Salah satu ketololan yg dilakukan Inggris adalah demi ngejilat pantat orang 
Islam, mereka sering tutup mata atas kejahatan yg dilakukan orang Islam sambil 
terus ngasih duit ke parasit2 itu. Ga tau berapa persisnya, tp gua rasa 
tunjangan sosial dr negara itu secara proporsional sebagian besar jatuh ke 
orang Islam, sama spt di Norwegia, Swedia dan negara lain. 


Jadi diskriminasi thd non Islam ditambah dgn sikap borjuis dan materialis di 
Inggris itu ngebikin munculnya ketidakpuasan masyarakat di bawah yg akhirnya 
jadi rusuh. Tp tentunya orang2 Islam jg ambil bagian dlm kerusuhan ini.




>________________________________
>From: Teddy S. <[email protected]>
>To: [email protected]
>Sent: Tuesday, August 9, 2011 11:17 PM
>Subject: [proletar] Kerusuhan London 2011
>
>
>  
>Mungkin banyak negara-negara dunia ketiga tertawa melihat ketidakmampuan 
>polisi untuk mengatasi kerusuhan di London dan beberapa kota lainnya di 
>Inggris. Inggris rupanya mau memberi contoh bahwa hanya polisi yang boleh 
>diturunkan untuk mengatasi kerusuhan semacam ini. Kalau di Indonesia tinggal 
>melakukan BKO (Bawah Komando Operasi) pasukan dan semuanya bisa dengan cepat 
>diatasi. Wilayah dikurung rapat selanjutnya konsentrasi masa dipecah-pecah 
>dengan pergerakan pasukan yang membelah mereka secara terus menerus hingga 
>jumlahnya sangat kecil. Masa yang berjumlah kecil bisa bubar sendiri. Bisa 
>terlihat saat mobil-mobil polisi masuk mereka pada lari terbirit-birit.
>
>Seorang komentator Kompas menyebutkan bahwa kerusuhan ini terjadi setelah 
>polisi mencabuti sticker yang bertuliskan "Shariah Controlled Zone" pada 
>wilayah tertentu di London. Pertanyaannya adalah apakah ada sticker semacam 
>itu? Ternyata ada. Situs golongan kanan Inggris memuatnya. 
>http://britishnationalist.blogspot.com/2011/07/london-sharia-zone.html
>
>Pada sticker tersebut ada larangan: No Drinking, No gambling, No Music or 
>Concerts, No Porn or Prostitution dan No Drugs or Smoking. Kecuali larangan 
>untuk musik, larangan-larangan lainnya tidak menjadi masalah bagi saya 
>pribadi. Tapi masalahnya wilayah ini masih wilayah Inggris  di mana supremasi 
>hukum Inggris masih berlaku dan bukannya hukum Shariah.
>
>Situs golongan kanan tersebut juga memuat peta wilayah "Islamic Zone" yang 
>terletak di London Utara. Iseng-iseng saya bandingkan peta tersebut dengan 
>peta kerusuhan pada situs 
>http://www.smh.com.au/world/london-riots-spread-as-police-lose-control-20110809-1ijmm.html?from=smh_sb
>Ternyata wilayah "Islamic Zone" praktis bebas dari kerusuhan.
>
>Dalam banyak foto-foto kerusuhan terlihat adanya penjarah-penjarah toko yang 
>berkulit gelap, tapi kerusuhan sebesar ini tidak mungkin dilakukan oleh mereka 
>saja. Tampaknya yang terlibat juga adalah para bule-bule muda Inggris yang 
>terpinggirkan karena mereka tidak dapat kesempatan untuk mengenyam pendidikan 
>tinggi. Saya duga sebagian besar dari mereka adalah anak-anak yang lahir tanpa 
>lewat pernikahan orang tuanya. 
>
>Toko-toko milik orang-orang India dijarah dengan alasan kapan mereka sudah 
>membangun sekolah? Para pemilik toko tentunya sudah membayar pajak dan urusan 
>Pemerintah untuk membangun sekolah-sekolah lewat uang pajak yant telah 
>dikumpulkan. Rupanya juga ada unsur ketidakpuasan terhadap ketatnya anggaran 
>Partai Konservatif yang sekarang berkuasa.
>
>25 tahun yang lalu saya pernah berada di Inggris dan saat itu saya bisa 
>menyimpulkan bahwa cukup banyak dari mereka yang rasis. Ini juga dikeluhkan 
>para demonstran yang berlatar belakang dari kaum pendatang terhadap polisi 
>Inggris. Terlihat adanya serangan-serangan yang khusus ditujukan pada 
>polisi-polisi Inggris yang berkulit putih dalam kerusuhan ini.
>
>Masalah komplex. Sebagian London sudah menjadi Londonistan dan ekonomi yang 
>semakin sulit di Eropa mungkin membuat banyak orang mulai frustasi dan mata 
>gelap. Tapi, kerusuhan ini sebagian besar dilakukan oleh para remaja yang 
>sedang libur sekolah.
>
>
> 
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke