Waduhh....jadi cerita sejarah yg diajarkan sejak SD bahwa perlawanan bangsa
indonesia melawan bangsa belanda yg menjajah, sebenarnya adalah perlawanan
agama islam vs kristen belanda ?...gitu ??....kalo ama jepang gimana
tuh..?...islam vs shinto ??...
-----Original Message-----
From: Led Zeppelin <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Thu, 16 Jun 2011 03:55:51
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: Re: [proletar] Suku Indian Sudah Memeluk Islam Sebelum Kedatangan
Colombus ke Amerika
Obed tidak bikin apa2 dimaluku,sampai saat ini.
Secara Logika belanda datang ke tanah air Indonesia bukan saja
mau berniaga, walaupun awalnya demikian, tetapi juga gospel yaitu sambil
menyebarkan agama kristen.
Banyak anak bangsa menjadi pindah agama karena ajakan bule belanda,
karena tergiur roti dan keju juga iming iming mendapat pendidikan yg
layak serta mendapatkan pekerjaan dengan seragam belanda, selanjutnya
mereka dijadikan serdadu kompeni atau semacam pegawai negri versi
belanda (ammtenaar).
Sementara perampokan hasil bumi maupun hasil tambang oleh VOC
berjalan terus terusan, bangsa Indonesia tidak begitu peduli, karena:
harta bukan segalanya bagi rakyat indonesia, (pada waktu itu, sekarang
nampaknya juga tidak berbeda) (emas di freeport, minyak di aceh maupun
pekan baru dikuasai Bule)
Tapi; pada saat rakyat Indonesia mulai terganggu dengan misionaris yg
menyebarkan agama kristen, dari sinilah Ulama-ulama, ustad-ustad maupun
orang alimnya islam di Indonesia, tidak sudi mengikuti ajakan
misionaris untuk pindah agama. karena misionaris ini didukung oleh
tentara dan kompeni (Rakyat Indonesia yg beragama kristen), maka orang
islam yg tidak mau dijadikan kristen melakukan perlawanan, dari sinilah
cerita kisah perjuangan bangsa Indonesia melawan Bangsat belanda.
jadi bagaimana bisa orang kristen melawan belanda sementara mereka
mendapat agama kristen dari belanda ??? mereka sama sama di gereja,
pendeta / pastor orang belanda, di didik oleh belanda, mendapat
pekerjaan dari belanda. ?????
--- On Thu, 6/16/11, sunny <[email protected]> wrote:
From: sunny <[email protected]>
Subject: Re: [proletar] Suku Indian Sudah Memeluk Islam Sebelum Kedatangan
Colombus ke Amerika
To: [email protected]
Date: Thursday, June 16, 2011, 3:40 AM
Kelihatan Islam kamu itu suka menipu, makanya sejarah pun dipalsukan, tidak
tahu malu. Islam
Mengapa kamu tidan mengangkat nama Said Perintah yang beragama Islam yang
berjuang bersama-sama dihukum mati?
----- Original Message -----
From: Led Zeppelin
To: [email protected]
Sent: Thursday, June 16, 2011 12:23 PM
Subject: Re: [proletar] Suku Indian Sudah Memeluk Islam Sebelum Kedatangan
Colombus ke Amerika
Obed sudah gila rupanya,maluku saat itu adalah kesultanan
Puncak kontroversi tentang siapa Pattimura adalah penyebutan Ahmad Lussy
dengan nama Thomas Mattulessy, dari nama seorang Muslim menjadi seorang
Kristen. Hebatnya, masyarakat lebih percaya kepada predikat Kristen itu,
karena Maluku sering diidentikkan dengan Kristen.
Muslim Taat
Ahmad Lussy atau dalam bahasa Maluku disebut Mat Lussy, lahir di Hualoy,
Seram Selatan (bukan Saparua seperti yang dikenal dalam sejarah versi
pemerintah). Ia bangsawan dari kerajaan Islam Sahulau, yang saat itu
diperintah Sultan Abdurrahman. Raja ini dikenal pula dengan sebutan Sultan
Kasimillah (Kazim Allah/Asisten Allah). Dalam bahasa Maluku disebut
Kasimiliali.
--- On Thu, 6/16/11, sunny <[email protected]> wrote:
From: sunny <[email protected]>
Subject: [proletar] Suku Indian Sudah Memeluk Islam Sebelum Kedatangan
Colombus ke Amerika
To: [email protected]
Date: Thursday, June 16, 2011, 2:59 AM
Soal agama dalam cerita dibawah ini tidak berbeda dengan cerita yang disebarkan
pada masa konflik yang disponsor oleh SBY C´cs bahwa Thomas Matulessy yang
berontak pada 15 Mei 1817 beragama Islam.
Kalau cerita bohong tidak dikoreksi, maka kebohongan akan berubah menjadi
kebenaran abadi.
http://armalazoldik.wordpress.com/2010/03/11/suku-indian-sudah-memeluk-islam-sebelum-kedatangan-colombus-ke-amerika/
Suku Indian Sudah Memeluk Islam Sebelum Kedatangan Colombus ke Amerika
11 Maret 2010 oleh armalazoldik
Christophorus Colombus
Christoforo Colombo (lidah Barat menyebutnya "Christophorus Colombus")
merupakan anggota Knights of Christ, organisasi payung bagi pelarian Templar
yang diburu para penguasa Eropa yang dipimpin Puas Clement IV dan Raja
Perancis, King Felipe V, sejak tanggal 13 Oktober 1307.
Semasa mudanya, Colombus menjadi orang kepercayaan dari penguasa Italia, Rene
d'Anjou yang merupakan Grandmaster Biarawan Sion. Biarawan Sion sendiri
merupakan "Bapak" dari organisasi Knights Templar. Mereka inilah cikal-bakal
gerakan Zionisme sekarang ini. Di dalam buku saya, "Knights Templar Knights of
Christ" (2006), asal-muasal Colombus dipaparkan dengan lengkap.
Colombus menjejakkan kakinya di Amerika di akhir abad ke-15 Masehi. Lima abad
sebelum Colombus tiba, para pelaut Muslim dari Granada dan Afrika Barat sudah
menjejakkan kaki di daratan-benua yang masih perawan dan hanya ditinggali oleh
suku-suku asli yang tersebar di beberapa bagiannya.
Imigran Muslim pertama di daratan ini tiba sekira tahun 900 Masehi sampai
setengah abad kemudian pada masa kekuasaan Dinasti Umayyah. Salah satunya
bernama Khasykhasy Ibn Said Ibnu Aswad dari Cordova. Orang-orang Islam inilah
yang mendakwahkan Islam pada suku-suku asli Amerika. Sejumlah suku Indian
Amerika pun telah memeluk Islam saat itu antara lain suku Iroquois dan
Alqonquin.
Lalu, setelah jatuhnya Granada tahun 1492, yang kemudian disusul oleh gerakan
Inkuisisi yang dilakukan Gereja terhadap orang-orang Islam dan Yahudi di
Spanyol, maka imigran kedua tiba di Amerika sekira pertengahan abad ke-16
Masehi. Tahun 1539, Raja Spanyol, Carlos V, melarang bagi Muslim Spanyol hijrah
ke Amerika.
Menurut prasasti berbahasa Arab yang ditemukan di Mississipi Valey dan Arizona,
dikatakan jika orang-orang Islam yang datang ke daratan ini juga membawa gajah
dari Afrika.
Colombus sendiri datang ke Amerika lima abad kemudian. Dalam ekspedisi
pertamanya, Colombus dibantu dua nakhoda Muslim bersaudara bernama Martin
Alonzo Pizon yang memimpin kapal Pinta dan Vicente Yanez Pizon yang ada di
kapal Nina. Kedua bersaudara ini masih kerabat dari Sultan Maroko dari Dinasti
Marinid, Abuzayan Muhammad III (1362-1366).
pakaian lelaki suku cherooke yang memakai sorban
Catatan harian Colombus menyatakan jika pada hari Senin, 21 Oktober 1492,
ketika berlayar di dekat Gibara di tenggara pantai Kuba, mereka mengaku telah
melihat sebuah masjid dengan menaranya yang tinggi yang berdiri di atas puncak
bukit yang indah.
Doktor Barry Fell dari Oxford University juga menemukan jika berabad sebelum
Colombus tiba di Amerika, sekolah-sekolah Islam sudah tersebar di banyak
wilayah. Antara lain di Valley of Fire, Allan Springs, Logomarsino, Keyhole,
Canyon, Washoe, Mesa Verde di Colorado, Hickison Summit Pass di Nevada, Mimbres
Valley di Mexico, dan Tipper Canoe-Indiana. Di berbagai kota besar Amerika
Serikat. Di tengah kota Los Angeles, terdapat daerah bernama Alhambra, juga
nama Teluk El-Morro dan Alamitos. Juga nama-nama seperi Andalusia, Aladdin,
Alla, Albani, Alameda, Almansor, Almar, Amber, Azure, dan La Habra. Semuanya
nama Islam.
pakaian perempuan suku cherooke yang hampir menutupi auratnya
Di tengah Amerika, dari selatan hingga Illinois, terdapat nama-nama kota kecil
seperti Albany, Atalla, Andalusia, Tullahoma, dan Lebanon. Di negara bagian
Washington juga ada nama daerah Salem. Di Karibia yang juga berasal dari kata
Arab, terdapat nama Jamaika dan Kuba, yang berasal dari bahasa Arab "Quba".
Ibukota Kuba, Havana juga berasal dari bahasa Arab "La Habana".
Seorang sejarawan bernama Dr. Yousef Mroueh menghitung, di Amerika Utara ada
sekurangnya 565 nama Islam pada nama kota, sungai, gunung, danau, dan desa. Di
Amerika Serikat sendiri ada 484 dan di Canada ada 81.
Dua kota suci umat Islam, Mekkah dan Madinah, nama keduanya juga telah
ditorehkan para pionir Muslim di tanah Amerika jauh sebelum Colombus lahir.
Nama Mecca ada di Indiana, lalu Medina ada di Idaho, New York, North Dakota,
Ohio, Tenesse, Texas, Ontario-Canada. Bahkan di Illinois ada kota kecil bernama
Mahomet yang berasal dari nama Muhammad.
Se-quo-yah yang menciptakan silabel huruf Indian yang disebut Cherokee
Syllabari pada 1821 ternyata seorang Muslim dan senantiasa mengenakan sorban
Suku-suku asli Amerika ternyata juga banyak yang berasal dari nama Arab, antara
lain Suku Apache, Anasazi, Arawak, Cherokee, Arikana, Chavin Cree, Makkah,
Hohokam, Hupa, Hopi, Mohigan, Mohawk, Nazca, Zulu dan Zuni. Bahkan kepala suku
Indian Cherokee yang terkenal, Se-quo-yah yang menciptakan silabel huruf Indian
yang disebut Cherokee Syllabari pada 1821 ternyata seorang Muslim dan
senantiasa mengenakan sorban, bukan ikat kepala dari bulu burung seperti yang
ada di film-film wild-west ala Hollywood.
Beberapa kepala suku Indian yang juga selalu mengenakan sorban di antaranya
Sioux, Chippewa, Yuchi, Iowa, Sauk, Creek, Kansas, Miami, Potawatomi, Fox,
Seminole, dan Winnebago. Foto-foto para kepala suku Indian tersebut yang
bersorban saat ini masih disimpan di berbagai museum dan arsip nasional
Amerika, antara lain yang ada di Philadelphia. Foto-foto itu berasal dari tahun
1835 dan 1870.
Saya yakin, bukan karena mereka sudah Islam maka Colombus datang dan membantai
mereka. Tapi lebih didorong motivasi lain, yakni EMAS. Sama seperti kedatangan
penjajah Eropa-Kristen ke Nusantara yang didorong 3G yaitu Gold (Emas), Glory
(Kekuasaan), dan Gospel (Kejayaan Agama Kristen).
Rizki Ridyasmara
http://www.eramuslim.com/konsultasi/konspirasi/indian-sudah-memeluk-islam.htm
http://putrahermanto.wordpress.com/2009/12/06/indian-sudah-memeluk-islam-sebelum-di-bantai-oleh-columbus/
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/