muskitawati itu terlalu melecehkan agama seperti agama ini berdiri hanya dari dongeng ! Yang disebut Sejarah bukan saja hanya sekedar tulisan di sebuah BUKU ! Tapi juga peninggalan2 adalah dokumentasi PENTING.
Kita tahu agama Kristen dengan CIRI GEREJA; Islam Mesjid dll dll Itu semua bujti sejarah ! Denan demikian seharusnya Agamapun termasuk dalam sejarah ! Sampai kini tidak ada seorang Ilmuwanpun yng MAMPU atau MUMPUNI sehingga mampu merangkum sejarah termasuk agama didalamnya ! Paling Prang Salib; perang seratus tahun dll. Dan Muskitawati mau menutupi semua fakta ini Padahal jelas2 agama termasuk dalam sejarah ! --- On Thu, 8/9/11, muskitawati <[email protected]> wrote: From: muskitawati <[email protected]> Subject: [proletar] Re: Sejarah To: [email protected] Received: Thursday, 8 September, 2011, 5:19 AM > Abbas Amin <abas_amin08@...> wrote: > Fakta adalah Bangsa Yahudi masih eksis ! > Fakta adalah Bangsa Yahudi penganut > Faham Agama Samawo dengan Moses dllnya ! Itulah sebabnya, karena Bangsa Yahudi masih eksis, maka kita tahu dan bisa ditemukan bukti2 bahwa kesemuanya itu cuma dongeng persis seperti agama Hindu. Apakah Gatot Kaca itu pernah eksis, tentunya tidak, namun meskipun tidak pun tidak menjadikan agamanya tidak dipercaya. Agama Kristen dan Yahudi menolak disebut agama samawi, karena yang menyebut begitu cuma agama Islam saja padahal yang eksis duluan khan agama Yahudi, jadi gimana bisa dianggap benar pernyataan Islam tentang agama lain yang bukan Islam. Jadi kalo mau tahu apa isi cerita agama Nasrani dan Yahudi, tanyakanlah kepada pendeta2 mereka atau pada umat mereka, akan salah kalo ditanyakan kepada imam Islam di mesjid. Mau ngerti Buddha tanya kepada umat Buddha, Mau ngerti Hindu tanya kepada umat Hindu, Salah kalo anda mau ngerti agama Kristen tanya nya kepada Imam Islam. Salah kalo anda mau ngerti agama Yahudi tanyanya kepada ulama Islam. Begitulah, agama Yahudi dan Kristen bukan agama samawi tapi mereka mengakui sebagai agama monotheisme. Jadi agama samawi itu bukan artinya monotheisme, melainkan artinya agama Islam. > Tentu saja kisah Nabi2 ini tidak > terputus begitu saja !Dan tentu > saja tidak tercipta baru2 ini; > maka walau memang KS bukan untuk > sejarah tetapi seperti yang anda > katakan bisa juga mengandung > sejarah. Itu anggapan yang salah, tapi memang benar se-olah2 mengandung sejarah, karena semua dongeng2 agar dipercaya selalu di-kait2kan kepada sejarah agar cerita dongengnya bisa dihayati seperti kejadian yang benar2 terjadi. Jadi bagian sejarahnya cuma dicuplikkan untuk menambah bumbu dalam dongeng2nya. Coba deh anda baca cerita silat Cina, jelas itu dongeng, tapi ada tahun dan kerajaannya dan lengkap dengan raja2nya. Padahal semuanya itu dongeng, raja yang sama bisa sejarahnya beda tapi tahunnya sama. Bahkan adalagi yang bikin kuburannya agar bisa dipercaya, contohnya, di Mekah itu ada kuburan Yesus, kuburan nabi Adam, kuburan nabi Ibrahim, dan kuburan nabi2 lainnya semua ada di Mekah. Juga di China ada kuburan laksamana SampoKong, padahal dalam sejarah Cina dia matinya hilang dilautan jadi mayatnya tidak pernah ditemukan. Namun Raja Cina yang jadi atasannya sangat menghargai pengabdiannya sehingga dibuatkan kuburan kosong dengan membangun nisan yang besar bertuliskan namanya dengan segala kebesaran jasa2nya. Ny.Muslim binti Muskitawati. > > Tugas kita sebagai kaum ahamawan adalah menautkan antara sejarah dan KS > bukan > memisahkannya! > > > --- On Thu, 8/9/11, Wong Gendeng <wong_gendeng05@...> wrote: > > From: Wong Gendeng <wong_gendeng05@...> > Subject: [proletar] Re: Sejarah > To: [email protected] > Received: Thursday, 8 September, 2011, 4:48 AM > > > > > > > >  > > > > > > > > > > Apakah KS adalah sumber sejarah?, bisa jadi didalam KS ada sejarah, > tetapi karena KS memang dirancang bukan seabagai buku sejarah, tentu cara > mebacanya tidak sama dengan membaca buku sejarah. Terlebih lagi didalam KS > bercampur baur antara, syair, cerita roman, fiksi dongeng dll. Jadi cara > membacanya harus dipilah dan dipilih mana yang dongeng mana yang fakta. > Karena didalam KS tidak dibedakan antara fakta, fiksi dan dongeng > > > > Jangan terlalu jauh menelusur jejak nabi Adam, Nuh, Ibrahim yang tidak punya > rekam jejak sejarahnya, sebagai contoh Musa dan Firan saja. > > > > Dikisahkan di negeri Mesir seorang anak laki2 lahir dari kaum Israil, karena > suatu sebab anak itu di hanyutkan ke sungai nil, kebetulan saat itu putri2 > Firaun sedang mandi atau bermain air di pinggir sungai nil, maka bayi itu > diambil lalu dipelihara dibesarkan, setelah besar memberontak terhadap raja > Mesir, ketika terjadi peperangan Musa dan pengikutnya terjepit antara laut > didepan dan pasukan Mesir dibelakang, dengan tongkat ajaibnya Musa memukul > laut, maka laut itu berubah menjadi jalan raya yang bisa membawa Musa dan > pengikutnya ke seberang sana dengan selamat > > > > Cerita ini mirip kisah Ken Arok dan Singhasari. Dikisahkan bahwa didusun > Panawijen, seorang dara jelita Nyi Roro Endog sering mendendangkan kidung > pujian dalam bentuk tembang, terlebih lagi ketika purnama raya, sejak sore, > dipelataran rumahnya nyi roro Endog, berkidung sambil menatap bulan, pada > saat itu seorang dewa Hyang Brahma sedang langlang buana, tertarik oleh merdu > sura dan indah kidung pujian, Sang Brahma mampir singgah di rumah itu, Brahma > jatuh cinta sama roro Endog, terjadilah hal hal yang di-inginkan, mereka > ngencuk, Roro Endog hamil, melahirkan seorang bayi laki2. Merasa malu, nyi > Roro Endog membuang bayi yang masih berlumur darah dan ari2nya belum putus > itu di pinngir hutan dengan maksud agar di makan macan. Pada saat itu ada > seorang pencuri melintas , jabang bayi diambil diberi nama Arok, lalu > dibesarkan dan disekolahkan di perguruan Lohgawe. Lohgawe adalah seorang resi > yang waskita. Arok diberikan pendidikan bukan saja ilmu kebatinan dan > olah kanuragan tapi juga ilmu tatanegara, politik juga ekonomi, dari teori > klasik, neo klasik sampai Keynes tuntas dipelajari. Sudah anak dewa , > dididik olek seorang resi sakti pula, maka tidak heran dalam usia yang masih > muda Arok memiliki kesaktian yang luarbiasa ngedab edabi. Maka untuk > mengalahkan Tunggul Amtung sangatlah mudah baginya, Ken Dedes sang sekar > kedaton, jatuh ke dalam pelukanya, juga kadipaten Tumapel jatuh dalam > genggamannya, kelak Tumapel berubah menjadi negeri Singhasari. > > > > Tumapel, Singhasari dan Tunggul Amtung adalah fakta sejarah, juga Ken Arok > sangat mungkin fakta sejarah, tetapi apakah cerita dibalik itu juga fakta?, > apakah benar ada seorang dewa yang ngencuki gadis desa dst juga fakta > sejarah? Bukankah ini sebuah dongeng? > > > > Demikian juga Mesir dan juga Firaun adalah fakta sejarah, sejarah mencatat > raja Mesir ada Ramses, ada Amenhothep dll. Ini fakta. Tetapi apakah cerita > tentang Musa adalah fakta?. Banyak pertanyaan yang bisa diajukan, bagaimana > putri2 Firaun bermain di tepi sungai Nil? Apakah taman kaputren atau Istana > kerajaan Firaun ditepi bengawan Nil?, seberapa jauhkah bayi Musa hanyut di > sungai Nil? Apa tidak dicaplok buaya sungai Nil yang bobotnya saja bisa > mencapai 1 ton?. Lebih lagi apakah Musa memang seorang tokoh sejarah? > Bukankah Musa lebih mirip tokoh Bandung Bondowoso dalam legenda candi sewu? > yang memang Bandung Bondowoso bukan tokoh sejarah, hanya sebuah legenda dan > dongeng. > > > > Demikianlah ketika membaca, apalagi membaca Kitab Suci harus menggunakan > penalaran, sebab didalam KS bercampur baur antara fakta dan legenda, antara > realita dan dongengan. Maka dalam hal ini saya sependapat : jangan > menggunakan KS sebagai dasar untuk mengambil keputusan yang menyangkut orang > banyak, bisa berabe nantinya. lain hal kalo keputusan itu bersifat pribadi, > misalnya karena Quran mengatakan babi itu haram kemudian sampeyan memutuskan > untuk tidak makan babi, itu silahkan saja. > > > > Islam adalah agama yang oleh para pemeluknya di klaim sebagai agama yang > menggunakan nalar, maka sudah seharusnya umat Islam mampu menilai apakah Musa > adalah cerita fiktif ataukah cerita sejarah, lebih jauh para penganut agama > baik Islam maupun Kristen tentu harus mampu membedakan mana yang fakta > sejarah, mana yang cerita dongeng dalam menyikapi kitab suci masing masing. > > > > Rahayu > > > > > > > > --- In [email protected], Abbas Amin <abas_amin08@> wrote: > > > > > > Muskitawati mengatakan bahwa jangan memakai KS; tapi Sejarah. > > > > > > Tapi Sejarah itu sendiri kan ada dua sebelum 1M dan sesudahnya ? > > > Kenapa 1 Masehi disebut sesudah lahir Nabi Isa ? > > > Itu artinya si penyusun sejarah sendiri mengakui Tuhan dan Agama !!!!! > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
