Lha piye iki, demo tergantung dana, ada dana ada demo, beda dengan 98, demo 
digerakan oleh mahasiswa secara sistimatis, dan tidak ada ketua demo abadi 
melainkan selalu berganti orang sehingga intel pun bingung.

Irian ?, bagaimana bisa rakyat nya berdemo untuk merdeka, sedang pemda nya 
sendiri masih kedodoran dengan sdm asli, lha yang pinter keluar Irian dan 
ogah balik, bagian balik palingan di pemilu Legislatif, Geologi Irian itu 
tidak mudah untuk menyatukan persepsi, disana banyak suku, dengan jarak 
masing masing yang jauh, beda dengan Jawa, dan Sumatra maupun Kalimantan ( 
Irian jarak satu wilayah dengan wilayah lain transportasinya membutuhkan 
angkutan udara ), bagaimana bisa ada demo mau merdeka ?.

Sekedar Informasi, xxxx ketika menjadi tentara dan posisi yyyyy, sudah 
sengaja membuat sebuah team pendaki gunung dunia, dimana untuk latihannya di 
Indonesia adalah Gunung Kinimanjaro dari posisi disana bisa lebih leluasa 
memotret wilayah Irian, dan tidak melalui satelit karena itu waktu satelit 
pun masih kena sadap.
Sedang memotret langsung tidak bisa dilakukan karena ketatnya mau masuk ke 
kota Freeport ( asal anda tahu, jangankan orang ambon, lha orang Indonesia 
saja mau masuk kota freeport seleksinya ketat banget, dimana kerahasiaan 
sedemikian ketatnya sampai sampai media massa pun hanya bisa menduga daleman 
kota Freeport ).

Dan sekali waktu entah kecolongan entah memang sengaja, di sebuah majalah 
dengan oplah untuk kelas menengah atas dan kutu buku, dikupas mengenai kota 
freeport, dimana kota tersebut benar benar tersembunyi dengan masyarakat 
yang komplit layaknya sebuah kota kecil ( berpenduduk sekian ribu jiwa ), 
semua serba modern dan jauh lebih modern dibandingkan sebuah kota Bogor, 
dengan kondisi sangat asri ( kayaknya dulu ADAM di lempar ke sini ngkali 
oleh Allah ).
Sekeliling kotanya di beri pagar kawat berlapis dengan sengatan listrik 
langsung ndut plus pasukan yang rajin patroli seperti kondisi sedang siaga 
perang layaknya di Vietnam, tidak sedikit masyarakat adat yang mau ngintip 
dari jauh sudah keburu ndut, ada yang kena sengatan listrik dan ada pula 
yang kena tembak.

Karena posisi nya terletak sedikit ditengah puncak, maka masih bisa melihat 
lembah lembah, dan lembah lembah penuh dengan truk, becko dan peralatan 
pertambangan yang sudah rusak sehingga dibuang begitu saja oleh freeport 
karena bila dijual sebagai besi tua selain tidak menguntungkan juga 
membongkar kedok sendiri ( dengan mengetahui jumlah peralatan berat, minimal 
bisa melakukan analisa berapa banyak hasil tambang yang sudah diperoleh ), 
yang saat ini bisa dilihat hanya sampah hasil tambang dalam bentuk tailing 
yang merusak sampai ke bibir pantai.

So untuk membuat Irian merdeka bila dilakukan olah warga asli aku jamin 
tidak akan pernah bisa terjadi karena posisi geografisnya tidak memungkinkan 
untuk bergabung dan membuat sebuah pemerintahan.
Di Sebelah Irian ada Papua Newguinea, disana kondisinya jauh lebih parah 
dibandingkan dengan Irian, korupsi dan mabuk sudah jauh merasuk tulang, itu 
sebabnya Papua Newguinea jarang kena sorot, palingan Australia yang anteng 
disana, yang pasti Irian banyak kedatangan imigran dari Papua Newguinea, dan 
dari Irian bisa lari ke wilayah Indonesia dimanapun, lha sama sama ras nya, 
mana ada yang tahu orang ini asli Irian apa Papua Newguinea, itu sebabnya 
Soekarno tidak mau memakai istilah Papua, karena sadar bahwa ada 2 wilayah 
yang berbeda, dan wilayah NKRI harus lebih maju dibandingkan tetangganya, 
Bila memang mau pada saat itu BK pun akan mampu merebut seluruh Irian, dan 
itu tidak dilakukan karena para Founding Father Indonesia memiliki etika 
anti imperialisme, termasuk Timor Timur tetap tidak diganggu sampai Amerika 
memberi perintah ambil alih Tim Tim ( waktu itu kurang lebih tahun 70 
sekian, ada teman ayahku yang tentara ditugaskan merebut timor ).

So sebelum kang Ambon berceloteh mengenai demo, mending jadi loper koran 
sajalah jangan kasih komentar untuk sesuatu yang tidak anda ketahui dengan 
pasti.
Mengenai Mei, itu adalah tragedi Nasional, dan siapa yang harus bertanggung 
jawab ?, banyak para cina kabur ke Amerika, Europa, Australia, Malaysia, 
Singapore, RRC, mengapa mereka tidak ada yang dampingi untuk mengadu ke HAM 
nya International ?, agar masalah Mei menjadi jelas siapa dalangnya, dan 
siapa yang harus di pidana, termasuk Gestok, mengapa seorang uplik dan Pak 
Umar Said yang dipengasingan tidak sanggup membawa kasus gestok ke HAM 
International ?. padahal itu waktu ribuan mahasiswa dikirim oleh BK ke 
beragam negara untuk belajar dengan harapan setelah selesai kuliah pulang 
dan membangun Indonesia........sekarang malah bisa nya menghujat kesana 
sini, eh jebul jebul malah ke agama, siapa yang sialan ?, Kami ( kami disini 
adalah kelompok cina peang, dimana di cina gak bakalan gak diaku ), tidak 
butuh belas kasihan anda anda yang menjungjung HAM, bagiku HAM anda adalah 
daging ham yang biasa aku makan di burger king, alias sekedar untuk pengisi 
sementara perut doangan.
Puluhan tahun anda di pengasingan masih morang maring ke Indonesia, apa beda 
nya dengan para cina asal Indonesia yang kabur ke Amerika, disana koar koar 
mengenai ham,. ujung ujung nya tetep ajah nyari duit, tiap mei diadakan 
peringatan, mirip dengan rms yang setiap tahun mengadakan upacara 
bendera.......just for laugh, sedang korban siapa yang peduli ?, apakah anda 
tidak takut kwalat ?, renungkanlah tulisanku dengan hati yang lurus dan 
pikiran yang jernih, aku yakin anda bisa menangis sendiri, karena apa yang 
anda bayangkan tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya terjadi di Indonesia.

Mengenai orang Jawa apa peduli dengan orang diluar Jawa, adalah pertanyaan 
bodoh, mengapa ada banyak orang Jawa keluar pulau Jawa ?, dan mengapa banyak 
orang luar pulau Jawa masuk ke Jawa ?, Untuk mengatasi permasalahan inilah 
maka ada Otonomi Daerah, sayangnya Otonomi Daerah dilaksanakan tanpa aturan 
hukum yang baik dan benar. ( hal ini di akui sendiri oleh Ryas Rasyid, bahwa 
OTDA terlalu cepat dilaksanakan, sedang perubahan sistim ketatanegaraan baru 
mau berubah setelah Era Soeharto jatuh ).


Sumatera memiliki banyak sumber daya alam yang bila dikelola dengan baik dan 
benar sudah mampu membuat masyarakat Sumatra makmur, demikian juga dengan 
Sulawesi, Kalimantan, Maluku dan Irian, justru pulau Jawa didalam hal sumber 
daya alam pas pas an, malah menjadi pusat segalanya..............dan semua 
adalah bagian sejarah gelap Indonesia pada saat nya nanti.

sur.
----- Original Message ----- 
From: "sunny" <[email protected]>


> Apakah orang di Jakarta atau di Jawa akan demonstarsi untuk kepentingan 
> orang di luar Jawa? Sedangkan orang Tionghoa dipermak Mei 1988, saja 
> mereka diam.
>
>  ----- Original Message ----- 
>  From: suryana
 >  From: "sunny" <[email protected]>
>
>  > Apa ada kantor Untea? Di mana letaknya? Anda tidur?
>  >
>  > Untuk supaya Anda terbangun dari tidur dan tidak mendongeng, bisa saya
>  > bilang UNTEA sudah puluhan tidak ada. Selain itu mana mau orang 
> berpisah
>  > dari kesenangan dan bikin demo. Untuk apa orang di Jakarta bikin
>  > demo-demo? Bukankah karena merasa tidak puas atau menderita dengan
>  > keadaan yang dialami? Sama halnya juga orang di Papua, atau orang Papua
>  > tidak boleh bikin demo menutut hak mereka?
>  +++++
>  Kasihan loper koran tidak pernah tahu ada apa dibalik demo di Jakarta, 
> aku
>  punya teman, dia termasuk dedengkot demo, tinggal dana ajah, berapa dana
>  yang ada untuk demo, bila dana banyak bisa ribuan, bila dana pas pas an,
>  ratusan orang, bendera ajah di banyak in, jadi kelihatan di media massa
>  menjadi ribuan karena ketutup bendera.
>
>  Untuk apa demo ?, nah ini yang tidak bisa aku tulis, maklum berhubungan
>  dengan kantung temanku.
>  Di Bogor juga demo bisa sering, tergantung order, dana malah bisa dapat 
> kiri
>  kanan, dari pemberi demo sampai yang mau di demo, jadi demo ntu cuma 
> latihan
>  dan benaran akan jadi demo serius bila memang sudah merusak masyarakat 
> luas.
>  Yang paling untung ketika bush ke Bogor teman yang suka demo kebanjiran
>  duit, karena amerika goblok dia sebar duit keamanan, yah jelas lah ntu 
> duit
>  dibagi bagi, kagak di korupsi satu kelompok doangan, sampai angkot di 
> stop 1
>  hari gak boleh lewat jalan jalan utama, kasihan rakyat yang jadi harus 
> naik
>  ojek, karena angkot di booking semua yang lewat jalur utama, diluar jalur
>  utama kelompok demo sambil cengar cengir ngetawain orang bule yang 
> petantang
>  petenteng dengan senjata, kayak yang mau perang dunia ajah.
>
>  So utk kang Ambon, mending jadi loper koran jangan kasih komentar deh, 
> bikin
>  malu.
>  Ntar bila ke Indonesia aku kenalin sama dedengkot demonya, tinggal pilih
>  dari kelompok mana keq.
>
>  sur.
>  ps.
>  Memang rakyat sudah mulai tidak puas dengan sby, karena keukeuh tumekeh 
> mau
>  jadi anteknya amerika, jadi demo nya masih dalam taraf pemanasan.



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke