http://www.jambiekspres.co.id/utama/20747-reshuffle-kabinet-di-jambi.html
      Rabu, 21 September 2011 10:46 
     
      Reshuffle Kabinet di Jambi?  
      SBY: Tunggu Tanggal Mainnya


       
      Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono
      JAKARTA - Sinyal bakal dilakukan reshuffle jelang usia dua tahun Kabinet 
Indonesia Bersatu (KIB) jilid dua semakin kuat. Tidak hanya dari orang-orang di 
lingkaran ring-1 Istana, meski singkat, pernyataan juga langsung keluar dari 
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 
      Peristiwanya terjadi saat presiden hendak menerima pengurus pusat Yayasan 
Batik Indonesia (YBI) di Kantor Presiden, kemarin (20/9). Sambil menunggu 
tamu-tamunya datang, SBY sempat menyapa wartawan. "Apa topik pers sekarang?," 
tanyanya.

      Wartawan yang hendak mengabadikan gambar presiden menerima tamu itu 
spontan menyahut, "Reshuffle, Pak." SBY pun menjawab singkat. "Reshuffle, 
tunggu tanggal mainnya," katanya lantas tersenyum. Tak lama berselang, 
rombongan YBI tiba di Kantor Presiden.

      Hanya saja, kapan Reshuffle tersebut dilakukan memang belum ada kepastian 
waktunya. Ada kemungkinan SBY akan mengumumkan Reshuffle kabinetnya tersebut di 
Jambi. Apalagi, kunjungannya ke Jambi dalam waktu yang cukup lama.

      Bahkan, rumah dinas gubernur dalam waktu selama tiga hari akan jadi 
kediaman presiden RI. Kunjungan kerjanya inipun dilakukan pada hari kerja. Pada 
reshuffle jilid I, presiden mengumumkan juga dari daerah yakni Jogjakarta.


      Hanya saja, staf khusus presiden bidang komunikasi Heru Lelono yang 
dihubungi Jambi Ekspres kemarin menyangkal sinyalemen pengumuman reshuffle 
kabinetnya di Jambi tersebut. ‘’Pak presiden ke Jambi hanya dalam rangka 
kunjungan kerja,’’ tegasnya. 

      Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Politik Daniel Sparringa yang 
ditemui terpisah lantas menjelaskan ekspresi yang ditunjukkan SBY mengenai 
-tanggal mainnya- itu. "Mengikuti gaya presiden itu, seperti film kan ada hari 
ini, segera, dan akan datang. Kalau ini, segera lah," urainya.

      Namun dia tidak merinci persis waktu dari kata segera itu. Begitu juga 
saat ditanya berapa menteri yang bakal diganti atau digeser posisinya. 
Alasannya, hal itu ada di tangan presiden dan wakil presiden. "Saya minta izin 
kepada publik untuk tidak menyebut tentang nama dan jumlah (menteri)," kata 
pengajar di Universitas Airlangga itu.

      Daniel mengatakan, presiden saat ini seperti sedang memprogram suatu 
proyek. Ikhtiarnya, dengan menyiapkan tim yang siap untuk memikul suatu tugas 
baru, yaitu akselerasi dalam tiga tahun ke depan. "Kita akan lari dalam 
pengertian lari lebih cepat, lebih lama seperti maraton," tuturnya. Pesan dari 
presiden bagi masyarakat adalah lebih optimis, positif, dan kritis.

      Apakah presiden akan mengurangi porsi parpol dan menggantinya dengan 
kalangan profesional? Peraih doctor dari Flinders University, Australia itu 
menyebutkan, saat ini presiden dan wapres menjaga jarak dengan parpol untuk 
menghasilkan keputusan terbaik. "Sampai saat ini presiden belum melibatkan 
siapa-siapa, kecuali wapres. Dan pada waktu yang tepat akan juga melibatkan 
parpol," terang Daniel.

      Menko Kesra yang juga Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono dan 
Menakertrans yang Ketua umum PKB Muhaimin mengamini belum ada pembicaraan 
dengan presiden terkait reshuffle. "Belum ada pembicaraan," kata Agung. 
"Monggo, memang itu hak prerogatif presiden," kata Muhaimin di komplek Istana 
Kepresidenan terkait wacana reshuffle.

      Menbudpar Jero Wacik yang anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, juga 
menyebut belum ada pembicaraan dengan PD yang notebene partai asal SBY. "Karena 
ketua dewan pembinanya bapak presiden maka Demokrat tidak boleh ikut campur. 
Beliau tahu persis kader-kader Demokrat mana yang pantas jadi menteri," katanya 
di Kantor Presiden.

      Ditemui di gedung DPR, Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan juga 
mengatakan kalau Partai Demokrat belum diajak bicara oleh SBY terkait 
reshuffle. "Hak prerogatif itu, artinya nggak ada yang (harus) diajak (bicara). 
Itu perintah," kata Syarief yang juga anggota Dewan Pembina Partai Demokrat. 
Karena itu, menurut dia, pertanyaan mengenai siapa saja yang akan masuk atau 
keluar kabinet hanya pantas dijawab oleh SBY sendiri.

      "Menteri-menteri itu pembantu presiden. Jadi, SBY yang menentukan 
kriterianya," ujar Syarief, lantas tersenyum.

      Apalagi, lanjut dia, SBY sendiri sudah berkata “tunggu tanggal mainnya”. 
"Kalau presiden sudah bicara tunggu saja, ya kita tunggu saja. Semua itu 
tergantung presiden," tegas suami anggota DPR dari Partai Demokrat yang 
berlatarbelakang artis, Inggrid Kansil, itu.

      Saat dikonfirmasi mengenai isu pergeseran dirinya menjadi Menteri ESDM 
menggantikan Darwin Zahedy Saleh, Syarief sempat tergelak. 

      "Enakan mengurusi UKM. Tapi, yang namanya hak prerogatif itu ya 
tergantung komandan," selorohnya.

      Secara terpisah, Wasekjen DPP Partai Demokrat Saan Musthopa mengakui 
sangat terbuka kemungkinan terjadinya penambahan atau pengurangan jatah kursi 
menteri dari mitra koalisi. 

      "Tapi, hanya presiden yang tahu pasti data-data siapa yang patut 
dipertahankan atau direshuffle itu," kata Saan yang juga anggota Komisi III 
DPR, itu.

      Dia menambahkan presiden pasti akan mempertimbangkan semua masukan dari 
publik. Namun, saat ditanya, parpol mana yang akan berkurang atau bertambah 
jatahnya, Saan mengaku belum tahu. "Sampai hari ini saya masih belum dengar," 
katanya.


      Gelar Pasukan
      PANGDAM II/ Sriwijaya Mayjen TNI Soewarno Widjonarto S Sos MM MSc, 
menegaskan saat kedatangan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Jambi, 
tidak ada penutupan jalan. Hal itu ditegaskannya, usai gelar pasukan menyambut 
kedatangan SBY di Taman Rimbo, Kecamatan Jambi Selatan, kepada wartawan.

      Dikatakan Pangdam, pihaknya tidak akan menyusahkan dan mengganggu 
aktivitas masyarakat terkait pengamanan dalam penyambutan kedatangan SBY 
tersebut.

      “Semua lancar-lancar saja. Kalaupun ada penutupan jalan, itu hanya 
beberapa menit saja,” tutur Pangdam tanpa menyebutkan jalur-jalur yang akan 
dilalui orang nomor satu di Republik Indonesia itu.

      Terkait aksi unjuk rasa yang akan digelar ormas maupun mahasiswa, tidak 
ada larangan. Menurut Pangdam, selama pengunjuk rasa tidak mengganggu aktivitas 
presiden, unjuk rasa dianggapnya hal yang biasa. 

      “Boleh berunjukrasa, tapi asal jangan mengganggu aktivitas presiden,” 
tegas Pangdam.

      Hal yang sama juga dikatakan Dir lantas Polda Jambi Kombes Pol Giri 
Purwanto, menurutnya, saat kedatangan presiden nanti, tidak ada penutupan 
jalan. “tTdak ada penutupan jalan, kalaupun ada kemungkinan hanya lima hingga 
sepuluh menit saja,” pungkasnya.

      Ditanya berapa personil anggota lantas yang disebar untuk mengamankan 
jalan yang dilalui pejabat Negara tersebut,? Giri mengatakan. “Sebanyak 250 
personil lantas di sebar,” terangnya. Dari 250 personil tersebut, Giri 
mengatakan, akan disebar di tiga wilayah, hanya saja Giri tidak membeberkan 
dimana saja wilayah tersebut. “Ada tiga wilayah, dan jumlahnya relatif,” 
pungkasnya. 

      Pangdam, untuk tanggung jawab pengamanan lalu-lintas harus dilakukan 
secara maksimal. “Kerjakan apa yang diberikan Negara kepada kita,” jelasnya.

      Ditanya tetang aksi demontarsi yang akan berlangsung? diwawancarai 
sejumlah wartawan ia mengatakan bahwa pihaknya tidak melarang adanya aksi unjuk 
rasa alaskan tidak menggangu kegiatan yang berlangsung. “Silahkan saja ,kita 
tidak melarangnya” ungkapnya.

      Kunjungan Presiden ini, katanya merupakan suatu kebanggan untuk warga 
Jambi. Karena presiden diundang untuk datang Jambi, maka diminta masyarakat 
untuk menjaga kewibawaan Jambi.

      Terkait persiapan personil, pria bertubuh tegap ini mengungkapkan untuk 
personil sudah maksimal dan optimal dan sesuai standar dan pihaknya sudah siap 
melakukan pengamanan presiden. “Bila ada kekurangan akan kita koreksi tahap 
demi tahap agar pelaksaan ini lancar,” urainya.

      Ia menegaskan, pengamanan yang dilakukan untuk kedatangan presiden, sudah 
standarnya dan ia mengesakan bahwa pihaknya yakin saat kedatangan presiden 
tersebut akan aman. Dan hari ini (Selasa, red), kata pangdam, semua anggota 
telah disebar sesuai dengan tugasnya masing-masing dan pos yang telah 
disediakan. 

      (fal/pri/dyn/fth)
     


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke