http://www.antaranews.com/berita/278987/pendiri-wikileaks-sosialita-pimpin-unjuk-rasa-di-london
Pendiri Wikileaks, Sosialita pimpin unjuk rasa di London 
Minggu, 9 Oktober 2011 20:44 WIB | 

 
Julian Assange (ANTARA/REUTERS/Stefan Wermuth/Files)

London (ANTARA News/AFP) - Pendiri WikiLeaks Julian Assange dan Sosialita 
Jemima Khan pada Sabtu memimpin unjuk rasa di London menentang perang di 
Afghanistan, 10 tahun sesudah Amerika Serikat dan Inggris berperang melawan 
Taliban.

Panitia "Hentikan Persekutuan Perang" menyatakan 5.000 orang menghadiri unjuk 
rasa di alun-alun bersejarah Trafalgar, pusat London, itu. Polisi Metropolitan 
London tidak memberikan angka.

"Tiba saatnya Anda harus bertanya apa yang lebih berbahaya, terorisme atau 
kontra-terorisme," kata Jemima, mantan istri pemain kriket Pakistan beralih 
politisi Imran Khan, kepada kerumunan itu.

"Afghanistan masih tempat terburuk di dunia bagi perempuan untuk hidup. Jadi, 
dengan ukuran apa pun, tugas kita di Afghanistan gagal," katanya.

Assange, yang saat ini dalam pengawasan ketat penjaminan dalam perjuangannya 
melawan pemulangan dari Inggris ke Swedia atas tuduhan perkosaan, membandingkan 
wartawan dengan tentara untuk penjahat perang.

"Ketika kita memahami bahwa perang muncul sebagai akibat dari kebohongan, 
dijajakan kepada warga Inggris dan Amerika Serikat serta seluruh Eropa dan 
negara lain, maka siapa penjahat perangnya? Bukan hanya pemimpin, bukan hanya 
tentara. Wartawan, wartawanlah penjahat perangnya," kata Assange.

Assange, yang laman penentang kerahasiaannya telah menerbitkan puluhribuan 
kawat bocor diplomatik Amerika Serikat, meraih hadiah Martha Gelhorn untuk 
jurnalisme pada Juni.

Inggris adalah penyumbang kedua terbesar pasukan di Afghanistan setelah Amerika 
Serikat, dengan 9.500 tentara di negara terkoyak perang itu.

Sejumlah 382 tentara Inggris tewas di sana sejak awal gerakan tentara di 
Afghanistan pada Oktober 2001, yang diluncurkan menyusul serangan 11 September 
di New York dan Washington.

Pasukan tempur Barat dijadwalkan keluar dari Afghanistan pada akhir 2014, tapi 
jajak pendapat terbitan Kamis menunjukkan 57 persen warga Inggris ingin mereka 
segera ditarik.

Terdapat 140.000 tentara asing di Afghanistan tergabung dalam Pasukan Bantuan 
Keamanan Asing (ISAF) pimpinan persekutuan pertahanan Atlantik utara NATO, 
dengan jumlah terbesar, sekitar 100.000 serdadu, berasal dari Amerika Serikat.

Seluruh pasukan tempur dijadwalkan pergi pada akhir 2014, kendati ribuan dari 
mereka diperkirakan tinggal untuk melatih dan mendampingi pasukan setempat.

Sedikit-dikitnya, 460 tentara asing tewas di Afghanistan pada tahun ini, kata 
laman mandiri iCasualties.org.

Lebih dari 45 negara mengerahkan tentara sebagai bagian dari serdadu ISAF 
tersebut.

Sejumlah 711 tentara asing tewas untuk seluruh 2010, yang menjadikan tahun itu 
paling mematikan bagi pasukan asing di Afghanistan.

Taliban sering menyasar pasukan asing dengan peledak rakitan (IED), yang sering 
menyerang pasukan ronda jalan kaki atau di kendaraan lapis baja.

Sejak April hingga Juni tahun ini, 3.485 IED meledak atau ditemukan di 
Afghanistan, kata Badan Gabungan Penjinak IED Pentagon (JIEDDO), peningkatan 14 
persen jika dibandingkan dengan masa sama tahun lalu.

Sejumlah 2.735 tentara asing tewas di Afghanistan sejak serbuan pada 2001, 
dengan Amerika Serikat menderita korban terbanyak dengan 1.777 orang, diikuti 
Inggris dengan 382, Kanada (157), Prancis (75), Jerman (52), Denmark (42), 
Italia (39), Spanyol (33), Polandia (30), Australia (29), Belanda (25), dan 
sisanya dari negara lain.

Kekerasan meningkat di seluruh negeri terkoyak perang itu, termasuk di provinsi 
di sekitar ibukota tersebut, seperti, Wardak, yang meningkatkan keprihatinan 
akan keamanan di Kabul.
(B002/Z002) 
Editor: Ruslan Burhani


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke