Pemancungan TKW Jangan Protes ke ILO
                                                
Selama pikiran rasional selalu dikubur dan euphoria religiositas ke Islaman 
dijadikan tugu suci yang tidak boleh disentuh, maka selama itu pula masalah 
pemancungan TKW tidak akan pernah tuntas dan akan berlangsung sampai kiamat.

Kita bukan harusnya saling menyalahkan, tapi harusnya menemukan solusi yang 
mujarab.

Untuk menemukan solusi yang mujarab inilah kita harus berani kritisi Syariah 
Islam, dimana kelemahannya dan dimana salahnya.

Kalo yang disalahkan itu cuma pemerintah Arab Saudia bukan Syariah Islamnya, 
maka pemerintah Arab Saudia juga tidak akan bisa berubah karena memang yang 
dijalankannya itulah 100% sesuai dengan Syariah.

> "pemerhatidunia" <pemerhatidunia@...> wrote:
> ALLAH ITULAH YG SUMBER SYARIAT ITU HARUS DIADILI !!

Islam inilah yang menjadi penyebab terjadinya pemancungan TKW di Arab Saudia.  
Jadi jangan ngawur menyalahkan sisa2 jahililah, menyalahkan Islam aliran keras, 
atau menyalahkan majikannya.

Cara2 menyalahkan seperti itu tidak akan memecahkan masalahnya, karena pokok 
dari masalah ini cuma satu yaitu Syariah Islam, jadi upaya apapun yang mau 
ditempuh, selama Syariah Islam masih berlaku di Arab Saudia tidak akan ada 
perubahan, itu lagi, itu lagi masalahnya.

Sebagai pemerintah RI tak perlu banyak dalih dalam memberi solusi yang pasti 
dan permanen.  Cukup minta kepada pemerintah Arab Saudia secara resmi pengakuan 
bahwa semua TKW yang dikirim dari Indonesia ini adalah muslimin dan muslimah, 
semuanya beragama Islam, dan pengakuan ini harus diperkuat dengan fatwa.

Barulah dengan adanya fatwa bahwa TKW dari Indonesia diakui dan diperlakukan 
sebagai sesama muslimin seperti muslimin yang di Arab Saudia, kemudian setiap 
majikan yang menerima pembantu TKW dari Indonesia diwajibkan memberi tanda 
tangan pernyataan bahwa seorang muslimin (muslimah) diterima bekerja pada 
majikan tsb atas kehendak Allah.

Jadi jangan protes ke ILO, tidak ada hubungannya, ini bukan kasus perburuhan, 
ini bukan hubungan kerja buruh majikan yang tidak baik, melainkan, ini adalah 
kasus Syariah Islam dimana TKW kita tidak dianggap muslimin atau muslimah, 
disamakan orang kafir sehingga sejajar kedudukannya dengan budak, Islam 
Indonesia tidak dianggap agama Islam, sama seperti orang Indonesia tidak 
menganggap Ahmadiah sebagai agama Islam.

Dijamin, apabila hal ini bisa dilaksanakan, maka semua TKW Indonesia bisa 
merasa kerja di Arab Saudia benar2 kerja di sorga.

Ny. Muslim binti Muskitawati.















------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke