Kasihan saya melihat keadaan Dipo yang udah begitu gawat, dan kali ini dia 
coba-coba nulis tulisan cocologi yang biasanya banyak berserakan di website 
orang Islam yang dungu-dungu kayak babi itu ..

Begitu jelas buku taik onta al-Mushaf itu bilang tu Allah "menancapkan 
gunung-gunung di bumi (yang dihamprkan menurut penyusun buku taik onta itu, 
artinya datar kayak permadani) supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu". Dan 
Dipo yang sedeng itu mencocokkan ayat buku taik onta itu hingga berarti:  
"gunung berapi sebagai pasak itu maksudnya bukan untuk bikin daratan tak 
berguncang, tapi untuk "memaku" daratan pada lempeng masing-masing yang terus 
bergerak, bergeser, dan akan terus bergeser mengikuti arus lava yang 
menggelegak di perut bumi." 

Dan buku taik onta itu juga nggak ada tuh bicara tentang lempeng apapun juga.  

Sayangnya, seperti juga Hasan Basri, Dipo ini menolak berobat ke psikiater.
  
PS. Yang lupa arti kata cocologi:

http://id.wikipedia.org/wiki/Cocologi


--- In [email protected], "ajeg" <ajegilelu@...> wrote:
>
> 
> Banyak. Antara lain, tolol, dodol, dungu, norak, dan 
> tentu aja sok tau. 
> 
> Liat, sok bener dia ngebacot soal gunung yang justru ngebongkar 
> koreng sendiri bahwa dia nggak tau yang namanya geologi. 
> Mencampuraduk gempa bumi dengan gunung berapi sebagai pasak bumi 
> begini adalah bentuk ketololan dodol yang dungu! 
> 
> Karena ketololannya maka si uplik menyangka gempa bumi akan menyebabkan 
> seluruh pelosok planet ini berguncang. Lalu dia juga 
> mengira kalau gunung disebut sebagai "pasak" maka harus persis 
> seperti paku di tiang salib yang membuat si tersalib diam tak 
> bergerak. 
> 
> Padahal, anak SD di Indonesia saja tau bahwa planet ini (Bumi) 
> adalah gumpalan lava raksasa yang terbungkus / dilapisi kerak yang 
> amat keras. Di atas kerak itulah terdapat laut & daratan tempat 
> makhluk menjalani kehidupannya, walau ada juga yang cuma menjalani 
> ketololannya macam si uplik. 
> 
> Nah, kalo si uplik pernah belajar geologi pasti dia kenal yang 
> namanya Pangaea. Bukan, itu bukan nama cewek Menado plik, tapi nama 
> daratan luaaas yang pernah ada di planet Bumi. 
> 
> Kenal Pangaea plik? Pasti gak kenal. 
> Kalo kenal pasti situ tau apa sebab Pangaea (daratan luas) itu 
> terpecah, bercerai-berai, sampai berbentuk benua-benua seperti 
> sekarang ini. 
> 
> Tau kenapa daratan itu cerai-berai plik? Pasti gak taulah.. 
> Kalo tau mah gak bakal ngebacot setolol di bawah itu. 
> 
> Denger ya plik, anak SD di Indonesia aja bisa paham bahwa gunung 
> berapi sebagai pasak itu maksudnya bukan untuk bikin daratan tak 
> berguncang, tapi untuk "memaku" daratan pada lempeng masing-masing 
> yang terus bergerak, bergeser, dan akan terus bergeser mengikuti 
> arus lava yang menggelegak di perut bumi. 
> 
> Bingung? 
> 
> Dodol sih lu. 
> 
> Nih, gampangnya begini, anggap sekujur badanmu itu adalah daratan. Oke? 
> 
> Lalu, anggap salib adalah lempeng / kerak bumi. Nah, selama badanmu 
> terpaku di salib, jelas badanmu akan terus menempel di sana sekalipun 
> itu salib bergeser ke sana ke mari. Setiap pergeseran itu pastilah 
> menimbulkan cenat-cenut di kedua telapak tanganmu yang dicucuk paku. 
> 
> Kalau cenat-cenut itu bikin sampiyan menggelepar-gelepar, nah 
> itulah gempa buminya. 
> 
> Sekarang (semakin) jelas kan, betapa tololnya situ memahami alam & 
> kehidupan. 
> 
> 
> --- "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@> wrote:
> 
> > Apa yang kurang dengan orang Islam Indonesia seperti Abbas Amien, 
> > Dipo, johny-indo, PAREWA PAERWA, rezameutia dll. itu hingga mereka 
> > yang hidup di Indonesia dan tahu gunung itu kalau meletus suka 
> > menimbulkan gempa bumi tapi mereka masih tetap bersedia menjadikan 
> > buku taik anjing al-Mushaf yang ngibul bilang gunugn itu pasak bumi 
> > sebagai kitab suci?
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke