UN Mandat Sudah Selesi Membentuk Negara Arab Palestina
Arab Palestina bukan orang Palestina, karena orang Palestina adalah penyembah
dewa dewi Filistine, sedangkan Arab Palestina penyembah Allah beragama Islam.
Orang Palestina pribumi berbahasa Hebrew, sedangkan orang Arab Palestina
berbahasa Arab.
Orang Arab Palestina itu persis sama seperti Cina Indonesia, hanya bedanya,
kalo Cina Indonesia bersedia berbaur dengan pribuminya ikut berbahasa Indonesia
dan berbudaya Indonesia, sebaliknya, orang2 Arab Palestina malah memaksakan
agama Islamnya dan bahasa Arabnya dengan menghancurkan semua patung2 yang
disembah oleh kepercayaan nenek moyang orang Palestina.
Itu adalah sejarah masa lalunya dulu. Kemudian muncullah agama baru yaitu
agama Yahudi yang pendirinya katanya Abraham, maka kemudian banyak para
penyembah dewa dewi Filistin pindah agama menjadi penganut agama Yahudi, dan
mereka inilah kemudian dikenal sebagai "orang Yahudi".
Orang2 Arab Palestina ini kemudian karena kewajiban agama Islamnya mengharuskan
membantai habis orang2 Yahudi. Naaah... coba anda bayangin bagaimana pendapat
anda apabila orang2 Cina Indonesia bertindak seperti orang Arab Palestina,
yaitu membantai habis semua pribumi Indonesia karena kepercayaan agamanya.
> wirajhana@... wrote:
> Terus terang saya ngga ngerti
> apa masalahnya dgn membiarkan
> palestina jd negara dan tergabung
> di PBB...krn belum tentu juga
> negara itu sukses mengelola
> negerinya..krn supply energi
> tergantung pada tetangga.
Tujuannya bukan cuma menjadi negara, juga bukan cuma bergabung dalam PBB, cita2
utamanya adalah menghancurkan negara Yahudi sebagai kewajiban setiap umat Islam
apalagi orang2 Arab.
Wilayah ini dulu sebelum perang dunia kedua adalah jajahan Inggris, tapi karena
Inggris dihancurkan Jerman sehingga Amerika turun tangan membantunya, maka
semua wilayah jajahan disini diserahkan mandatnya kepada PBB yaitu membagi
wilayah ini menjadi dua bagian dimana yang satu diberikan kepada Yahudi
Palestina (kemudian dinamakan negara Israel), dan yang lainnya diberikan kepada
Arab Palestina (kemudian dinamakan negara Jordania).
Semua orang2 Yahudi di Jordania dan disemua negara2 Arab diusir keluar sehingga
jutaan orang2 Yahudi pindah ke Israel, sebaliknya, semua orang2 Arab yang ada
di Israel, sama sekali aman tidak diusir keluar Israel, tetapi mereka berontak
mau mengambil alih negara Israel, membantai orang2 Yahudinya. Pemberontakan
ini dipimpin oleh Yasser Arafat, yaitu orang Arab Mesir yang masuk ke Israel
untuk menggerakkan pemberontakan ini bersamaan masuknya pasukan negara2 Arab
untuk merebut Israel, tetapi semuanya berhasil dikalahkan dan mereka mengungsi
ke Jordania.
Jadi enggak ada ide untuk mendirikan negara Palestina karena idenya adalah
mengusir dan membantai Yahudi menghilangkan negara Israel.
Barulah kemudian setelah tidak berhasil menang, Yasser Arafat meminta bantuan
dunia dengan alasan untuk mendirikan negara Palestina yang katanya dijajah
Israel. Karena waktu itu ada perang dingin Amerika dengan komunis, maka
Amerika menarik Yasser Arafat kepihaknya agar jangan diperalat komunis. Dari
sinilah kemudian Yasser Arafat menciptakan ide perang kemerdekaan dibawah PLO
yang kemudian diterima PBB sebagai peninjau dalam kerangkan membentuk negara
Palestina sebagai tetangga Israel dengan menghapuskan cita2 sebelumnya untuk
menghancurkan Israel.
Tapi semua yang dikatakan Yasser Arafat itu bohong, dia cuma ingin mendapatkan
dana dalam menghancurkan Israel. Terbukti setelah perjanjian Camp David dia
tanda tangani, maka bantuan berlimpah yang didapatnya digunakan untuk membangun
tempat pelatihan terorist bomb bunuh diri di Jenin yang disusupkan kedalam
negara Israel yang setiap harinya dihantam bomb2 bunuh diri ini.
Dari para pembom bunuh diri yang ditangkap itu dapat diketahui bahwa pusat
pelatihannya adalah di Jenin. Maka diserbulah kota Jenin ini, ada lebih dari
15 ribu pembomb bunuh diri yang sudah siap diturunkan, tapi kecepatan Israel
bertindak maka terjadi banjir darah besar di Jenin, semua pembomb bunuh diri
mati ditembak peluru2 tentara Israel.
Sejak kejadian tsb, pihak Palestina menyatakan menolak perjanjian Camp David
dan kembali menyatakan tujuan utamanya membantai negara Yahudi keluar wilayah
itu.
Jadi tuduhan bahwa orang2 Yahudi dari Jerman masuk ke Israel adalah bohong,
karena orang2 Yahudi yang masuk ke Israel adalah mereka yang diusir dan
dibantai disemua negara2 Arab.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/