Ref: Rakyat tidak akan senang apabila subsidi untuk orang kaya diberhentikan, 
sebab kalau diberhentikan jumlah orang miskin akan bertambah banyak, dengan 
begitu pengemis akan bertambah banyak pula pada hari-hari besar agama. Jadi 
tidak ada gunanya subsidi diberhentkan, melainkan harus dilangsungkan dan 
dinaikan jumlahnya. hehehehe


http://www.lampungpost.com/berita-utama-/8553-bahan-bakar-minyakkalla-minta-berhenti-subsidi-orang-kaya.html


      BAHAN BAKAR MINYAK:Kalla Minta Berhenti Subsidi Orang Kaya     
      Sabtu, 10 September 2011 23:14  



      MAKASSAR (Lampost): Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta 
pemerintah menghentikan subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang justru banyak 
dinikmati orang kaya. 

      "Yang harus diubah adalah, janganlah memberikan subsidi kepada orang yang 
mampu," kata dia dalam orasi ilmiah saat dianugerahi gelar doktor kehormatan 
(honoris causa) dari Universitas Hasanuddin (Unhas) di Baruga AP Pettarani, 
Makassar, Sabtu (10-9).

      Menurut JK, subsidi BBM yang mencapai Rp100 triliun lebih adalah 
pemborosan anggaran negara karena lebih banyak dinikmati orang kaya, sehingga 
harus dikurangi dan dialihkan untuk program kesejahteraan dan kemakmuran rakyat 
yang menjadi tujuan utama semua negara.

      Bagi JK, subsidi BBM khusus untuk pertamax harus dihentikan total lalu 
diarahkan pada pembangunan infrastruktur dan program gas murah untuk masyarakat 
kurang mampu. 

      Setelah konversi minyak tanah ke gas yang ia prakarsai saat masih 
menjabat wakil presiden, subsidi BBM mulai salah sasaran. "Kita harus mencari 
apa yang paling boros di negeri ini, yang paling boros di negeri ini adalah 
memberikan subsidi kepada yang tidak betul," kata Kalla yang juga ketua Palang 
Merah Indonesia (PMI).

      Selain itu, Menkokesra di era Presiden Megawati ini, juga menantang 
bangsa Indonesia untuk lebih percaya kepada kemampuan sendiri.

      Ia memberikan contoh tentang pembangunan jalan tol di Sumatera, Jawa, 
Kalimantan, dan Sulawesi, serta beberapa bandara besar yang sukses dibangun 
dengan tangan sendiri, dan menghemat anggaran hingga 50%. 

      "Intinya adalah bagaimana kita percaya kemampuan sendiri, begitu tidak 
percaya kemampuan kita, habislah apa yang kita lakukan untuk bangsa," kata 
Kalla.

      Kemandirian bangsa dengan mengandalkan kemampuan sendiri dicontohkan JK 
lewat investasi perusahaan lokal untuk pembangunan monorel pertama di Indonesia 
di tiga kota: Makassar, Bandung, dan Surabaya. 

      Selain JK yang dianugerahi gelar doktor honoris causa (Dr. HC) dalam 
bidang ekonomi politik, yakni Presiden Soekarno, Perdana Menteri ke-3 Indonesia 
Chaerul Saleh, Wapres pertama RI M. Hatta, Mantan Presiden Afrika Selatan 
Nelson Mandela, Presiden ke-3 RI B.J. Habibie, Perdana Menteri Malaysia Najib 
Razak, dan Ketua MA Harifin Tumpa. 

      Acara penyerahan gelar dilakukan Rektor Unhas Idrus Paturusi yang 
dihadiri Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo. (MI/R-1)
     


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke