Refl: Teh Ninih sudah dingin jadi tidak enak dan lagi tidak disukai oleh Aa 
Gym. Aa Gym paling suka Teh Panas. 

http://www.equator-news.com/utama/adab-perceraian

Kamis, 30 Juni 2011 
Adab Perceraian 
Hj. Yati Aryati
Beberapa minggu ini masyarakat masih disuguhkan berita perceraian dai kondang 
Aa Gym dengan Teh Ninih yang telah hidup berumah tangga lebih dari 20 tahun, 
dan sudah punya cucu.

Sebelumnya diberitakan pula tuntutan perceraian mantan Menteri Sekretaris 
Negara era Pak Harto, Pak Moerdiono, terhadap istri yang telah dinikahinya atau 
telah hidup bersama lebih dari 30 tahun. Beberapa tahun sebelumnya, seorang 
penyanyi terkenal era tahun 1970-80-an, Koes Hendratmo pun telah menceraikan 
sang istri, juga setelah hidup berumah tangga lebih dari 20 tahun.

Perceraian para pasangan usia lanjut, yang sudah berumah tangga cukup lama itu, 
tentu diharapkan tidak terjadi, karena mereka tentunya sudah sangat memahami 
karakter masing-masing pihak. Namun, demikianlah kenyataan hidup dalam 
perkawinan. Perceraian dapat terjadi tanpa mengenal cepat atau lamanya usia 
perkawinan.

Perkawinan sebenarnya adalah satu proses hidup bersama yang sah dengan segala 
suka dan dukanya yang tak akan pernah berhenti, sampai dipisahkan oleh suatu 
perceraian atau "kematian".

Memang, kehidupan berumah tangga tidak selalu berjalan sebagaimana yang 
dikehendaki, diharapkan; tidak selamanya berjalan mulus. Hubungan suami isteri 
dapat berakhir karena konflik dalam rumah tangga atau karena alasan tertentu, 
bahkan setelah dibina sekian lama, sebagaimana yang dialami oleh Aa Gym, Pak 
Moerdiono dan Koes Hendratmo itu. Puncak konflik yang terjadi itu adalah 
perceraian atau talak.

Sebagai agama yang sempurna, Islam mengizinkan perceraian, meskipun sangat 
dibenci, tetapi ada adab yang perlu diketahui, dipahami, ketika akan memutuskan 
untuk bercerai.

Adab tersebut antara lain adalah:

  1.. Melakukan berbagai upaya "perdamaian" sebelum memutuskan perceraian, 
seperti melakukan koreksi/evaluasi diri, terhadap perilaku suami dan istri, 
tidur secara terpisah, dan bermusyawarah dengan menghadirkan penengah dari 
kedua pihak. Perceraian adalah jalan terakhir apabila usaha-usaha perdamaian 
yang dilakukan tidak membuahkan hasil untuk tetap bersatu;
  2.. Memiliki niat yang baik, meluruskan niat, ketika memutuskan akan 
bercerai; dengan maksud agar kedua belah pihak merasa nyaman dalam beragama, 
tidak merasa tertekan, dan anak-anak tidak merasa terganggu baik dalam 
kehidupan sehari-hari maupun dalam pendidikan mereka;
  3.. Alasan perceraian haruslah rasional, bukan yang irasional / tidak masuk 
akal;
  4.. Tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan untuk bercerai, dan tidak 
dalam keadaan marah;
  5.. Istri dalam keadaan suci, tidak sedang hamil;
  6.. Melakukan talak secara baik-baik; tidak saling menyalahkan; tidak dengan 
membuka aib atau cela masing-masing pihak, apalagi dengan mengumbarnya dalam 
media massa. Rujuk dan lepaslah dengan baik, demikian Alquran mengingatkan;
  7.. Ada saksi;
  8.. Tidak mengusir atau mengeluarkan istri dari rumahnya;
  9.. Menjaga "iddah"(waktu tertentu) istri;
  10.. Menghindari rasa permusuhan, terputusnya tali persaudaraan/silaturahmi, 
setelah bercerai;
  11.. Tidak dihalangi apabila ingin rujuk.
Contoh yang baik telah ditunjukkan beberapa pasangan selebritis yang memutuskan 
untuk bercerai, di mana hubungan silaturahmi tetap mereka jaga, dan pendidikan 
anak-anak tetap mereka perhatikan. Mereka telah menunjukkan bahwa perceraian 
adalah suatu hal yang biasa, dan tak perlu saling membuka aib ketika memutuskan 
untuk bercerai. (YA290611)


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke