si wawan ini koq demen banget pamer pengalamannya soal sex, narkoba, sipilis, dan segala macem hal norak lainnya.
narkoba jelas cuman buat para pecundang doang, gua samasekali ngga tertarik. hidup gua udah lumayan menyenangkan tanpa narkoba koq. gua bukannya anti sex, tapi kalo tiap berlibur kudu liat hal2 yg berbau sex melulu sih ya bosen banget. pattaya, makati, semua itu cuman terkenal karena sex nya doang. apa perlu ditambah bali juga? si wawan jelas ngga tau bali yg sebenernya. jaman dulu para bule bebas berjemur topless di pantai umum. sekarang yg topless bakalan diusir pecalang. para pemuka agama di sana malah mulai gerah dengan penyerbuan budaya barat ini. hampir semua souvenir sekarang ini dibuat di rancaekek, sumedang. bahkan nyoman nuarta bikin patung gwk juga di bandung. soalnya orang2 bali makin ngga becus bikin karya seni. bukannya belajar seni, para pemuda bali malah jadi pengedar narkoba dan gigolo. ngga heran kalo ada orang singapur yg sampe bikin film dokumenter ttg gigolo bali, lha kenyataannya emang gitu. gua rasa apa yg "dipromosikan" si wawan agar bali jadi tempat wisata kulisex harus dilawan habis. penyebaran aids di indonesia ngga pernah separah sekarang. darimana sumbernya kalo bukan dari bule2 tukang ngencuk sembarangan itu coba? dan soal tabu nya sex itu bukan monopoli muslim doang. di singapur yg 100x lebih maju dari indonesia, sex materials juga sangat dibatasi. bahkan jauh sebelum rame2 soal blokir situs porno di indonesia, pemerintah singapur udah dari dulu melakukan blokir situs2 porno. hare gene mau promosi soal sex? norak banget tau! (p.s.: gua curiga link youtube yg ditampilin si wawan "terinspirasi" dari postingan gua di apakabar yg nampilin link beach party di ku de ta) --- In [email protected], "wawan" <selarasmilis@...> wrote: > > Balinya Eropa > > Posted by alexarussia on July 20, 2009 > > Balinya Eropa > *Feat Tijs Verwest > > Saya tidak tahu kapan pastinya Ibiza (Eivissa) yang berada di teritory > spanyol itu menjadi "Bali-nya" Eropa > Tapi saya tidak ragu menyebut Ibiza adalah Balinya Eropa, karena di Ibiza ada > hotel dan kawasan yang bernama Bali, tapi di Bali tidak ada hotel atau > kawasan namanya Ibiza. Bali dikenal di mancanegara sejak dulu, tapi saya baru > tahu Ibiza kira2 tahun 2003, dan kini saya tahu ini pulau di mediterania > ramai dikunjungi turis ketika musim panas seperti bulan-bulan ini sampai > september. Dibandingkan Bali jelas Ibiza punya kelemahan, Bali bisa > dikunjungi 12 bulan dalam satu tahun, Ibiza jelas tidak menarik dikunjungi di > musim dingin. Di Ibiza sudah biasa topless atau masuk diskotik tanpa baju, > dan tidak heran diskotik Amnesia menjual sensasi menyemprotkan foam ke > pengunjung ketika panas-panasnya hingar bingar music yang dimainkan para DJ > semisal Armin van Buuren atau DJ Mar. > > Yang saya tahu, saya sudah tidak tertarik mengunjungi Bali, tapi saya sangat > antusias melihat perkembangan Ibiza,apalagi mottonya Sand, Sea and Sex sangat > harmonis. Memang pariwisata tidak bisa dijauhkan dari 3S tersebut seperti > halnya di Phuket Thailand.Tapi dasar orang Indonesia itu sok alim, Sex > dianggapnya tabu, sehingga tidak heran memunculkan pikiran bahwa bule kafir > yang berada di bali layak untuk dibunuh atau dibomb. > > Anda tahu, di Bali ada Hard Rock cafe di pinggiran pantai kuta, dan juga > beberapa klub baik di seminyak atau music room/musro, club, topless, dan > pantai itu sudah menjadi satu paket daya tarik wisata. Kalau itu dianggap > haram fatal jadinya, saya juga menduga Ibiza ini ramai sejak Bali diguncang > bomb. Ibiza menawarkan hal yang komplit, pantainya yang indah, lautnya yang > jernih, dan club-club dimainkan Dj kelas atas dunia macam Tijs Verwest dari > Breda dan Armin dari Leiden. Sebelum banyaknya kasus overdosis Ibiza juga > melegalkan penggunaan narkoba. Bali-pun juga menjadi traffic narkoba yang > tinggi bagi turis, Anda ingat kasus foto model australia Michael Leslie yang > ditangkap di Bali karena membawa 2 ecstacy lalu berpura-pura masuk Islam agar > hukumannya diperingan? atau kasus hukuman mati bagi sindikat australia yang > membawa berkilo-kilo ganja dan heroin? > > Di Bali narkoba relative mudah didapat, saya sendiri pernah mengunjungi teman > saya yang bule dalam acara ulang tahun garden party yang menyediakan cocaine > di Bali. Saya berani taruhan, lama-lama pamor Bali akan redup kalah oleh > Ibiza atau Phuket, kalau masyarakat Indonesia masih berlagak sok alim dan > skeptis terhadap pariwisata yang bermoto 3S, dan juga narkoba. Narkoba itu > tidak merugikan orang lain, tidak ada orang lain yang dirugikan oleh Narkoba, > masih mending Narkoba daripada rokok, Anda merokok bisa meniupkan asap ke > orang lain yang tidak menginginkannya, tapi narkoba tidak ada asapnya buat > ditiupkan ke orang lain, Narkoba resikonya ditanggung sendiri. > > Promo Ibiza luar biasa, Anda bisa lihat di Youtube, bahkan ada lagu khusus > yang diciptakan Sander Kleinenberg judulnya This is Ibiza, This is not > Jakarta, This is not Dubai, is not LA, This is not Vienna, This is not > Tokyo, .This is Ibiza This is Ibiza This is Ibiza . > > Kalau kelemahan Ibiza adalah tidak bisa buka 12 bulan dalam 1 tahun, maka > kelebihannya adalah yang pertama pastinya aman, karena berada di teritory > spanyol, yang kedua airnya begitu jernih, Ibiza pulau kecil di tengah laut > mediterania, dan juga pantainya begitu indah, kebebasan juga menyertainya, > narkoba mudah didapat, topless tidak menjadi masalah bahkan club Space-Ibiza > menyediakan party techno atau trance di pinggir pantai yang dibelinya yang > penuh diwarnai oleh wisatawan topless > > Anda bisa lihat fakta sekarang setelah bomb di jakarta, MU batal datang ke > Indonesia, sangat kontras dengan Ibiza, dimana sang pangeran Jerman Markus > Von Anhalt sering berkunjung ke Ibiza menggunakan kapal pesiarnya, Markus von > Anhalt ini masih bersaudara jauh dengan Paris Hilton sang pewaris jaringan > hotel Hilton Internasional yang suka sekali menghambur-hamburkan uang. Paris > Hilton, Markus dan teman-teman wanitanya kedapatan topless di Ibiza. > > Duo Belanda yang menjadi Maestro Techno dan Trance, Tijs Verwest dan Armin > van Buuren juga menjadi resident DJ di tahun 2009 masing-masing berada di > Privilege dan Amnesia club. Tak pelak, cukup sulit bagi Bali untuk kembali > mendapatkan keunggulannya menarik turis wisatawan eropa karena pesaingnya > Ibiza ini lebih lengkap menawarkan daya tarik utamanya yang bermoto 3S + > kebebasan. > > Kalau icon maestro music techno atau trance, music yang digenerate oleh > komputer adalah duo Belanda, maka icon majalahnya adalah DJ Mag. Majalah > inilah yang menempatkan Tiesto menjadi DJ nomor satu dari tahun 2003, 1 tahun > di tahun 2006 digantikan oleh Paul Van Dyk dan di tahun 2007-2008 disabet > Armin van Buuren. > > Ibiza dibandingkan Bali juga mempunyai kelebihan, yaitu berada di eropa > sendiri, sehingga Tiesto atau Armin bisa tetap keliling eropa disamping > menjadi resident DJ di club-club di Ibiza. Kemaren saya sudah membeli > lagu-lagu A State of Trance tanggal 15 juli 2009 yang dimainkan Armin van > Buuren di radio Belanda, atau live-nya Tijs Verwest di Breda bulan juli ini. > Armin tiap minggu meluncurkan acara bernama A State of Trance di belanda yang > kemudian di upload di Podcast, dan lalu setiap selasa Armin ke Amnesia Ibiza > buat live DJ. > > 2 hari ini saya perbanding-bandingkan karya Armin dan Tijs Verwest, dan > mencari tahu kenapa 2 tahun belakangan singgasana puncak ditempati Armin dari > Leiden. Armin sebenarnya bukan aseli DJ, karena Armin bersekolah di fakultas > Hukum, ini beda dengan Tijs Verwest dari Breda, yang memang berpendidikan > khusus DJ. Saya sendiri mulai menengok banyak ke Armin dan mendownload banyak > karya-karyanya, memang ada Unforgivable, Baby when in the Traffic, mixing > antara lagu Baby dan rhytem Trafficnya Tijs Verwest,In and Out of Love, dan > yang paling fenomenal adalah Love u More. Tijs Verwest juga meluncurkan > banyak versi Trafficnya dari Sweet Traffic, Best Remixes Traffic, demikian > juga Armin banyak mengeluarkan remixes dari In and Out of Love. > > Saya akhirnya terkaget-kaget menemukan Best of Perfect Enemy Tij Verwest feat > DJ Koe, disini baru kelihatan orisinalitas dan kecanggihan Tijs Verwest, > setidaknya itu kalau saya perbanding-bandingkan dengan DJ lainnya semacam DJ > Janer dalam Gigamix of 2009. Selain orisinalitas dan kualitas memainkan > effect berbeda jauh, kelihatan bahwa DJ Janer ini ternyata Tiesto taste, atau > remixnya rasa Tiesto. Ketika mendengarkan hasil remix terbarunya Tiesto > Verwest saya bisa melongo melihat cara memainkan effect remixnya, namun > ketika mendengarkan DJ Janer saya tidak sampai selesai karena tidak banyak > orisinalitas yang dimainkannya. > > Saya baru mengerti sekarang, kenapa duo belanda ini menguasai singgasana > music yang digenerate dari komputer, ternyata orisinalitas remix mereka > adalah kuncinya, mereka mainkan effectnya secara orisinal. Jangan heran nanti > kalau saya upload 1 rhytem lagu dan kelihatan "technosss", jujur saya lagi > meremix Best of Perfect Enemy-nya Tijs Verwest, sudah dari orisinalnya 1 > title itu dipenuhi oleh effect-effect techno yang canggih, saya sedikit > menambahi beberapa effect dengan software Acid Pro dan VirtualDJ, dan juga > rajin mencari karya-karya yang unik di Internet saja, saya belum mempunyai > orisinalitas yang memadai untuk membuat suatu karya remix. Ya memang orang > Indonesia rata-rata baru bisa memodifikasi, orisinalitasnya masih jarang > ditemukan .orisinalitas ide remix inilah yang menjadi kunci duo Belanda > menguasai music yang digenerate oleh komputer . > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
