Abbas Tuntut Hak Negaranya Untuk Hilangkan Hak Negara Lainnya !!!
Menuntut hak hidup dengan cara mencabut hak hidup yang lain bukanlah filosofi
United Nation.
Demikianlah, Abbas menuntut pengakuan Palestina tapi dia sendiri menolak
pengakuan Israel. Padahal yang dituntutnya itu belum ada sedangkan yang
ditolaknya itu justru sudah diterima dan diakui dunia !!!
Hanya orang buta, idiot dan tidak punya perasaan saja yang melakukan tindakan
tolol begini. Kembali sikap Abbas ini sangat significant ajaran Islam yang
dianutnya. Islam adalah agama yang cacat ajarannya karena tidak mengajarkan
"kesetaraan" hak, yaitu "jangan cubit kalo tidak mau dicubit".
Apakah sikap Abbas dimuka sidang United Nation sekarang ini hanya merupakan
sandiwara saja bersama partner2 Barat-nya ??? Hanya waktu yang akan
menjawabnya.
Biarpun Israel, Amerika beserta konco2 Barat lainnya menerima dan mengakui
tuntutan Abbas, tapi pelaksanaannya tetap ditolak Hamas yang menguasai lebih
dari 90% populasi rakyat Palestina. Pada hakekatnya Abbas tidak punya
legitimasi mewakili rakyat Palestina.
Jadi langkah pertama Abbas sebelum meminta pengakuan UN, dia harus mendapatkan
legitimasi atau pengakuan rakyatnya bahwa dirinya adalah satu2nya wakil dari
rakyat Palestina.
Untuk mendapatkan pengakuan inilah Abbas melakukan tindakan kontroversial di
muka majelis United Nation sehingga seluruh rakyat Palestina bisa menyaksikan
dirinya memperjuangkan nasib rakyatnya didunia Internasional. Se-olah2 Abbas
menentang Amerika, Israel dan sekutu2nya sesuai yang menjadi aspirasi rakyat
Palestina.
Setelah show ini selesai dijalankan, maka langkah Abbas selanjutnya adalah
mengadakan pemilu yang diharapkan bisa meningkatkan para pemilihnya nanti
sehingga dengan suara mayoritas Abbas bisa berangkat lagi kemuka sidang UN
dengan status yang lebih kuat. Jadi tujuan permulaan Abbas ini adalah merebut
simpati dan dukungan suara rakyatnya yang berada dipihak Hamas sekarang ini
kepada dirinya melalui perjuangan meminta pengakuan di United Nation sekarang
ini.
Hal ini bisa dibuktikan bahwa Abbas sebenarnya hingga sekarang ini tetap
dibantu oleh Israel, Amerika beserta sekutu2 Barat lainnya yang kesemuanya
mengharapkan agar Abbas bisa merebut kembali suara mayoritas itu untuk kemudian
bisa dikendalikan oleh partner2 Baratnya dalam mengadakan perundingan kembali
dengan Israel.
Tanpa membawa hak mayoritas, Abbas tidak akan bisa berhasil berunding dengan
Israel karena tidak akan membawa perubahan bagi jaminan keamanan Israel dimasa
depannya. Kalo Abbas berhasil beserta mayoritas pendukungnya harus mengakui
Israel sebagai negara Yahudi sebelum dia sendiri beserta kelompoknya diakui
sebagai negara Palestina.
Ny. Muslim binti Muskitawati.
------------------------------------
Post message: [email protected]
Subscribe : [email protected]
Unsubscribe : [email protected]
List owner : [email protected]
Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
[email protected]
[email protected]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[email protected]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/