> "widura" <a.widura@...> wrote:
> Tidak ada kesetaraan gender di
> arab saudi....huuuuuu....
> -----------

Sebenarnya kerajaan Arab Saudia sedang mengalami dobel standard, disatu pihak 
mau menegakkan Syariah Islam, tetapi dilain pihak Syariah Islam banyak 
melanggar hak2 umatnya sendiri dan juga melakukan berbagai diskriminasi 
termasuk diskriminasi gender ini.

Memakai burqa sebenarnya sangat berbahaya bagi pengemudi karena pandangannya 
terhalang burqa seperti halnya memakai kacamata gelap.

Beda dengan kaca mata gelap yang bila terasa mengganggu bisa dibuka atau 
dicopot sebentar, tidak demikian dengan burqa, saat terasa mengganggupun harus 
tetap dikenakan terus karena bisa ditilang polisi Syariah.

Jadi pemerintah Arab Saudia tidak bisa tegas, kalo wanita dibolehkan 
mengendarai mobil, maka harus juga dibolehkan tidak memakai burqa atau 
dibolehkan membuka burqanya disaat mengendarai mobil.

Cepat atau lambat, Syariah Islam akan dirontokan sendiri oleh umatnya 
dikarenakan memang tidak sesuai dengan zaman selain diskriminasi juga merupakan 
pelanggaran HAM.

Sekarangpun penegakkan Syariah Islam di negara2 Arab sedang mengalami kacau 
beliau, pemerintah telah mengeluarkan UU mengizinkan wanita untuk mengemudikan 
mobil, tetapi dilain pihak polisi selalu menangkap semua wanita yang 
mengendarai mobil.  Jadi meskipun masih dalam satu negara pun ternyata Syariah 
Islam selalu contro-versi atau saling bertentangan.

Kalo sekarang bisa berhasil dibolehkan wanita mengendarai mobil, maka 
selanjutnya mereka akan menuntut untuk juga mengendarai sepeda motor.  Naah... 
selanjutnya akan diikuti dengan tuntutan lapangan kerja yang harus memberi 
kebebasan wanita keluar rumah sendirian untuk bekerja mengendarai mobilnya.

Yang mampu boleh mengendarai mobil, bagi yang kurang mampu bisa beli sepeda 
motor seperti halnya di Indonesia.

Memang muslimin di Indonesia itu kerdil tertinggal pengetahuannya karena terus 
dibohongi ulama2nya, padahal wanita2 di Arab Saudia iri, dan menuntut agar 
mereka bisa bebas seperti wanita2 muslimah di Indonesia, tapi sebaliknya ulama2 
di Indonesia berusaha membelenggu wanita2 muslimah di Indonesia untuk meniru 
cara2 wanita di Arab Saudia.

Ny. Muslim binti Muskitawati.

















> http://m.detik.com/read/2011/07/01/214706/1672933/639/nekad-mengemudi-sendiri-5-wanita-arab-ditahan-polisi
> 
> Jumat, 01/07/2011 21:47 WIB
> 
> Nekad Mengemudi Sendiri, 5 Wanita Arab Ditahan Polisi 
> 
> Syubhan Akib : detikOto
> 
> detikcom - Riyadh, Perjuangan para wanita di Arab Saudi yang meminta 
> kerajaan untuk mencabut larangan mengemudi bagi wanita sepertinya tetap 
> berliku. Kerajaan Arab Saudi baru-baru ini bahkan menahan setidaknya lima 
> orang wanita karena nekad mengemudi mobil sendiri.
> 
> Sebelumnya para aktivis wanita Arab Saudi menggalang kekuatan untuk memaksa 
> Kerajaan Arab Saudi yang ultra-konservatif untuk mencabut larangan mengemudi 
> bagi wanita. Berbagai hal telah mereka lakukan, mulai dari kampanye di 
> internet, turun ke jalan hingga meminta pabrikan mobil untuk menghentikan 
> penjualan mobil di Arab.
> 
> Simpati pun mereka dapatkan. Para aktivis feminisme dari beberapa negara juga 
> diketahui melakukan aksi demonstrasi untuk mendukung perjuangan wanita-wanita 
> Arab. Bahkan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton mengeluarkan pernyataan 
> yang mendukung gerakan para aktivis wanita tersebut.
> 
> Namun bukan membuat Kerajaan Arab Saudi mengikuti kemauan mereka, kerajaan di 
> negeri kaya minyak ini malah memberikan perlakuan keras. Setidaknya lima 
> orang wanita di tahan akibat nekad mengemudikan mobil di Arab.
> 
> Seorang aktivis hak azasi manusia Eman al-Nafjan berkata pada Associated 
> Press dan dikutip aol, Jumat (1/7/2011) mengatakan bahwa polisi telah menahan 
> seorang wanita pada hari Selasa saat mengemudi di pantai Laut Merah di 
> Jeddah. 
> 
> Empat perempuan lain juga dituduh mengemudi dan kemudian ditahan dan hingga 
> kini belum ada informasi baru mengenai status tahanan mereka.
> 
> "Tampaknya, ini adalah tekanan besar pertama dari pemerintah," kata 
> al-Nafjan. "Kami tidak yakin apa artinya pada saat ini dan apakah ini adalah 
> awal dari garis keras yang diberlakukan oleh pemerintah terhadap perjuangan," 
> tambahnya.
> 
> Awal bulan lalu sekitar 40 perempuan Saudi duduk di belakang kemudi sebagai 
> bentuk protes karena hingga kini Arab Saudi belum mengizinkan wanita untuk 
> mengemudi sendiri.
> 
> Sebelumnya seorang aktivis wanita bernama Manal Al-Sharif harus merasakan 
> dinginnya dinding penjara akibat melakukan protes serupa dua bulan lalu. 
> Sedikitnya 6 orang wanita lain juga ditangkap setelah mereka tertangkap 
> belajar mengemudi di utara Riyadh, ibu kota Arab Saudi ketika itu.
> **
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke