penjelasan ilmiah kayak gini ngga bakalan cocok buat si juspik dan homomate nya si item.
memberi penjelasan sama mereka caranya mesti gini: "guk guk guk!! hrrrrrrrrrrr.. au au auuuuuuuuuuuuu.. guk guk guk!!" nah tuh mereka langsung ngangguk2 tanda ngerti. --- In [email protected], "ajeg" <ajegilelu@...> wrote: > > > Banyak. Antara lain, tolol, dodol, dungu, norak, dan > tentu aja sok tau. > > Liat, sok bener dia ngebacot soal gunung yang justru ngebongkar > koreng sendiri bahwa dia nggak tau yang namanya geologi. > Mencampuraduk gempa bumi dengan gunung berapi sebagai pasak bumi > begini adalah bentuk ketololan dodol yang dungu! > > Karena ketololannya maka si uplik menyangka gempa bumi akan menyebabkan > seluruh pelosok planet ini berguncang. Lalu dia juga > mengira kalau gunung disebut sebagai "pasak" maka harus persis > seperti paku di tiang salib yang membuat si tersalib diam tak > bergerak. > > Padahal, anak SD di Indonesia saja tau bahwa planet ini (Bumi) > adalah gumpalan lava raksasa yang terbungkus / dilapisi kerak yang > amat keras. Di atas kerak itulah terdapat laut & daratan tempat > makhluk menjalani kehidupannya, walau ada juga yang cuma menjalani > ketololannya macam si uplik. > > Nah, kalo si uplik pernah belajar geologi pasti dia kenal yang > namanya Pangaea. Bukan, itu bukan nama cewek Menado plik, tapi nama > daratan luaaas yang pernah ada di planet Bumi. > > Kenal Pangaea plik? Pasti gak kenal. > Kalo kenal pasti situ tau apa sebab Pangaea (daratan luas) itu > terpecah, bercerai-berai, sampai berbentuk benua-benua seperti > sekarang ini. > > Tau kenapa daratan itu cerai-berai plik? Pasti gak taulah.. > Kalo tau mah gak bakal ngebacot setolol di bawah itu. > > Denger ya plik, anak SD di Indonesia aja bisa paham bahwa gunung > berapi sebagai pasak itu maksudnya bukan untuk bikin daratan tak > berguncang, tapi untuk "memaku" daratan pada lempeng masing-masing > yang terus bergerak, bergeser, dan akan terus bergeser mengikuti > arus lava yang menggelegak di perut bumi. > > Bingung? > > Dodol sih lu. > > Nih, gampangnya begini, anggap sekujur badanmu itu adalah daratan. Oke? > > Lalu, anggap salib adalah lempeng / kerak bumi. Nah, selama badanmu > terpaku di salib, jelas badanmu akan terus menempel di sana sekalipun > itu salib bergeser ke sana ke mari. Setiap pergeseran itu pastilah > menimbulkan cenat-cenut di kedua telapak tanganmu yang dicucuk paku. > > Kalau cenat-cenut itu bikin sampiyan menggelepar-gelepar, nah > itulah gempa buminya. > > Sekarang (semakin) jelas kan, betapa tololnya situ memahami alam & > kehidupan. > > > --- "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@> wrote: > > > Apa yang kurang dengan orang Islam Indonesia seperti Abbas Amien, > > Dipo, johny-indo, PAREWA PAERWA, rezameutia dll. itu hingga mereka > > yang hidup di Indonesia dan tahu gunung itu kalau meletus suka > > menimbulkan gempa bumi tapi mereka masih tetap bersedia menjadikan > > buku taik anjing al-Mushaf yang ngibul bilang gunugn itu pasak bumi > > sebagai kitab suci? > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
