Refl: Selama ini belum “wise”? http://www.gatra.com/nasional-cp/1-nasional/2567-sby-dihadiahi-lukisan-qthe-wise-manq
SBY Dihadiahi Lukisan "The Wise Man" Jum'at, 09 September 2011 16:08 Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di hari ulang tahunnya yang ke-62 (9/9), dihadiahi lukisan potret dirinya berjudul "The Wise Man", dari seniman Soni Sri Wijaya. Ia berharap dapat memimpin Indonesia secara lebih baik, dan terus bekerja demi kepentingan bangsa dan negara. "Semoga Allah meridhoi niat baik Bapak. Ke depan saya bisa memimpin negara lebih baik lagi," katanya, di Istana Negara, Jakarta, Jumat sore (9/9), saat menerima hadiah ulang tahun tersebut dari Sonny. Yudhoyono, yang didampingi Ani Yudhoyono, Mensesneg Sudi Silalahi, Seskab Dipo Alam, Menpora Andi Mallarangeng dan Juru bicara Kepresidenan Julian A Pasha, juga menegaskan komitmennya untuk terus bekerja bagi kepentingan bangsa. "Saya hanya bekerja dan bekerja dan saya minta doa restunya," katanya, sambil menjabat tangan pelukis itu. Setelah mengucapkan terima kasih kepada Sonny, Presiden, yang mengenakan pakaian dinas harian berfoto bersama dengan Sonny dan lukisan tersebut. Sebelumnya, Sonny yang membawa sendiri lukisan cat minyak berukuran 1 meter x 1,2 meter itu ke Istana Presiden dengan didampingi beberapa rekannya, mengaku membuat karya lukisanya yang bertajuk "The Wise Man" sejak beberapa bulan lalu dan rampung dalam waktu sepekan. "Sudah lama saya melukisnya dan memang berniat memberikannya kepada Presiden suatu hari nanti," ujar pelukis yang saat menemui Presiden Yudhoyono mengenakan topi dan baju kotak-kotak lengan panjang. Lukisan tersebut menggambarkan Presiden Yudhoyono mengenakan setelan jas berwarna biru tua dalam posisi merenung mengatupkan kedua telapak tangannya di bawah dagu. Sonny mengaku menjiplak pose itu dari foto Presiden yang ditemukannya di sebuah buku. "Momentum foto itu tepat, menggambarkan Presiden yang tengah merenung berpikir," katanya. Sebelum diizinkan menyerahkan langsung kadonya kepada Presiden, Sonny dan lukisannya harus menjalani pemeriksaan dan perizinan dulu guna memasuki lingkungan Istana Kpresidenan. Sementara itu Julian Aldrin Pasha menyatakan syukuran ulang tahun Presiden Yudhoyono yang lahir di Pacitan, Jawa Timur, pada 9 September 1949, akan digelar secara sederhana di Wisma Negara berupa acara potong tumpeng. Acara syukuran tersebut, lanjut Julian, hanya dihadiri oleh keluarga dekat tanpa mengundang pejabat pemerintah. "Dirayakan di wisma negara, benar-benar intern dan tidak mengundang secara resmi pejabat-pejabat pemerintahan dan hanya dihadiri oleh keluarga beliau," katanya. Julian mengatakan Presiden Yudhoyono sejak Jumat pagi telah menerima ucapan selamat ulang tahun dari berbagai kalangan dan juga karangan bunga dari beberapa pimpinan lembaga negara dalam kapasitas pribadi. "Meski beliau tidak sempat membalas satu per satu, beliau ucapkan terima kasih dan terharu kepada siapa pun yang mengucapkan selamat ultah kepadanya. Di Istana, kami terima karangan bunga dari beberapa kalangan dari beberapa pimpinan lembaga tapi dalam kapasitas pribadi," tuturnya. [TMA, Ant] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
