Ref: Kalau menteri BUMN harus dirawat di Singapura, berarti kemajuan dalam 
bidang kedokteran NKRI masih ketinggalan sekalipun sudah merdeka-merdeka 66 
tahun. Kalau ada rakyat jelata mempunyai penyakit jantung seperti sang menteri 
BUMN masalahnya sudah seperti penjahat dijatuhi hukuman mati oleh engadilan , 
liang kubur menunggu. Sulit menjadi tidak mungkin untuk ditolong agar bisa 
selamat. Untuk dirawat di luar negeri tidak ada biayanya. Beginilah keadaan di 
kerajaan neo-Mojopahit.

Patut dicatat bahwa Singapura, pulau kecil (city state) merdekanya belakangan 
dari NKRI. Negeri ini tidak punya kekayaan alam seperti NKRIda. Para petinggi 
pemerintahnya kalau bicara kepada rakyatnya tidak mengasah lidah dengan 
kata-kata agama agar penduduk negeri terhipnotis akan kejujuran penguas negara.


http://nasional.kompas.com/read/2011/09/03/1522079/Menteri.BUMN.Dirawat.di.RS.Singapura


Menteri BUMN Dirawat di RS Singapura
Kistyarini | Sabtu, 3 September 2011 | 15:22 WIB 

Share:
 KOMPAS.COM/CAROLINE DAMANIK Menteri BUMN Mustafa Abubakar 
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri BUMN Mustafa Abakar saat ini berada di Singapura 
untuk menjalani perawatan intensif atas gangguan jantung yang dideritanya.

"Betul... sejak Selasa (30/8/2011) malam beliau (Mustafa Abubakar) sudah di 
Singapura dan dirawat di National University Hospital," kata Sekretaris Pribadi 
Menteri BUMN, Faisal Halimi, kepada Antara ketika dihubungi di Singapura, Sabtu 
(3/9/2011).

Menurut Faisal, keputusan membawa Menteri BUMN ke Negeri Singa ditujukan agar 
Menteri mendapatkan perawatan lebih intensif setelah mendapat persetujuan 
dokter yang menanganinya di Jakarta. Sejak 23 Agustus 2011, Mustafa dirawat di 
Rumah Sakit Medistra, Jakarta, karena penyempitan pada pembuluh jantung.

Menteri kelahiran Pidie, 15 Oktober 1949, ini mendapatkan tindakan pemasangan 
kateter oleh tim dokter Medistra yang dikepalai Prof Santoso. Menurut Faisal, 
sejak dirawat di Singapura, kondisi kesehatan Menteri secara keseluruhan 
semakin membaik.

"Hasilnya positif karena di sini Bapak bisa benar-benar istirahat. Beda dengan 
di Indonesia. Walaupun pasien dirawat di ruang ICCU, masih saja sulit menolak 
kedatangan para tamu," ujar Faisal.

Meski begitu, ia tidak menyebutkan berapa lama Mustafa mendapat perawatan di 
Singapura. "Itu merupakan keputusan dokter yang menanganinya. Kita lihat saja 
perkembangannya," katanya.

Mustafa didaulat menjadi Menteri BUMN pada Kabinet Indonesia Bersatu jilid II 
sejak Oktober 2009, menggantikan Sofyan A Djalil.

Ia juga pernah menjabat Dirut Perum Bulog pada periode 2007-2009, setelah 
sebelumnya menjabat Inspektur Jenderal Departemen Kelautan dan Perikanan 
periode 1999-2006.

Pria yang meraih gelar sarjana hingga doktor dari IPB ini juga pernah dipercaya 
pemerintah menjadi Pelaksana Tugas Gubernur Aceh 30 Desember 2005 hingga 8 
Februari 2007. 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke