Janganlah Merusak Dunia Pendidikan Dengan Creationist !!!
Kalo agama Nasrani memaksakan teori kreasi diajarkan disekolah sebagai kegiatan
ilmiah, lalu gimana kalo agama Buddha dan Hindu juga memaksakan teori
reinkarnasi disekolah diajarkan sebagai kegiatan ilmiah, padahal ke-dua2nya
bukan kegiatan ilmiah melainkan se-mata2 kegiatan keimanan masing2 agamanya,
akibatnya kurikulum wsekolah yang bertujuan mempersiapkan murid masuk
kelapangan pekerjaan jadi kacau balau bukan ????
Tujuan wajib sekolah pada anak2 adalah mempersiapkan bekal pengetahuan yang
bisa menunjang kehidupan masa depan si anak dengan keahliannya. Jadi percaya
agama bukanlah keahlian, katakanlah semacam hobby. Keahlian membaca AlQuran
juga tidak bisa diajarkan disekolah karena tidak bisa membekali anak didik
untuk mencari kerjaan, meskipun memang ada beberapa ulama tanpa sekolahpun bisa
cari nafkah hanya dengan membaca AlQuran. Jadi terbukti, membaca AlQuran bisa
belajar sendiri dirumah tidak perlu bersekolah.
Demikianlah, teori Creationist itu bukanlah keahlian melainkan bagian keimanan,
bukan bekal untuk mencari nafkah meskipun ada yang mendapatkan nafkahnya dari
mendongeng teori kreasi ini di Gereja2. Jadi untuk teori Kreasi ini bisa
belajar di Gereja2 maupun di Rumah, kenapa harus belajarnya disekolah ???
Padahal jam belajar sekolah sudah demikian padatnya, kalo ditambah lagi jamnya
untuk teori kreasi ini, selain manfaatnya tidak ada, tapi memberi beban
pelajaran tambahan yang makin berat bagi anak didiknya, ditambah beban biaya
yang lebih banyak dari orang tuanya, ditambah lagi tambahan2 guru yang
kesemuanya tidak ada manfatnya sama sekali bagi tujuan yang ingin dicapai oleh
sekolah.
Biarlah, teori kreasi diajarkan di Gereja saja, sedangkan di Mesjid2 ada teori
kreasi versi Islam yang berasal jiplakan dari Kristen dengan sedikit
dimodifikasi.
> "Stanley Sethiadi" <ssethiadi@...> wrote:
> Kalau Teori Kreasi dilarang, maka
> Teori Evolusi juga harus dilarang.
> Kalau Teori Evolusi diajarkan
> disekolah publik (sekolah negeri)
> maka Teori Kreasi juga harus diajarkan.
> Fair bukan?
Enggak ada larangan pada teori kreasi, masalahnya harus pada tempatnya yang
sesuai yang ditentukan.
Istilahnya berak itu ada tempatnya yaitu dikakus bukan ditempat tidur,
demikianlah, mengajar teori kreasi juga ada tempatnya yaitu di gereja bukan
disekolah.
Ini semua untuk menghindari kekacauan, menghindari konflik antar satu agama
terhadap agama lainnya. Demi menjamin kebebasan beragama, maka disemua sekolah
dilarang mengajarkan agama karena akan mengundang konflik yang memakan biaya,
merugikan waktu belajar, bahkan mengancam jiwa murid2 itu sendiri.
Demikianlah, teori kreasi itu bukan pelajaran ilmiah yang bisa digunakan untuk
cari kerjaan, tapi hanya pelajaran agama mempertebal keimanan untuk merebut
tiket kesorga.
Jadi kalo teori kreasi ini diajarkan di-sekolah2, akan menimbulkan reaksi dari
kelompok2 agama lain yang menolak ajaran agama teori kreasi ini.
Sama ya, main petasan harus diluar rumah dilarang didalam rumah karena bisa
celaka.
Jadi jangan prejudice teori kreasi itu dilarang, tidak ada yang dilarang.
Sikap anda sendirilah yang memaksakan kebenaran yang tidak benar ini mau
menyebarkan agama anda lewat sarana ilmiah, jangan gitu dong, itu enggak fair,
gimana kalo agama lain melakukan hal yang sama akan jadi ribut bukan ???
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/