Ini mungkin ajaran Taik Anjingyang dibilang Jusfiq ! Kalau begiu Jusfiq nggak 
bohong ! Memang ada agama Taik anjing! yang didirikan oleh itemabu !!!!
Nah bacalah ajarannya yaitu BOLEHNYA ngembat NENEK !
itulah Agama Taik Ajing ! Nabinya kalau bukan PEDUNDU mungkin juga itemabu !!!!!
Enak ahama taik anjing ini; smua halal NGEMBAT siapapun !!!!
Inilah agama taik anjing itu ! Kapan tem berdirinya !???

--- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote:
>
> Ayat 4:23-24
> di bawah ngasih daftar cewek2 yg haram unt orang Islam. Berarti cewek di luar
> daftar ini adalah halal. Yg ga ada di daftar antara lain adalah
> ·         nenek 
> ·         saudara2 nenek
> ·         nenek bini
> ·         saudara2 nenek bini
> ·         cucu, buyut, cicit
> ·         isteri2 dari  cucu, buyut, cicit
>  
> Berarti,
> nenek orang Islam itu halal, juga cucu perempuannya.
>  
> Apa yg
> dimaksud dgn halal di sini, halal dinikahi jadi bini atau halal diembat tanpa
> perlu jadi bini?
>  
> Item no 14
> dan keterangan [282] ngasih petunjuk bhw yg dimaksud halal adalah halal
> diembat, bukan halal dinikahi baru diembat.  Budak yg bersuami itu halal unt 
> orang Islam,
> krn ga ada istilah cewek punya suami banyak di Islam, berarti si budak itu
> halal diembat oleh orang Islam sambil si budak berstatus bini orang lain.
>  
> Kesimpulannya,
> nenek, cucu, cicit, dan buyut serta bini2 dr cucu, buyut dan cicit, semua 
> halal
> diembat oleh orang Islam. Halal diembat, berati ga zinah kalo ngembat mereka.
>  
> Islam itu
> emang agama yg benar unt para bajingan sex, auloh itu maha tahu akan kebutuhan
> orang Islam unt berincest ria, ga bisa ngembat anak sendiri, boleh ngembat 
> cucu
> atau bini cucu misalnya. 
>  
> Buat yg
> doyan dgn yg tua2 krn ngidap Oedipus complex spt nabi (selain jadi 
> pedophile), bisa
> ngembat nenek sendiri, kalo perlu nenek buyut jg boleh, krn buat pengidap
> Oedipus complex, tentunya makin tua makin nikmat, hehehe.....
>  
>  
> 4:23-24. 
> Diharamkan atas kamu 
> 1.       ibu-ibumu; 
> 2.       anak-anakmu yang perempuan [281]; 
> 3.       saudara-saudaramu yang perempuan, 
> 4.       saudara-saudara bapakmu yang perempuan; 
> 5.       saudara-saudara ibumu yang perempuan; 
> 6.       anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang
> laki-laki; 
> 7.       anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang
> perempuan; 
> 8.       ibu-ibumu yang menyusui kamu; 
> 9.       saudara perempuan sepersusuan; 
> 10.   ibu-ibu isterimu; 
> 11.   anak-anak isterimu yang dalam pemeliharaanmu
> dari isteri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan
> isterimu itu, maka tidak berdosa kamu mengawininya; 
> 12.   isteri-isteri anak kandungmu; dan 
> 13.   menghimpunkan dua perempuan yang bersaudara,
> kecuali yang telah terjadi pada masa lampau; sesungguhnya Allah Maha Pengampun
> lagi Maha Penyayang.  dan 
> 14.   wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang
> kamu miliki [282] sebagai ketetapan-Nya atas kamu. 
>  
> [281] Maksud ibu di sini ialah ibu,
> nenek dan seterusnya ke atas. Dan yang dimaksud dengan anak perempuan ialah
> anak perempuan, cucu perempuan dan seterusnya ke bawah, demikian juga yang
> lain-lainnya. Sedang yang dimaksud dengan "anak-anak isterimu yang dalam
> pemeliharaanmu", menurut jumhur ulama termasuk juga anak tiri yang tidak
> dalam pemeliharaannya.
>  
> SEBAB TURUNNYA AYAT:Ibnu Jarir dari Ibnu Juraij mengetengahkan,
> katanya, "Saya tanyakan kepada Atha' mengenai, '...dan diharamkan bagimu
> istri-istri anak kandungmu.' (Q.S. An-Nisa 23) Jawabnya, 'Menurut pembicara
> kami ia diturunkan mengenai Nabi Muhammad saw. yakni ketika beliau mengawini
> janda dari Zaid bin Haritsah. Orang-orang musyrik mengecamnya,' maka turunlah
> ayat, 'Dan diharamkan bagimu istri-istri anak kandungmu.' (Q.S. An-Nisa 23) 
> dan
> turun pula ayat, 'Dan tidaklah Allah menjadikan anak-anak angkatmu sebagai
> anak-anak kandungmu sendiri.' (Q.S. Al-Ahzab 4) Demikian pula ayat, 'Bukanlah
> Muhammad itu bapak dari salah seorang laki-laki kamu, tetapi...' sampai akhir
> ayat." (Al-Ahzab 40).
>  
> [282] Maksudnya : budak-budak yang
> dimiliki yang suaminya tidak ikut tertawan bersama-samanya. [283] Ialah :
> selain dari macam-macam wanita yang tersebut dalam ayat 23 dan 24 surat An
> Nisaa'. [284] Ialah : menambah, mengurangi atau tidak membayar sama sekali
> maskawin yang telah ditetapkan.
>  
> SEBAB TURUNNYA AYAT:Muslim, Abu Daud, Tirmizi meriwayatkan dari
> Abu Said Al-Khudri, katanya, "Kami beroleh wanita-wanita tawanan dari Bani
> Authas yang masih mempunyai suami. Mereka tidak bersedia kami campuri
> disebabkan masih bersuami itu. Lalu kami tanyakan hal itu kepada Nabi saw.,
> maka turunlah ayat, 'Dan diharamkan mengawini wanita-wanita yang bersuami
> kecuali hamba sahaya yang menjadi milikmu.' (Q.S. An-Nisa 24) maksudnya 
> kecuali
> yang diberikan Allah kepadamu sebagai orang-orang tawanan, maka dengan ayat 
> itu
> halallah bagi kami kehormatan mereka." Thabrani dari Ibnu Abbas
> mengetengahkan, katanya, "Ayat itu turun di waktu perang Hunain tatkala
> kaum muslimin diberi kemenangan oleh Allah di perang Hunain, mereka 
> mendapatkan
> beberapa orang wanita dari kalangan Ahli Kitab yang masih mempunyai suami. 
> Jika
> salah seorang di antara mereka hendak dicampuri maka jawabnya, 'Saya ini
> bersuami', maka turunlah ayat, 'Dan diharamkan pula kamu mengawini 
> wanita-wanita
> yang bersuami...' sampai akhir ayat." (Q.S. An-Nisa 24) Ibnu Jarir
> mengetengahkan dari Muammar bin Sulaiman, dari bapaknya, katanya, "Seorang
> laki-laki dari Hadramaut mengajukan soal, 'Bagaimana bila suami-suami telah
> menetapkan maskawin lalu siapa tahu mereka ditimpa oleh kesulitan', maka
> turunlah ayat, 'Dan kamu tidak berdosa mengenai sesuatu yang telah saling kamu
> relakan, setelah mahar ditetapkan itu.'" (Q.S. An-Nisa 24)
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke