Hehehe.... ni orang ga peduli dgn nasib tkw Indonesia yg dianiaya di Arab, 
maklum deh, mana bisa budak ngelawan majikannya.




>________________________________
>From: Musik hari Ini <[email protected]>
>To: "[email protected]" <[email protected]>
>Sent: Friday, August 12, 2011 9:44 AM
>Subject: Re: [proletar] Fw: Taman Indonesia di Belgia Diresmikan, Pertama di 
>Eropa
>
>
>  
>Hehehe... jadi ga ada mesjid dan ga ada yg ngewakili Islam.
>========================================
>Otak &pikiran anda sangat sempit,anda seret tulisan ini sesuka hati anda
>
>Gua rasa, bagusnya ada jg patung tkw yg dianiaya oleh orang2 Islam, krn 
>tkw Indonesia itu jg nunjukin gimana identitas orang Islam Indonesia yg 
>jadi budak Arab.
>==================================
>Ini sih hasil oretan anak klas1 SMP drop out
>
>________________________________
>From: item abu <[email protected]>
>To: "[email protected]" <[email protected]>
>Sent: Thursday, August 11, 2011 6:38 PM
>Subject: Re: [proletar] Fw: Taman Indonesia di Belgia Diresmikan, Pertama di 
>Eropa
>
>  
>Hehehe... jadi ga ada mesjid dan ga ada yg ngewakili Islam.
>
>Gua rasa, bagusnya ada jg patung tkw yg dianiaya oleh orang2 Islam, krn tkw 
>Indonesia itu jg nunjukin gimana identitas orang Islam Indonesia yg jadi budak 
>Arab.
>
>>________________________________
>>From: rezameutia <[email protected]>
>>To: [email protected]
>>Sent: Thursday, August 11, 2011 9:48 PM
>>Subject: [proletar] Fw: Taman Indonesia di Belgia Diresmikan, Pertama di Eropa
>>
>>
>>  
>>http://detik.travel/read/2011/08/11/144347/1701607/1025/taman-indonesia-di-belgia-diresmikan-pertama-di-eropa/1
>>
>>Taman Indonesia di Belgia Diresmikan, Pertama di Eropa
>>Oleh: Eddi Santosa
>>
>>Brussel - Sebuah taman Indonesia seluas 5 hektar diresmikan di Belgia. Taman 
>>yang diberi nama The Kingdom of Ganesha ini adalah sebuah penghargaan dan 
>>kehormatan bagi bangsa Indonesia.
>>
>>Taman berlokasi di Parc Paradisio, Brugelette, Belgia, itu telah dibuka dan 
>>diresmikan pada 20/5/2009 oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI Jero 
>>Wacik, didampingi Dubes RI Nadjib Riphat Kesoema, Dirjen Pemasaran Pariwisata 
>>Sapta Nirwandar dan Staf Ahli Khusus Menbudpar Harbunangin.
>>
>>Dari pihak Belgia antara lain Menteri Ekonomi, Tenaga Kerja dan Warisan 
>>Budaya Wilayah Walonia, Jean Claude Marcourt dan CEO Parc Paradisio, Eric 
>>Domb.
>>
>>Upacara pembukaan diwarnai upacara bernuansa Bali dengan penyucian Pura Agung 
>>Shanti Buwana, disaksikan sekitar 800 undangan yang memadati pelataran Taman 
>>Indonesia pertama di Eropa ini.
>>
>>"Taman Indonesia di Belgia ini tidak hanya pintu dan jendela untuk mengenal 
>>Indonesia, tapi juga sebuah penghargaan dan kehormatan bagi bangsa Indonesia 
>>di Eropa," Menbudpar Jero Wacik dalam sambutannya.
>>
>>Secara terpisah Dubes Nadjib menambahkan bahwa taman yang digagas CEO Eric 
>>Domb ini tidak hanya mendekatkan masyarakat Eropa kepada Indonesia, tapi 
>>lebih dari itu adalah sebuah pengakuan bagi Indonesia.
>>
>>"Bahwa sesungguhnya Indonesia memiliki keunikan yang amat menarik bagi dunia, 
>>yang layak untuk terus menjadi perhatian bangsa lain," demikian Nadjib.
>>
>>Miniatur Indonesia
>>
>>Kompleks besar taman Indonesia seluas 5 hektar ini memang langka, unik 
>>sekaligus istimewa, tidak hanya bagi masyarakat Eropa tapi bagi warga 
>>Indonesia di Eropa. Di taman ini ada Puri Agung Shanti Buwana, sebesar ukuran 
>>sesungguhnya di Bali, berdiri di atas sawah bertingkat ala sawah di Ubud. 
>>
>>Selain itu juga dilengkapi dengan replika besar candi Prambanan yang 
>>menjulang tinggi, serta bongkahan batu besar berderet ala Gunung Kawi di 
>>balik tembok candi.
>>
>>Di depan gerbang tampak Rumah Toraja, replika candi Borobudur dan di bagian 
>>belakang tampak rumah tradisional Nusa Tenggara Timur, berderet melingkari 
>>ujung taman. Ini masih diperindah dengan beragam patung, akar pohon tua, dan 
>>batang kayu pohon besar, yang telah menjadi fosil dari daerah Banten.
>>
>>"Dijadwalkan pada akhir bulan ini gajah dari Sumatera akan tiba untuk 
>>memperkaya taman Indonesia ini," tutur Korfungsi Pensosbud PLE Priatna kepada 
>>detikcom.
>>
>>Didatangkan dari Jawa Bali
>>
>>Taman ini terwujud berkat kecintaan CEO Parc Paradisio, Eric Domb kepada 
>>Indonesia. Memperingati 60 tahun dibukanya hubungan diplomatik 
>>Indonesia-Belgia, kerjasama KBRI Brussel dan Eric Domb ini membuahkan 
>>hasil-hasil istimewa. 
>>
>>Kompleks taman dibangun keseluruhannya oleh para seniman yang didatangkan 
>>khusus dari Bali dan para pekerja dari Bali dan Jawa Tengah. Sebanyak 22 
>>orang bekerja membangun taman sejak akhir 2006 dan selesai dalam dua tahun. 
>>
>>Priatna menjelaskan bahwa untuk menjaga keaslian dan aroma magis 
>>keindonesiaan, batu-batu untuk membangun pura besar dan seluruh lapisan jalan 
>>setapak berasal dari Indonesia. Totalnya ada sekitar 320 kontainer batu-batu 
>>candi diimpor dari lereng gunung Merapi Jawa Tengah. 
>>
>>"Betapa seriusnya Parc Paradisio memperkenalkan budaya Indonesia di pusat 
>>Eropa ini," ujar Priatna.
>>
>>Parc Paradisio adalah sebuah taman konservasi flora dan fauna, yang dibangun 
>>sejak 2000 di tengah sisa bangunan chateau (kastil tua), dengan koleksi 
>>sekitar 1500 spesies tanaman dan 3500 spesies binatang.
>>
>>"Taman ini tidak hanya menjadi pusat rekreasi yang menawarkan keakraban alam, 
>>manusia, dan kebudayaan, tetapi juga konservasi berkonsep moderen, yang 
>>mengibarkan promosi permanen bagi pariwisata, ekonomi dan investasi Indonesia 
>>di jantung Uni Eropa ini," demikian Priatna.
>>
>>(es/es) 
>>
>>(Eddi Santosa / adt)
>>
>>==============
>>
>>
>> 
>>
>>
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> 
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke