Partai ini semula sama sekali tidak diperhitungkan dalam kancah perpolitikan 
indonesia, cuma sekumpulan orang latah ikut2an bikin partai...tapi, momentumnya 
yg sangat2 menguntungkan partai ini dgn berhasil menggaet SBY sebagai capres 
pada waktu itu, maka seperti dapat durian runtuh, jadilah partai gurem ini 
pemenang pemilu...entah karena memang pintar membaca keinginan masyarakat yg 
terpikat oleh figur, atau murni keberentungan semata...setelah reputasi partai 
dan reputasi "jago"nya terbukti jelek selama pelaksanaan kekuasaannya, saya 
ngga yakin partai ini bisa sukses di pemilu 2014...akan balik jadi partai 
gurem...
-----Original Message-----
From: "sunny" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 24 Jul 2011 12:29:38 
To: <Undisclosed-Recipient>
Reply-To: [email protected]
Subject: [proletar] Inilah Nasib Partai Demokrat Jika Terjadi KLB

Ref:  Agaknya SBY ini juru gong. Gambar tertera melukiskan  kemana-mana yang di 
pukul adalah gong, malah  hadiah yang diberikan pun adalah gong. Hadiahnya  ini 
bisa dilihat, antara lain di kota Ambon. Gong ini diberikan sebagai tanda jasa 
kemenganan laskar Jihad  yang di sponsornya ke Indonesia Timur. 

Mengingat keahliannya dengan gong, maka seandainya ada okestra yang membutuhkan 
tenaga pemukul gong, silahkan berhubungan langsung dengan SBY. Ditanggung suara 
gongnya akan lebih merdu dari yang sudah-sudah.


http://www.tempointeraktif.com/hg/politik/2011/07/24/brk,20110724-348075,id.html

Inilah Nasib Partai Demokrat Jika Terjadi KLB 
Minggu, 24 Juli 2011 | 16:28 WIB


  

Presiden yang sekaligus Ketua Dewan Pembina Susilo Bambang Yudhoyono membuka 
Rapat Koordinasi Nasional Partai Demokrat di Sentul, Bogor, Jawa Barat, 
(23/7).TEMPO/Aditia Noviansyah


TEMPO Interaktif, Jakarta -  Salah satu inisiator Partai Demokrat,  Baharuddin 
Tonti, mengkhawatirkan nasib partai penguasa ini jika sampai terjadi Kongres 
Luar Biasa (KLB) dalam Rapat Koordinasi Nasional Partai di kawasan Sentul, 
Jakarta Barat.  "Apa yang akan terjadi ke depan. Kalau Kongres Luar Biasa 
terjadi, saya tidak bayangkan apa yang terjadi," ujar dia dalam diskusi di 
Doekoen Coffee Jakarta, Ahad, 24 Juli 2011.



Rapat Koordinasi Nasional di Sentul diwarnai isu KLB akibat perseteruan Ketua 
Partai Demokrat Anas Urbaningrum dengan mantan Bendahara Umumnya Muhammad 
Nazaruddin. Nazaruddin yang kini berstatus buron, mengungkap keterlibatan Anas 
dalam sejumlah proyek yang kini diusut Komisi Pemberantasan Korupsi. Hingga 
muncul isu KLB untuk menggulingkan Anas. Namun sampai hari kedua Rapat 
Koordinasi, KLB tersebut tidak pernah terwujud.



Menurut Baharuddin, sebagai partai yang bukan dibangun dari kader maka secara 
institusi, Demokrat itu rapuh. Apalagi sejak 2009, partai yang didominasi warna 
biru ini banyak diisi kutu loncat. Soalnya saat itu keyakinan Susilo Bambang 
Yudhoyono (SBY) memimpin dua periode sangat kuat. "Saya masih ingat, Ruhut 
Sitompul tahun 2008 masih membela Golkar mati-matian, kini menjadi pengikutnya 
SBY," ujar dia. Sehingga, jika terjadi KLB, maka Demokrat akan terbagi menjadi 
kubu-kubu sesuai calon dalam pemilihan ketua umum Partai Demokrat. Ada tiga 
kubu yaitu Anas Urbaningrum, Andi Malaranggeng dan Marzuki Alie.



"Kubu-kubu menggelinding terus, yang menyebabkan terjadi friksi di dalam oleh 
orang-orang yang ahli koprol," kata Baharuddin. Ahli koprol yang dimaksud ada 
politikus yang hanya membonceng Demokrat demi kekuasaan bukan membangun partai.



Demokrat, kata Baharuddin, harus segera membenahi partai demi pemilihan umum 
pada 2014. "Saya tidak yakin suaranya akan tetap," ujar dia. Ia mengkhawitirkan 
nantinya di 2019 sejarah akan mencatat pernah ada Partai Demokrat. "Soalnya di 
dalam banyak penikmat bukan pejuang partai," ucapnya.



Aktivis Nasional Demokrat Melky Lakalena menuturkan secara sosok SBY memang 
siap menjadi Presiden. Tapi kata dia dalam kesempatan yang sama : "Gerbongnya 
tidak siap.". Demokrat, menurut Melky, kadernya belum siap dan kompak untuk 
mengamankan partai dari serangan luar.



Apalagi, kata dia, goncangan Demokrat karena masalah keuangan.Situasi ini 
menunjukkan kalau politikus dan partai politik tidak bebas finansial maka akan 
berdamai dengan kekuasaan




DIANING SARI


[Non-text portions of this message have been removed]




[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke