http://www.pikiran-rakyat.com/node/157761
131 Bayi di Karawang Mengidap Gizi Buruk
  a.. b.. 
Kamis, 08/09/2011 - 06:13 
KARAWANG, (PRLM).- Sediktinya ada sekitar 131 anak di bawah lima tahun (balita) 
mengidap gizi buruk tersebar di seluruh Kabupaten Karawang. Hampir seluruh 
balita yang menderita gizi buruk merupakan kalangan masyarakat tidak mampu. 
Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Karawang, Yuskan Yasin, Rabu (7/9).

Bahkan di kecatan Tirtajaya, dalam satu tahun terakhir sudah ada balita yang 
meninggal akibat gizi buruk. "Balita yang mengidap gizi buruk tersebut lahir 
dari kalangan keluarga miskin, sehingga menjadikan kurangnnya asupan gizi yang 
layak dan mencukupi," katanya.

Permasalahan lain juga, kata Yuskan, adalah adanya ketidakpahamanan masyarakat 
terkait dengan seperti apa memberikan asupan gizi yang baik bagi anak bayi. 
"Sehingga banyak orang tua yang mengabaikan asupan gizi yang baik bagi anak 
mereka,” ujarnya.

Bahkan, lebih lanjut Yuska mengatakan Dnkes Karawang saat ini mencatat ada enam 
anak yang sudah mengidap marasmus (kurang gizi akut). Marasmus sering dijumpai 
pada anak berusia 0 - 2 tahun dengan ciri-ciri berat badan kurang dari 60% 
berat badan sesuai dengan usianya, suhu tubuh bisa rendah karena lapisan 
penahan panas hilang, tulang rusuk terlihat menonjol, Otot-otot melemah, perut 
cekung dan sering disertai diare kronik (terus menerus) atau susah buang air 
kecil.

“Memang saat ini yang menjadi targetan kami untuk memberikan asupan gizi yang 
pas bagi para bayi dibawah lima tahun. Karena bayi di bawah lima tahun 
merupakan dasar pertumbuhan,” tuturnya.

Yuskan menuturkan Dinkes saat ini sudah mulai melakukan penanggulangan dengan 
cara melakukan penyuluhan terhadap masyarakat. Karena setiap kasus yang 
ditemukan disebabkan ketidak pahaman orang tua dalam memberikan asupan gizi 
yang baik bagi bayi mereka.

Saat ini Dinkes sudah mulai mengoptimalkan sosialisasi ditiap-tiap posyandu 
yang ada di Karawang untuk memberikan pemahaman tentang masalah asupan gizi 
yang baik bagi bayi. Dinas Kesehatan menargetkan bayi dibawah lima tahun.

“Untuk pelayanan medis kami sudah melakukan penanganan, sedangkan untuk masalah 
administrasi rumah sakit harus ada peran aktif dari pemerintah desa,” 
katanya.(A-186/das)***


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke