> "suryana" <gsuryana@...> wrote:
> Ngaco emang kapan nyak Mus ke
> Timor Leste ?..........jilatin
> ajah pantat si belo, itu baru
> berita benar.

Dalam setahun paling sedikit saya dua kali mampir ke Timor Leste selama paling 
sedikit sebulan lamanya.

> Sejak lepas dari Indonesia
> infrastruktur amburadul, BBM
> harganya jauh lebih mahal
> dibandingkan membeli di
> Indonesia, akibatnya banyak
> orang timor leste beli pakai
> derigen ke wilayah Indonesia,
> disana yg ada tinggal pemabukan, 
> bila mau membuat pekerjaan maka
> pekerjanya diambil dari luar
> Timor Leste, maklum pemuda nya
> lebih demen mabok, dan jilatin
> pantat si belo goblok.

Penguasa Timor Lest adalah Ramos Horta bukan si Belo.  Harga bensinpun masih 
lebih murah di Timor Leste bukan di Indonesia.  Bahkan harga bensin di 
Indonesia Barat lebih murah dari harga di Indonesia Timur, ini buktinya bahwa 
infra struktur Indonesia yang sudah lama merdekapun amburadul.

Infrastruktur Timor Leste memang belum maju tapi tidak sama sekali amburadul 
seperti anggapan anda.

Betul banyak orang2 Timor Leste yang diam2 menyusup beli bensin di Indonesia 
bukan karena harga resminya lebih murah, tapi karena batalyon Indonesia yang 
dapat pembagian bensin gratis dari pemerintahnya selalu menjual bensinnya ke 
pasaran pinggir jalan yang dibeli bukan saja oleh orang2 timor Leste, tapi juga 
dibeli oleh pedagang2 asongan Indonesia sendiri.

Jadi anda harus lihat sendiri ke Batalyon2 yang komandannya memang jadi kaya 
dari jualan bensin pembagian untuk batalyon-nya.  Jadi itu bukan bensin legal 
tapi bensi gelap yang harusnya tidak dijual melainkan dibagikan untuk 
kepentingan anggauta2 Batalyonnya.

Yang dijual setiap komandan batalyon tentara Indonesia itu bukan cuma bensin, 
juga baju seragam Abri, sepatu, dan perlengkapan militer lainnya.

Jadi sekali lagi ya...  Jangan membenci Amerika dikarenakan anda dijarah dan 
didiskriminasi di Indonesia yang notabene memang menjadi antek Amerika.  Bahkan 
Amerika juga marah banyak gereja2 yang dibakar, api hal itu bukan alasan bagi 
Amerika untuk memutuskan hubungan dengan Indonesia karena banyak kepentingan 
lainnya yang bisa dimanfaatkan dari Indonesia demi kepentingan Amerika yang 
lebih besar.

Jadi kalo mau bales dendam, bukan alamatnya ke Amerika, tapi balaslah kepada 
Islam di Indonesia maupun kepemerintah Indonesia sendiri yang menjadi dalang 
penjarahan dan pembakaran gereja2 itu.

Ny. Muslim binti Muskitawati.








------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke