--- In [email protected], "pemerhatidunia" <pemerhatidunia@...> wrote: >Kristen booming di China, kemungkinan karena central values orang >China >(buddhist) tidak banyak beda dari Kristen. ...
Euhhh... Samasekali tidak heran kalau Cina lebih gandrung dengan kresten. Mirip kebanyakan etnis Tionghoa di Indonesia, mereka lebih baek masuk kresten daripada jadi muslim. Kresten itu ada kesan sebage kepercayaan yang lebih maju dpd Khong Hucu. Juga mereka pikir toch bule-bule itu kebanyakan kresten. Lagian, kresten itu ada kesan agama yang menyenangkan. Ada choral untuk bernyanyi; ada organ, ada hari Natal yg gemerlapan dan ke- banyakan pastur, jauh lebih terdidik daripada ustdaz, misalkan. Untuk menjadi seorang muslim, mereka itu gerah. Karena suasana Islam itu sadis, be'kubangan dizamban buat wudhu dan terutama Islam itu sebagai simbol kemunduran. Seseorang itu semakin makmur dalam ke-uangan, dengan sendirinya akan lebih cocok dengan merangkul kresten, apabila orang itu masih tetap musti beragama. Sedangkan utk menaiki tahap yang lebih tinggi, yaitu menjadi atheis, seseorang itu harus beneran punya intelek yang lebih mantab. Tidak ada hubungannya dengan kekayaan ekonomi dia. ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
