Hehehe... kalo mesjid dibongkar, semua orang kebakaran jenggot termasuk anggota 
DPR. 

Tp kalo gereja dibongkar, DPR ga peduli.


http://id.berita.yahoo.com/dpr-pelajari-kasus-pembongkaran-masjid-di-medan-121826902.html

DPR Pelajari Kasus Pembongkaran Masjid di MedanRepublika – Kam, 30 Jun 2011


REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN - Komisi I DPR RI mempelajari kasus 
pembongkaran Masjid Al-Ikhlas yang mendapatkan penolakan dari Forum Umat Islam 
(FUI) Sumatera Utara. Tim Komisi I DPR RI mencari informasi 
mengenai pembongkaran itu dengan mendatangi langsung lokasi bekas masjid itu di 
Jalan Timor, Medan, Kamis.
Di lokasi tersebut, tim Komisi I DPR mendapatkan penjelasan dari salah seorang 
pengurus FUI Sumut Affan 
Lubis mengenai status hukum Masjid Al-Ikhlas yang juga bekas rumah 
ibadah milik Detasemen Perhubungan Kodam I Bukit Barisan yang 
dipindahkan ke kawasan Namurambe, Kabupaten Deli Serdang.
Sambil 
menunjukkan sejumlah surat, Affan menyebutkan bahwa pengembangan Masjid 
Al-Ikhlas dilakukan melalui dana wakaf dari umat Islam. Dana tersebut 
didapatkan melalui sedekah dan infaq umat Islam ketika mengikuti shalat 
Jumat di Masjid Al-Ikhlas. "Jadi Masjid Al-Ikhlas ini adalah milik umat 
Islam karena dikembangkan dengan dana wakaf," katanya sambil menyerahkan 
surat-surat tersebut.
Pimpinan rombongan Komisi I DPR Mayjen TNI 
(Purn) Yahya Sucawiria mengatakan, kedatangan pihaknya ke Sumut ingin 
mendapatkan informasi yang sebenarnya mengenai kasus pembongkaran Masjid 
Al-Ikhlas itu. Selama ini Komisi I DPR telah mendengar informasi 
mengenai kasus tersebut dari berbagai sumber dengan versinya 
masing-masing.
Karena itu, pihaknya mengunjungi Sumut dengan harapan dapat mengetahui 
permasalahan yang sebenarnya dari berbagai pihak.
Namun Yahya Sucawiria menegaskan jika pihaknya bukan sebagai penentu atau 
pengambil keputusan dalam permasalahan tersebut. "Kami hanya mendengar 
dari berbagai pihak, hasilnya akan diserahkan ke pimpinan Dewan," kata 
politisi dari Partai Demokrat itu.
Selain FUI, pihaknya juga akan meminta informasi dari Majelis Ulama 
Indonesia (MUI), DPRD, dan Pemprov Sumut. "Dalam satu hari ini harus 
tuntas," kata Yahya didampingi sejumlah anggota Komisi DPR lainnya 
seperti Azwar Abubakar, Maiyasak Johan, Mayjen (Purn) Tritamtomo Syahfan Badri, 
dan Neil Iskandar Daulay.
Sementara itu, Syahfan Badri 
mengatakan, pihaknya belum berani lebih banyak berkomentar karena masih 
harus mempelajari informasi yang diterima, apalagi belum banyak pihak 
yang dimintai keterangannya.
Pihaknya harus menemui semua pihak 
terkait jika ingin memberikan keterangan mengenai sikap Komisi I DPR 
terhadap pembongkaran Masjid Al-Ikhlas di Jalan Timor Medan.
"Nanti saja setelah diplenokan," kata politisi dari Partai Keadilan Sejahtera 
(PKS) itu.
Ketua I Bidang Hukum dan Pengerahan Massa FUI Sumut Indra Suheri mengatakan, 
pihaknya sangat mengharapkan anggota Komisi I DPR dapat memperjuangkan 
aspirasi umat Islam di Sumut terhadap keberadaan Masjid Al-Ikhlas 
tersebut.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke