icon majalahnya adalah DJ Mag. Majalah inilah 
yang menempatkan Tiesto menjadi DJ nomor satu dari tahun 2003, 1 tahun di tahun 
2006 digantikan oleh Paul Van Dyk dan di tahun 2007-2008 disabet Armin van 
Buuren.

  Ibiza dibandingkan Bali juga mempunyai kelebihan, yaitu berada di eropa 
sendiri, sehingga Tiesto atau Armin bisa tetap keliling eropa disamping menjadi 
resident DJ di club-club di Ibiza. Kemaren saya sudah membeli lagu-lagu A State 
of Trance tanggal 15 juli 2009 yang dimainkan Armin van Buuren di radio 
Belanda, atau live-nya Tijs Verwest di Breda bulan juli ini. Armin tiap minggu 
meluncurkan acara bernama A State of Trance di belanda yang kemudian di upload 
di Podcast, dan lalu setiap selasa Armin ke Amnesia Ibiza buat live DJ.

  2 hari ini saya perbanding-bandingkan karya Armin dan Tijs Verwest, dan 
mencari tahu kenapa 2 tahun belakangan singgasana puncak ditempati Armin dari 
Leiden. Armin sebenarnya bukan aseli DJ, karena Armin bersekolah di fakultas 
Hukum, ini beda dengan Tijs Verwest dari Breda, yang memang berpendidikan 
khusus DJ. Saya sendiri mulai menengok banyak ke Armin dan mendownload banyak 
karya-karyanya, memang ada Unforgivable, Baby when in the Traffic, mixing 
antara lagu Baby dan rhytem Trafficnya Tijs Verwest,In and Out of Love, dan 
yang paling fenomenal adalah Love u More. Tijs Verwest juga meluncurkan banyak 
versi Trafficnya dari Sweet Traffic, Best Remixes Traffic, demikian juga Armin 
banyak mengeluarkan remixes dari In and Out of Love.

  Saya akhirnya terkaget-kaget menemukan Best of Perfect Enemy Tij Verwest feat 
DJ Koe, disini baru kelihatan orisinalitas dan kecanggihan Tijs Verwest, 
setidaknya itu kalau saya perbanding-bandingkan dengan DJ lainnya semacam DJ 
Janer dalam Gigamix of 2009. Selain orisinalitas dan kualitas memainkan effect 
berbeda jauh, kelihatan bahwa DJ Janer ini ternyata Tiesto taste, atau remixnya 
rasa Tiesto. Ketika mendengarkan hasil remix terbarunya Tiesto Verwest saya 
bisa melongo melihat cara memainkan effect remixnya, namun ketika mendengarkan 
DJ Janer saya tidak sampai selesai karena tidak banyak orisinalitas yang 
dimainkannya.

  Saya baru mengerti sekarang, kenapa duo belanda ini menguasai singgasana 
music yang digenerate dari komputer, ternyata orisinalitas remix mereka adalah 
kuncinya, mereka mainkan effectnya secara orisinal. Jangan heran nanti kalau 
saya upload 1 rhytem lagu dan kelihatan "technosss", jujur saya lagi meremix 
Best of Perfect Enemy-nya Tijs Verwest, sudah dari orisinalnya 1 title itu 
dipenuhi oleh effect-effect techno yang canggih, saya sedikit menambahi 
beberapa effect dengan software Acid Pro dan VirtualDJ, dan juga rajin mencari 
karya-karya yang unik di Internet saja, saya belum mempunyai orisinalitas yang 
memadai untuk membuat suatu karya remix. Ya memang orang Indonesia rata-rata 
baru bisa memodifikasi, orisinalitasnya masih jarang ditemukan...orisinalitas 
ide remix inilah yang menjadi kunci duo Belanda menguasai music yang digenerate 
oleh komputer..



  

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke