memang saat ini kelemahan pemimpin indonesia tidak mempunyai sifat tegas dan 
tidak mampu untuk membuat keputusan cepat (split seconds decision) pada saat 
membutuhkan hasil cepat dan tepat.

tetapi, disamping itu juga tidak dapat dipungkiri bahwa presiden indonesia 
sekarang ini sudah membawa perbaikan ekonmi yang signifikan bagi indonesia.

dengan kata lain, dalam bidang eonomi indonesia menperoleh kemajuan yang pesat, 
sementara di bidang social structure indonesia masih jalan ditempat, atau 
bahkan bisa juga dikatakan kita berjalan mundur, sehingga banyak idiot yang 
mengatakan 'kangen pada jaman soeharto'.

presiden gus dur ketika menjabat memilih untuk membereskan social strucrure, 
bidang hukum dan politik, tetapi gagal dan malahan mengakibatkan kejatuhan gus 
dur.  

presiden sby memilih bidang ekonomi bukan bidang hukum dan politik, konsep 
presiden sby adalah pemerintah berfungsi sebagai regulator, dan hanya beberapa 
sektor penting yang tetap dipegang pemerintah (bumn).

hasilnya memang kelihatan ekonomi indonesia lebih menjanjikan dengan neraca 
surplus dalam trade ekspor/impor.  sektor industri garmen, sepatu, tekstil, 
mobil, elektronik juga mengalami peningkatan dan turut menyumbang nilai ekspor 
karena stabilitas politik baik.

indonesia sudah 'dibujuk' untuk bergabung dengan bric dari dulu, tapi berhubung 
presiden sby sebagai antek amerika (dia bilang "us is my second country", pada 
saat speech di harvard) sehingga gagal lah indonesia untuk bisa mandiri seperti 
brics ("s" is south africa).

pemilu sekaligus memilih anggota parlemen dan presiden memang seharusnya 
menjadi prioritas utama, paling tidak hal ini bisa sangat mengirit biaya pemilu 
dari apbn.   

korupsi juga makin memprihatinkan walaupun sudah ada kpk.  istilahnya, kalo 
dulu korupsi dibawah meja, sekarang udah sekalian sama mejanya diangkut.  
memang sebaiknya kpk dijadikan super body seperti anti task korupsi di hong 
kong dulu karena sudah terlihat hasilnya kpk itu 100% kok.

saya setuju sama kang sur dah, "bowo for president".




--- In [email protected], "ajeg" <ajegilelu@...> wrote:
>
> 
> --- "rezameutia" <rezameutia@> wrote:
> > 
> > sudah jelas indonesia merupakan the biggest market di asean. 
> > dengan program pemerintah terfokus pada perbaikan infrastruktur 
> > seperti jalan raya dan jalan tol, pembenahan dan pemekaran airport 
> > dan sea port, diharapkan pertumbuhan ekonomi indonesia akan 
> > mencapai 2 digit. 
> 
> Tanpa kepemimpinan kuat yang sanggup melindungi 
> kedaulatan rakyat, harapan itu tinggal harapan. 
> Tanpa kepemimpinan yang progresif, jalan ke sana 
> bakal terus dihujani rintangan supaya Indonesia 
> tetap hidup sebagai pasar besar yang bebas. Alias 
> hanya jadi konsumen kawakan. 
> 
> Bukan rahasia lagi bahwa Indonesia terus dipersulit 
> untuk membangun produk. Bahkan untuk memenuhi 
> kebutuhan sendiri kita sering "terpaksa" impor segala 
> tetek-bengek mulai dari beras, gula, sampai garam... 
> 
> Memang ada juga yang diekspor Indonesia, tetapi yang 
> diakui & dipuji sejak dulu hanyalah ekspor bahan mentah. 
> Pengakuan & pujian yang selalu bikin penguasa mabuk 
> "uang gampang". 
> 
> Untuk bersaing, nggak bisa enggak Indonesia butuh orang 
> yang bisa memimpin pembalikkan keadaan ini sekalipun 
> dengan resiko melawan kapitalisme internasional dan 
> dipojokkan dengan macam-macam fitnah seperti dialami 
> Venezuela, Iran, Bolivia, bahkan Cina.
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke