Refl: Bagus ada yang menolak fatwa MUI. Rupanya MUI tidak mempunyai pekerjaan, selain mengeluuarkan fatwa yang tidak ditaati oleh umatnya.
http://riaupos.co.id/news/2011/06/hti-tolak-fatwa-haram-bbm-bersubsidi/ HTI Tolak Fatwa Haram BBM Bersubsidi Posted by admin on June 30, 2011 1 JAKARTA (RP)- Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Ismail Yusanto menyatakan menolak fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengharamkan orang kaya menggunakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Alasannya, dalam konsep Islam, BBM merupakan kepemilikan umum yang dikelola atas nama negara dan dikembalikan ke masyarakat. ''Negara wajib mengelola atas nama rakyat dan hasilnya dikembalikan ke rakyat. Kami menolak fatwa itu, karena bertentangan dengan fakta, juga bertentangan dengan problema. Yang terjadi di lapangan adalah liberalisasi,'' kata Ismail Yusanto pada wartawan di sela-sela Konferensi Rajab di Stadion Lebak Bulus, Jakarta Selatan Rabu (29/6). Menurut Ismail, seharusnya MUI mengeluarkan fatwa mengharamkan liberalisasi terhadap minyak dan gas bumi. Karena akar masalahnya kata dia, pengelolaan energi di Indonesia sudah diserahkan ke individu-individu pemilik modal, padahal minyak dan gas bumi merupakan kepemilikan umum. Ismail juga mengkritisi istilah subsidi BBM. Menurutnya, kata subsidi tak dikenal dalam Islam karena negaralah yang berkewajiban mengurus rakyatnya, baik dalam pengelolaan sumber daya alam, pendidikan maupun kesehatan. ''(Ini) istilah yang keliru, karena negara wajib mengurus rakyatnya, membiayai kebutuhan pendidikan, kesehatan termasuk mengelola energi yang merupakan milik rakyat dan dikembalikan ke rakyat,'' katanya. Ia lantas mempertanyakan fatwa MUI yang mengharamkan orang kaya menggunakan BBM yang bersubsidi. Kata dia, jika benar itu dilakukan maka seharusnya anak-anak orang kaya juga dilarang mengecap pendidikan di sekolah dan berobat di layanan kesehatan milik pemerintah karena sifatnya gratis. ''Kalau betul orang kaya haram menikmati subsidi, mestinya anak orang kaya tak boleh sekolah di SD negeri, karena bersifat subsidi dan gratis,'' tukasnya. Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengadakan pertemuan membahas BBM bersubsidi. Dalam pertemuan itu, MUI tengah memfinalkan fatwa tentang hemat energi, termasuk ketentuan bahwa masyarakat yang mampu/kaya tak boleh menggunakan BBM bersubsidi.(awa/jpnn) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
