Di Kampung Tugu masih bisa ditemui keturunan Portugis yang dibawa Belanda dari Malaka untuk dijadikan budak. Mereka cerita bahwa Belanda memaksa nenek-moyang mereka untuk mengganti agama dan nama keluarga. Sebagai imbalannya, tawanan Portugis itu dibebaskan dari perbudakan dan dikasih tanah yang jadi pemukiman mereka sampai sekarang.
Cerita pemaksaan pindah agama oleh Belanda ini juga ditemui di berbagai daerah Indonesia, mulai dari Aceh sampai Papua. Bukan cuma pemaksaan terhadap orang Islam tapi juga terhadap penganut ajaran lain seperti masyarakat di sekitar Toba, Toraja, Papua. Pencampuradukkan penjajahan & agama oleh Belanda bukan rahasia lagi. Tapi toh bangsa Indonesia bisa memisahkan soal agama dalam perjuangan kemerdekaannya. Belanda yang nggak bisa memisahkan itu. Contoh konkritnya bisa dilihat di kampung ini kok, bagaimana dia mati-matian membela Belanda padahal dia berpaspor Prancis. Melihat tabiat Belanda dalam sejarah, bisa ditebak si Prancis itu merasa diuntungkan Belanda sehingga dia harus membalas budi. Itulah golden rule dia. --- "widura" <a.widura@...> wrote: > Waduhh....jadi cerita sejarah yg diajarkan sejak SD bahwa > perlawanan bangsa indonesia melawan bangsa belanda yg menjajah, > sebenarnya adalah perlawanan agama islam vs kristen belanda > ?...gitu ??....kalo ama jepang gimana tuh..?...islam vs shinto ??... > -----Original Message----- > From: Led Zeppelin <led.zeppelin31@...> > > > Obed tidak bikin apa2 dimaluku,sampai saat ini. > > > > Secara Logika belanda datang ke tanah air Indonesia bukan saja > > mau berniaga, walaupun awalnya demikian, tetapi juga gospel yaitu > > sambil menyebarkan agama kristen. > > Banyak anak bangsa menjadi pindah agama karena ajakan bule > > belanda, karena tergiur roti dan keju juga iming iming mendapat > > pendidikan yg layak serta mendapatkan pekerjaan dengan seragam > > belanda, selanjutnya mereka dijadikan serdadu kompeni atau > > semacam pegawai negri versi belanda (ammtenaar). > > Sementara perampokan hasil bumi maupun hasil tambang oleh VOC > > berjalan terus terusan, bangsa Indonesia tidak begitu peduli, > > karena: > > harta bukan segalanya bagi rakyat indonesia, (pada waktu itu, > > sekarang nampaknya juga tidak berbeda) (emas di freeport, minyak > > di aceh maupun pekan baru dikuasai Bule) > > Tapi; pada saat rakyat Indonesia mulai terganggu dengan > > misionaris yg menyebarkan agama kristen, dari sinilah Ulama- > > ulama, ustad-ustad maupun orang alimnya islam di Indonesia, tidak > > sudi mengikuti ajakan misionaris untuk pindah agama. karena > > misionaris ini didukung oleh tentara dan kompeni (Rakyat > > Indonesia yg beragama kristen), maka orang islam yg tidak mau > > dijadikan kristen melakukan perlawanan, dari sinilah cerita kisah > > perjuangan bangsa Indonesia melawan Bangsat belanda. > > jadi bagaimana bisa orang kristen melawan belanda sementara > > mereka mendapat agama kristen dari belanda ??? mereka sama sama > > di gereja, pendeta / pastor orang belanda, di didik oleh belanda, > > mendapat pekerjaan dari belanda. ????? > > > > --- sunny <ambon@...> wrote: > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
